Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Ketika Selingkuh Menjadi Jalan Pintas
Seluruh Hati


__ADS_3

"Apakah kamu masih berharap Tuan Roy menjemputmu ke negara ini?" tanya Irvan menatap sahabatnya dari samping.


"Iya, aku berharap begitu meskipun itu tidak mungkin!" jawab Putri tersenyum sendu.


"Kenapa tidak mungkin, jika pada kenyataannya aku ada di sini?" Suara seorang pria membuat sepasang sahabat baik itu menoleh pada arah suara yang tidak asing bagi gadis itu.


Sementara Putri mulutnya seakan terkunci setelah melihat seseorang yang datang dan melangkah mendekatinya.


"Aku menjemputmu!" ucap Roy tersenyum. Pria itu berdiri tepat di hadapan gadis tersebut.


"Kalau aku tidak mau, apakah kau akan memaksanya?" tanya Putri menatap Roy datar.


"Tidak, tapi aku akan membuatmu mau meskipun dengan jangka waktu yang tidak ditentukan!" jawab Roy tersenyum lembut.


"Percaya diri sekali kamu!" ucap Putri.


"Panda, ayo pergi!" ajak Putri seraya menarik tangan Irvan. Akan tetapi, Roy mencekal tangan yang satunya lagi hingga Putri tidak bisa melanjutkan langkahnya.

__ADS_1


"Lepas!" ucap Putri seraya menatap Roy tajam. Lalu gadis itu melangkahkan kakinya kembali.


"Apa hanya segitu rasa cintamu padaku?" tanya Roy pada Putri.


Putri mengehentikan langkahnya kembali dan menatap wajah pria itu penuh kekesalan.


"Kau selesaikan masalahmu, dulu! Aku akan menunggumu di tempat lain!" bisik Irvan di telinga sahabatnya tersebut.


Irvan melangkah pergi meninggalkan keduanya, sementara Putri langsung menghampiri Roy karena tidak terima dengan ucapan pria tersebut.


"Apa kamu bilang? Hanya segitu?" Putri menatap Roy dengan wajah merah padam.


"Kamu tahu, apa tujuanku kembali ke Paris?" tanya Putri mengeluarkan semua unek-uneknya.


"Itu semua karena kamu Roy, hanya karena kamu!" ucap Putri menekankan ucapannya.


"Aku sadar diri karena akulah orang ketiga diantara kalian, lalu apakah kau masih menyepelekan cintaku?"

__ADS_1


"Aku mencintaimu dengan seluruh hatiku, aku tahu kau lebih mencintainya, jadi untuk apa aku bertahan dengan orang yang menyimpan wanita lain di hatinya. Aku bosan menunggumu Roy, aku hanya ingin bahagia dan berharap agar aku segera menemukan penggantimu!" ucap Putri Penuh penekanan.


"Apakah kamu tahu? Saat ini aku terluka Roy, aku benar-benar terluka!" teriak Putri dengan air mata yang sudah tidak bisa dihentikan lagi.


"Sekarang aku mau pergi! Jangan bicara jika hanya ingin mencegahku!" Putri hendak melangkahkan kakinya kembali. Namun, Pria itu memeluknya dari belakang.


"Menangislah jika itu bisa membuatmu lega!" titah Roy memeluk wanita itu erat.


"Kenapa kau mencegahku? Kekasihmu sudah kembali, jadi untuk apa kau datang ke Paris?" tanya Putri dengan suara tangisan yang menyayat hati.


"Selena hanya masa laluku! Sementara Kau masa depan ku! Kembalilah ke Indonesia, sampai kapan pun aku tidak akan pernah membatalkan pernikahan kita!" ucap Roy.


"Besok kita harus kembali, Selena hanya butuh waktu untuk menerimanya. Dia sudah kembali ke Bandung!"


"Kau tenang saja! Jika kau tidak nyaman dengan keberadaan Selena, dia mengikhlaskan hubungan kita, kau tidak akan tersakiti dengan melihat keberadaannya!" ucap Roy santai.


Seketika tangisan Putri terhenti mendengar ucapan pria tersebut. "Apakah benar Selena mengikhlaskan hubungan kita?"

__ADS_1


...❤️❤️❤️❤️❤️...


...TBC...


__ADS_2