Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas
S2 Regina atau Regita


__ADS_3

Desi membuka pintu apartemen itu seraya mempersilakan Brata masuk dan duduk di sofa ruang tamu. Sementara wanita paruh baya itu menuju kamar keponakannya seraya mengetuk pintu kamar gadis tersebut.


"Gita ... ! Buka pintunya, Sayang!" panggil Desi sambil terus mengetuk pintunya.


"Gita tidak ada di kamar, Bunda!" teriak wanita itu dengan suara yang begitu menggelegar.


"Sayang ... di depan ada tamu, Nak! Kamu keluar sebentar, Sayang!" panggil Desi lembut.


"Tidak, Bunda! Aku tidak mau menemui siapapun!" teriak gadis itu.


"Sayang ... " panggil Desi lembut.


Regita pun keluar dari kamarnya dengan wajah penuh kekesalan. "Bunda keterlaluan tau nggak sih, aku sudah bilang kalau aku itu tidak mau dijodohkan!" ucap gadis itu seraya menyandarkan bahunya pada ambang pintu dengan tubuh yang begitu lemas.


Regita adalah seorang gadis tomboi, rambutnya selalu di kuncir kuda dan sering berpakaian layaknya seorang pria. Berbeda dengan Regina yang rambutnya selalu tergerai indah dan penampilannya sangat feminim.


"Ya sudah, Nak! Temui tamunya sana! Aku ingin buatkan dia minuman!" titah Desi tersenyum.


"Baiklah, Bun!" jawab wanita itu pasrah. Setelah itu, Regita pergi meninggalkan ruangan tersebut.


___________


Brata menatap foto-foto yang terpampang di dinding apartemen Regita, ia melihat penampilan gadis itu yang sangat berbeda dengan Regina.


__ADS_1


"Wajahmu benar-benar seperti Regina, aku yakin kalau itu kamu, karena setahuku kamu tidak memiliki saudara kembar, Re!" gumam Brata tersenyum.



Ia terus menatap foto -foto gadis itu dengan begitu intens, lalu ia mengambil dompetnya dan menatap foto Regina yang sengaja ia ambil saat ia berada di rumah pohon tempat ia dan Regina menghabiskan waktunya.



"Re, apakah benar orang yang kulihat saat ini adalah kamu?" tanya Brata seraya memandangi foto yang ada di dalam dompetnya tersebut.


"Aku merindukan puisimu, aku merindukan wajah ceriamu dan aku juga merindukan semuanya.


Jika benar itu kamu, lalu kenapa Tante Desi bilang kalau dia merawatnya sejak masih bayi?" tanya Brata seraya mengusap Foto Regina yang ada di dalam dompet tersebut.


Lalu, ia menutup dompetnya kembali setelah ia puas memandangi wajah Regina yang sangat ia rindukan. Pria itu kembali menatap foto Regita yang wajahnya sangat mirip dengan Regina.


Lalu, wanita itu melangkah mendekati Brata yang duduk di sofa ruang tamu tersebut. Sementara Regita duduk di seberang pria itu seraya mengingat-ingat wajahnya.


Regita menatap Brata tajam, sementara pria itu tersenyum melihat tatapan wanita tersebut. "Kenapa kau harus menatapku seperti itu?" tanya Brata dengan senyum manisnya.


"Aku tidak suka dijodohin! Jadi jangan harap aku bisa menerimamu meskipun kamu itu tampan," ucap Regita dengan wajah kesalnya.


Brata pun terbahak mendengar pernyataan gadis di hadapannya tersebut. "Siapa yang bilang kalau kamu itu dijodohkan denganku?" tanya Brata dengan tawa renyahnya.


"Apanya yang lucu?" tanya Regita seraya menaikkan sebelah alisnya.

__ADS_1


"Kamu yang lucu! Kamu kepedean benget kalau kita dijodohkan," ucap Brata dengan sisa-sisa tawanya.


"Lalu untuk apa kamu datang ke sini jika bukan untuk dijodohkan denganku?" tanya Regita penasaran.


Brata tersenyum mendengar pertanyaan Regita, lalu ia menatap gadis itu dengan intens. "Aku ke sini hanya untuk mengantar Tante Desi!" jawab Brata tersenyum tipis.


Seketika gadis itu salah tingkah dan langsung berdiri dari tempat duduknya. "Aku mau kebelakang sebentar!" ucap gadis itu gugup.


Sementara Brata langsung meledakkan tawanya saat bayangan Regita menghilang dari ruang tamu tersebut.


...❤️❤️❤️❤️❤️...


...TBC...


Assalamualaikum Readersku, Sayang 🥰


jangan lupa dukungannya ya? Like dan komen, Thank you ❤️


Oh, iya? Tadi Othor baca di komen ada yang nanya sebab kenapa Brata bisa tahu kalau Catherine tidak suci lagi ya? Jawabannya ada di Episode satu.


Kemaren sempat berhasil, tapi entah kenapa dan sejak kapan ternyata episode satu ditolak karena ada adegan anunya, makanya sedikit tidak nyambung 🙈😂🤣


Terima kasih atas komen kalian, berkat kalian Othor sadar kalau Othor mungkin bahasanya masih terlalu Vulgar hingga ditolak oleh pusat 🙈


Untuk hari ini udah dulu ya?

__ADS_1


Insya Allah dilanjutkan besok 😂


__ADS_2