Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas
Janji Bahagia


__ADS_3

"Hai ... adikku, Sayang! Kamu nggak kangen sama Kakak?" ucap Brata seraya tersenyum menatap Catherine yang masih memejamkan mata.


"Kau pergi tanpa izin dari Kakak! Aku merindukanmu, tapi pertemuan pertama kita malah seperti ini, apakah kamu tega melihat Kakak sedih?" Brata menatap Catherine sendu.


"Katanya kamu mencintai Devan dan akan menikah dengannya setelah kamu resmi bercerai dengan mantan suamimu? Jika kau seperti ini, bagaimana kamu bisa menikah dengannya?" Mata Brata mengembun yang melihat adiknya tidak bereaksi apapun.


"Catherine ... kenapa kau tega membuat Kakak sedih, katanya kamu menyayangi Kakak, kenapa kau tidak memberi tahu Kakak kalau kamu kembali ke London? Kata Mommy kau ingin memberiku kejutan dengan menemuiku di negara ini, tapi nyatanya kau membuatku terkejut bahkan syok dengan keadaanmu yang sekarang!" ucap Brata.


Buliran air mata Catherine jatuh dari sudut mata wanita itu. Brata pun tersenyum seraya menghapus air mata adik kesayangannya. "Kau mendengarku? Jika benar kau mendengarku, bukalah matamu, jangan biarkan aku sedih!" ucap Brata dengan setitik air matanya yang jatuh tanpa sengaja.


_


_


_


"Biarkan aku yang menjaganya! Hubungilah orang tua kalian, mereka berhak tau tentang keadaan Catherine!" ucap Devan yang tiba-tiba masuk ke ruang rawat Catherine.


"Aku akan membawanya ke London!" ucap Brata datar tanpa menatap Devan.


"Tidak, aku akan membawa Dokter terbaik dari negara lain untuk mengobati Catherine, kalian tidak perlu membawanya kembali," ucap Devan.


"Tapi Indonesia bukan negara kami, biarkan Catherine kami bawa karena kami tidak mungkin bolak balik Indonesia-London!" ucap Brata datar.


"Biarkan aku yang merawatnya hingga sembuh!" ucap Devan.

__ADS_1


"Aku akan bicarakan ini dengan orang tuaku!" ucap Brata.


"Kalau begitu aku keluar dulu!" ucap Brata seraya berdiri dari tempat duduknya, lalu pria itu melangkah keluar ruangan tersebut.


Devan pun melangkah mendekati Catherine. Pria itu melangkah perlahan setelah Brata menutup pintu kamar Catherine. Devan pun duduk di samping Catherine menggantikan Brata yang sebelumnya duduk di tempat tersebut.


"Apakah kamu tidak lelah terus memejamkan mata seperti ini?" ucap Devan tersenyum seraya mengambil tangan Catherine lalu menciumnya lamat-lamat.


"Kamulah hidupku! Jika kau seperti ini, bisakah aku hidup? Aku sesak di sini melihatmu seperti ini!" ucap Devan seraya meletakkan tangan wanita itu di dada Devan.


"Bangunlah! Dengarkan aku, Aku mencintaimu, hanya mencintaimu! Jika mencintai adalah anugerah, maka anugerah terindahku adalah mencintaimu!" ucap Devan seraya membelai pipi wanita itu.


"Katakan, kamu mencintaiku juga! Aku ingin mendengarkan kata-kata itu lagi darimu!" ucap Devan.


Air mata Catherine pun tiba-tiba mengalir dari sudut mata wanita itu. Devan tersenyum, lalu menghapus air mata orang yang dicintainya tersebut.


"Selama ini kau cukup menderita, aku berjanji bahwa aku akan membuatmu bahagia, tapi bagaimana caraku untuk memenuhi janjiku jika kau seperti ini?" ucap Devan yang terus mengajak Catherine untuk berbicara.


_


_


_


"Selamat siang!" ucap dua orang polisi mendatangi kediaman Randa dan Mikha.

__ADS_1


"Siang, Pak!" jawab Randa terkejut saat rumahnya didatangi polisi.


"Kami datang ke sini membawa surat penangkapan untuk saudari Mikha atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap Nona Catherine!"


"Apa?" ucap Randa terkejut.


Sementara Mikha yang melihat dua orang polisi berada di teras rumahnya, langsung berusaha kabur melewati pintu belakang. Namun, salah satu dari polisi tersebut melihat Mikha hingga polisi tersebut mengangkat senjatanya.


"Jangan bergerak!" ucap Polisi tersebut. Mikha pun berhenti seraya mengangkat kedua tangannya.


Mikha pun di borgol, dan dibawa masuk ke dalam mobil polisi. Randa yang melihat istrinya di borgol, ia langsung menghampirinya.


"Pak, lepaskan istri saya Pak! Bapak hanya salah paham!" ucap Randa seraya mengejar mobil polisi yang mulai melaju.


...❤️❤️❤️❤️❤️...


...TBC ...


Assalamualaikum Readersku, sayang 🥰


Maaf Othor belum sempat bales chat kalian satu-satu, tapi Othor udah baca sampe ludes.


Terima kasih, ya atas dukungan kalian


Love you

__ADS_1


Muachhh 😘


__ADS_2