KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 168


__ADS_3

beberapa hari kemudian Wilson sudah di perboleh kan pulang dari rumah sakit


dan dua minggu setelah nya Wilson pulih total, tanpa menunggu lama Wilson melamar Fiona, ia mengajak mantan istri nya itu rujuk kembali...


saat ini ia menikahi Fiona sebagai status asli nya yaitu dengan nama Victoria...


pernikahan di adakan secara biasa, tidak ada pesta besar dan meriah. mereka hanya mendaftar kan pernikahan di pusat lalu melakukan pemberkatan secara sah.


pernikahan hanya di hadiri keluarga dan relasi terdekat saja...


"selamat datang kembali sayang" ujar Tante Ziviliya saat ia menghampiri untuk memeluk Fiona sang keponakan angkat nya ini.


Tante Ziviliya merasa lega sekali karena akhir nya dua orang ini tanpa di duga bisa kembali bersatu lagi setelah semua nya yang terjadi di antara mereka begitu lumayan rumit...


tampak Mecca, Krishna dan Zikran berdiri tak jauh dari sana di dekat tiang gedung tempat rangkaian bunga berada


Krishna melihat Fiona tersenyum bahagia begitu, ia pun merasa sangat bahagia. sama sekali tidak ada rasa sakit hati dan sebagai nya walau pun lagi-lagi bukan diri nya yang berhasil memperistri wanita pujaan nya itu


entah lah, kita tak tau apa itu konsep mencintai bagi seorang Krishna George, ia hanya ingin orang yang ia cintai bahagia itu saja


ibarat kan saja ia menikah dengan Fiona tapi hati Fiona justru untuk pria lain, maka itu sama saja bohong. seorang Krishna mana mau menjalani kehidupan dengan cara dan rumus yang seperti itu.


seorang Krishna tidak akan pernah...!!!


setelah acara pemberkatan selesai, Krishna melangkah menjauh dari kawasan tersebut menuju pekarangan depan..


Mecca tersenyum melihat pasangan pengantin baru Wilson dan Fiona di sana, yaaah lebih tepat nya pengantin lama yang di renovasi dan upgrade ulang kembali..he he


"ah...akhir nya.." kata Mecca dengan lega melihat pasangan yang sedang berbahagia itu.


Zikran yang ada di samping nya merasa penasaran


"akhir nya? akhir nya apa?" tanya Zikran mau tahu


"idiiiih, mau tauuu aja" balas Mecca jutek


Mecca berlalu, dan Zikran pun malah mengikuti di belakang nya..

__ADS_1


ternyata Mecca menyusul langkah Krishna, dan dengan cepat mensejajar kan nya


"aku sudah lama tau kau menyukai Fiona" kata Mecca pada Krishna


krishna hanya melirik sedikit dan tersenyum cuek


"Fiona akan tetap dengan kak Wilson, jadi kau bisa pertimbang kan aku" canda Mecca


Krishna reflek tersenyum dengan candaan Mecca


"tidak akan..." kata Krishna


"hei...aku juga cantik, kenapa kau tidak mau" cecar Mecca lagi


"kau memang sangat cantik,tapi hati ku hanya untuk Fiona" balas Krishna dengan senyuman malaikat nya


"hhh dasar bucin" cibir mecca pada Krisna


"bukan kah kalau putera keluarga george mengambil salah satu puteri keluarga Wijaya Santoso maka akan semakin bagus dan erat hubungan kekeluargaan nya" kata Mecca kemudian seraya terus melangkah perlahan bersama Krishna


kali ini Mecca yang terkekeh...


"dasar sok ganteng, aku tak akan merubah sikap ku hanya karena diri mu" ejek Mecca seraya menjulur kan lidah nya jahil


"hei...apa yang sedang kalian bicarakan..?" kata Zikran yang saat ini sudah menyusul langkah Krishna dan Mecca


"tidak ada..." sahut Krishna dan Mecca hampir bersamaan..., Zikran balas mencebikkan bibir nya.


"hei,aku sangat lapar sekali..., apa kalian tidak lapar" keluh Zikran pada kedua nya


"ayo kita langsung ke gedung perjamuan saja..."ajak Mecca


"aku punya rencana ingin mengajak kalian makan di kafetaria yang baru buka tiga hari yang lalu itu"


"ide bagus, tapi mama dan papa ku pasti akan memarahi ku habis-habisan" kata Mecca karena Tante Ziviliya dan om Anderson pasti akan memarahi nya habis-habisan di saat ada acara keluarga besar begini ia malah menghilang...


"kau pergi saja sendiri" kata Krishna pada Zikran yang juga merupakan teman baik nya itu, Zikran balas memutar bola nya dengan jahil

__ADS_1


Mecca berfikir sejenak, kemudian ia buka suara


"tapi aku rasa ide Zikran bagus juga, ayo krishna kita pergi sebentar saja lalu kita kembali lagi kemari setelah nya..lagi pula kan Keluarga George di sini ada banyak untuk hadir mewakili, hanya tidak ada kau seorang saja maka hal itu seharus nya tidak akan apa-apa" kata Mecca dengan antusias


"tidak,tidak...kalian pergi saja karena aku masih ingin mengucapkan selamat pada Fiona, dia adalah teman terbaik ku" tolak Krishna


"ah...nanti-nanti juga kan bisa mengucapkan nya" pujuk Zikran, yang sama sekali tidak memikirkan Tante Lavenia akan memarahi nya atau tidak, di saat diri nya juga adalah generasi keluarga Santoso, kandidat ketiga tapi malah kabur dan menghilang di tengah pesta... tapi mau bagaimana lagi Zikran ini memang tipikal yang senang bemain-main sejak dulu, ia juga sangat jarang bersikap serius yah walau pun dia sosok cowok yang smart sih sebetul nya.


akhir nya Krishna hanya bisa pasrah saat Mecca dan Zikran mendorong dan menarik nya pergi meninggalkan gedung pernikahan saat itu juga...


💓💓💓


saat Wilson memisah kan diri dari Fiona yang juga sibuk dengan rekan-rekan dan keluarga lain nya, Wilson berjalan ke arah tangga setelah menyapa beberapa rekan yang hadir...


Dirly melangkah mendekati nya dengan ekspresi nya yang menyeringai dan cengengesan seperti biasa karakter nya itu.


"Wilson...terimakasih sudah membawa Fiona kembali ke wilayah kita. ke Wilayah Santoso yang agung.., artinya dengan begini urusan ku hanya dengan mu, aku tak perlu harus berurusan dengan keluarga besar Elvano itu, tak perlu harus berhadapan dengan si marga Elvano. jadi misi ku dalam mendapatkan Fiona tidak serumit sebelum nya, secepat nya aku...akan yang akan merebut Fiona dari mu" lagi-lagi Dirly Bintara Santoso ini memancing Wilson untuk marah


" jangan mimpi.." balas Wilson pedas


"Wilson kau merebut Fiona dari AL ghazaly Elvano jadi apa salah nya aku juga merebut Fiona dari mu, bukan kah lebih simple karena aku tak perlu berurusan dengan keluarga Elvano.." ejek Dirly sinis


Wilson tersenyum samar lalu berkata


"jadi kau hanya seorang pengecut yang takut berurusan dengan keluarga Elvano, hhh dasar pecundang.. lalu kau kira setelah Fiona menikah dengan ku maka keluarga Elvano akan diam saja jika kau mengganggu nya..malah saat ini baik keluarga Elvano mau pun Keluarga Wijaya Santoso akan sama-sama menjaga Fiona, kau tak akan ada kesempatan" kata Wilson tanpa ekspresi namun terdengar sangat mendominasi dan dingin


"jangan lupa, Wilson. aku juga generasi Santoso" balas Dirly menyeringai


"ya, walau pun kau generasi santoso, aku tetap tak akan melepaskan mu jika kau berani sedikit saja mengganggu Fiona" kata Wilson tajam


"hahahaa..." Dirly tergelak dengan penuh ejekan


"Wilson kau begitu sok dan sombong" cibir Dirly


"ya benar, aku sok dan sangat sombong maka dari itu aku tak akan membiarkan kau mengganggu Fiona, hei Dirly..,akan lebih bagus lagi kau urus saja wanita-wanita Laaccur mu di luaran sana, okey" ejek Wilson..lalu berlalu dengan melempar kan senyuman nya yang arogan ke arah Dirly...


"S!-alaan..." umpat Dirly kesal seraya menatap punggung Wilson yang makin menjauh meninggalkan nya.

__ADS_1


__ADS_2