
jawaban Fiona yang keluar begitu saja terkesan tak ada beban,membuat Wilson mulai mencari cara untuk membebani Fiona lagi dan lagi. padahal ia tahu Fiona sekarang terlihat tanpa beban berpisah dengan nya, jadi ia pun mencibir
"Sayang ku,kau seperti nya tidak puas hati, apa kau sebenar nya masih keberatan lepas dari keluarga Wijaya Santoso yang agung? Fiona...tidak ada yang perlu kau tunggu, lagipula kau juga berselingkuh dengan Krisna George itu kan?" tuduh Wilson, Fiona merasa Wilson ini memang otak nya tidak waras.
belum sempat Fiona menjawab, Wilson sudah menyambar kan asumsi tuduhan tambahan lagi "tangkapan mu hebat, kau selalu bisa mencari cara untuk mengikat keluarga-keluarga kelas atas seperti kami, dulu terlihat menyedihkan di depan tante Ziviliya hingga kau bisa masuk begitu saja ke keluarga Wijaya Santoso, lalu sekarang kau menggoda krishna, Tuan muda dari keluarga George yang hebat. hmmm kamu benar-benar mengagumkan Fiona..." tentu saja kalimat pedas dari Wilson ini sudah di sertai bumbu ejekan di dalam nya. sebetul nya Fiona malas harus terlibat dan beradu argumen dengan Wilson Wijaya Santoso ini, padahal Wilson pria yang di kenal anggun, namun jika dengan Fiona kata-kata nya yang tidak tau diri itu seakan-akan seperti keluar dari mulut orang yang benar-benar tidak beradab sama sekali.
"jangan mencari-cari kesalahan ku, jika tujuan mu sejak awal adalah bersama dengan si Indah Kusuma itu" balas Fiona dan itu tentu saja tepat sasaran, bukan tepat sasaran tuduhan Fiona, namun tepat nya kartu keburukan Wilson adalah itu, berselingkuh dengan nona muda dari keluarga Kusuma. mendengar kalimat yang Fiona lontarkan, Wilson pun mulai menghina...
__ADS_1
"apa yang sudah kau berikan pada Tuan Muda George itu? ohh, aku bahkan hampir lupa bahwa kau tidak punya apa-apa untuk di berikan selain tubuh bernoda mu itu kan? Lalu..berapa kali? sudah berapa kali kalian tidur bersama? huh..perempuan rumah bordil memang tetap lah murahan, tentu saja...siapa pun boleh menjamah nya!" semua tuduhan itu tentu saja hanya fitnahan tak beralasan dari Wilson, bagi Fiona Pria ini benar-benar sudah sangat keterlaluan sekarang...
Fiona bersedekap dada, lalu menatap Wilson dengan tajam, seolah melawan tatapan Wilson yang sejak tadi memang sudah tajam kepada nya, Fiona dengan kaki cantik nya satu langkah maju ke arah Wilson dan melemparkan tawa getir
"jangan lupa Tuan Wilson Wijaya Santoso yang terhormat, kau pasti masih sangat jelas malam itu kau lah yang mengambil kesucian ku untuk pertama kali nya, jadi kau sudah tahu pasti kalau aku...adalah benar atau tidak nya seperti yang kau tuduhkan itu" ujar Fiona dengan seringai yang membuat wajah Wilson seketika membatu, untuk sepersekian detik suasana berubah diam, Fiona tau kali ini ia menang dari Wilson, pria ini bahkan tak mampu berkata-kata lagi, kalimat yang Fiona lontarkan barusan benar-benar mampu membungkam nya seperti sekarang ini. sebetul nya Fiona sama sekali tak ingin mengungkit kejadian malam itu yang Fiona pun sangat malas untuk sekedar mengingat nya lagi. selama ini Fiona memang tak pernah mengungkit hal tersebut tapi kali ini Fiona merasa ia harus mengungkit nya. hinaan Wilson yang bertubi-tubi lah yang membuat Fiona mengatakan hal ini,paling tidak Wilson bisa tau posisi nya sendiri. sedangkan Wilson ia tak menyangka kalau Fiona tiba-tiba bisa mengungkit kejadian malam itu di saat-saat seperti ini.
"apakah orang mabuk sadar kalau diri nya mabuk?" celutuk Fiona santai lalu berbalik meninggal kan Wilson seorang diri...
__ADS_1
Wilson membatu di tempat, tidak bisa menahan Fiona lagi, yah tentu saja ! Wilson tentu masih sangat ingat..malam itu ia memang mabuk tapi sama sekali tidak mabuk berat, ia masih sangat sadar sepenuh nya, bahkan masih bisa pulang tanpa di gotong pelayan. mana mungkin ia membiarkan diri nya sangat mabuk dan menghilang kan kehormatan nya sendiri sebagai seorang pewaris Wijaya Santoso yang agung, ia hanya minum untuk bersenang-senang dengan para relasi, bukan minum untuk mabuk seperti orang gila yang tak sadarkan diri. dalam hal seperti ini Wilson tentu masih tau betul posisi nya sendiri.
Malam itu saat ia sampai di rumah pribadi nya, Wilson melempar jas ke sembarang arah,masuk ke kamar melihat Fiona yang tertidur dengan gaun tidur yang sebetul nya tidak seksii atau pun transparann namun gaun tidur berwarna pastel itu hanya terlihat cantik di tubuh seorang Fiona. rambut lurus panjang nya tergerai berserakan di bantal, sangat menarik perhatian, wajah cantik yang sangat tenang saat tertidur, mirip seperti sosok putri aurora yang tidur cantik walau sedang terkena kutukan. bohong bila Wilson bisa menahan diri. apa lagi sejak awal jumpa memang ada ketertarikan di hati Wilson pada sosok Fiona, dan lagi sekarang wanita cantik ini adalah status istri yang berarti adalah wanita nya, milik nya, untuk nya..., mau bagaimana pun di mata hukum Wilson dan Fiona adalah saling memiliki satu sama lain. kepemilikan yang sangat kuat dan erat.
akhir nya karena tak bisa menahan diri Wilson memberikan kecu-pan ringan di bibir Fiona, sebelum akhir nya ia menindih tubuh cantik itu di bawah kungkungan nya. menuntut hak, meminta apa yang seharus nya Fiona berikan untuk nya.
dan Malam yang larut itu pun menjadi saksi bagaimana sepasang muda mudi yang memiliki perasaan hati tertaut satu sama lain mencapai surgawi dengan penuh cinta dan ketertarikan. menerobos batas di antara mereka tanpa paksaan sama sekali, benar-benar tulus dari hati atas dasar keinginan yang alami.
__ADS_1
Wilson tentu saja selalu ingat tentang malam terindah itu, karena nya semakin kesini ia makin gerah melihat Fiona, prilaku Wilson pada Fiona adalah ia seakan-akan melampiaskan rasa kesal di hati nya...rasa berontak, rasa tak terima, rasa amarah, rasa protes... ia bahkan tidak bisa menerima diri nya sendiri yang harus jatuh hati pada sosok istri yang di benci nya ini, tidak bisa. ia tidak bisa menjadi rendah jika harus mencintai Fiona, tapi di satu sisi ia juga takut jika Fiona memberikan malam terindah itu juga pada pria lain termasuk Krishna, karena Malam itu hanya milik Fiona dan diri nya saja, bukan milik Fiona dan pria lain, apalagi milik Fiona dengan Krishna George itu. tidak boleh terjadi !!! ini lah sebetul nya yang Wilson rasa, ia tak rela, sedikit pun tak rela !