Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas
S2 Rasa Haru


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, Devan juga tiba di rumah tersebut, pria itu terkejut saat melihat sang daddy berada di ruang keluarganya, Devan pun celingukan mencari sosok wanita paruh baya yang telah melahirkannya tersebut, namun ia tak melihat siapapun kecuali sang daddy.


"Istriku ada di kamarmu!" ucap Brian tanpa menatap putranya.


"Ih Daddy posesif amet, siapa juga yang bakal ngambil?" tanya Devan memutar bola matanya malas.


"Aku ganti baju dulu, Dad!" pamit Devan tersenyum.


"Hm ... !" jawab pria paruh baya itu datar.


Devan pun melangkahkan kakin menuju kamarnya, ia khawatir Catherine akan marah karena tidak mengangkat sambungan teleponnya pada saat meeting.


Namun, setelah pria itu sampai di kamar tersebut, ia sangat terkejut saat melihat Catherine menggendong seorang bayi. Ia berdiri mematung di ambang pintu tanpa bisa mengeluarkan sepatah katapun.


"Sayang ... !" gumam Devan dengan wajah terkejut. Pria itu pun mendekati sang istri dan menatap bayi mungil di pangkuan Istrinya tersebut.


"Aku tidak mimpi 'kan, Sayang?" tanya Devan tersenyum.


Gracia pun menjewer telinga putranya karena ia mendengar cerita sang menantu saat ingin melahirkan.


"Mommy sudah bilang padamu kalau kamu itu tidak boleh meninggalkan menantu sendirian! Tapi kamu masih saja bandel!" ucap Gracia seraya merapatkan kedua giginya.


Namun, tidak seperti biasanya. Devan tidak mengeluh karena jeweran wanita paruh baya itu, ia meneteskan air matanya karena rasa haru yang kian membuncah. Gracia pun menurunkan tangannya perlahan, ia tersenyum melihat putranya kini telah menjadi seorang ayah.


Devan mendekati buah hatinya, ia mengambil bayi mungil itu perlahan dan menggendongnya penuh cinta.


"Apa jenis kelaminnya, Sayang?" tanya Devan tanpa mengalihkan tatapannya dari bayi mungil itu.


"Perempuan!" jawab Catherine dengan senyum lembutnya. Kemarahan yang tadinya meledak-ledak, kini langsung sirna saat melihat kebahagiaan di mata suaminya tersebut.


"Siapa namanya, Dev?" tanya Gracia tersenyum.


"Mentari Devano Galaxy, Mom!" ucap Devan tersenyum.


"Nama yang indah!" Catherine tersenyum menatap suami yang menggendong putrinya tersebut.


"Dari dulu mommy, ingin punya anak perempuan, dan sekarang mommy sudah dapatkan darimu, Nak!" ucap Gracia tersenyum.


"Mom, putriku sangat cantik seperti Mommy! Semoga saja dia tidak bandel seperti Mommy!" ucap Devan yang sengaja menggoda mommynya tersebut.

__ADS_1


"Apa kamu bilang?" Gracia menatap tajam wajah putranya itu.


"Mom, jangan keras-keras, ah! Nanti Mentari Devan bangun!" ucap Devan seraya menatap wajah putrinya yang tidur begitu nyenyak.


Gracia pun hanya menghela nafas mendengar ucapan sang Putra. Sementara Catherine tidak hentinya mengembangkan senyum melihat perdebatan suami dan mertuanya tersebut.


"Ya sudah, mommy mau menemui daddymu dulu! Kalian panggil mommy jika ada yang kalian butuhkan!" ucap Gracia seraya beranjak dari tempat tidur tersebut.


"Baru berpisah sebentar, eh udah kangen-kangenan segala!" ucap Devan menggoda mommynya.


"Dasar menyebalkan!" ucap Gracia seraya melangkah menuju pintu keluar, sementara Devan tersenyum puas melihat kekesalan orang tuanya.


"Sayang, kamu sudah menghubungi Brata?" tanya Devan seraya menatap istrinya dengan tersenyum lembut.


"Belum, jam segini biasanya Kakak masih di kantor, nanti saja lah biar dia tidak buru-buru!" ucap Catherine tersenyum.


"Tapi, Sayang? Brata itu harus tahu karena dia itu Kakakmu, nanti dia bisa-bisa menyalahkan kita dan merasa tidak dianggap!" ucap Devan lembut.


Sejenak Catherine berpikir, lalu menatap Devan dengan wajah seriusnya. "Kamu benar, Sayang! Bisa-bisa nanti kakak marah kalau sampai dia berpikir seperti kamu!" ucap Catherine.


Devan pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sikap aneh Istrinya tersebut.


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Assalamualaikum Readersku, Sayang 🥰


Jangan lupa dukungannya ya!


Like and komen ❤️


Insya Allah 1 Bab lagi OTW 🥰


Thank you 😘


Ada titipan puisi dari Bestieku ...


Mungkin ada yang berkenan baca 😂🙈


Jika ada yang ingin mampir ke novelnya juga boleh dengan nama pena Thalib

__ADS_1


Love you All ...


Muachhh 😘


_________


Jodoh


By_Thalib


Cinta hanyalah kata-kata


Hati hanyalah organ tubuh


Cinta terucap oleh suara


Cinta tertuliskan oleh tinta


Ucapan Cinta hanyalah sebuah rayuan


Tulisan Cinta hanya sebatas mengagumi


Rayuan yang membuatmu terikat


Mengagumi dengan fisikmu


Mengatakan Cinta bukan berarti dia jodohmu


Hatimu merasa nyaman bukan berarti dia jodohmu


Tulisan dan ucapan hanya sebuah pesan tak mutlak


Jodohmu, tuhanmulah yang mengaturnya


Kita berhak menentukan jodoh


Jangan merasa akan dia jodohmu


Tuhan memberikan jodoh yang terbaik

__ADS_1


Bahagiala dirimu dengan jodoh titipan Tuhan...


Thanks


__ADS_2