KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 146


__ADS_3

belum sempat Rico Hasben menarik Fiona lebih dalam lagi ke arah nya, tangan Wilson sudah lebih dahulu menarik kerah Rico Hasben, melerai pria itu dari Fiona.


"jangan coba memaksa nya, atau aku akan membunuh mu..." ancam Wilson dengan raut yang tajam. Fiona yang sudah bisa melepas kan diri segera meninggalkan tempat tersebut dengan terburu-buru...


Rico Hasben mengibas cengkraman Wilson dan juga segera melangkah meninggalkan Santoso group detik itu juga dengan perasaan yang kesal.


Dirly melihat pertunjukan ini lumayan menarik walau tak sesuai dengan espektasi nya di awal.


Fiona sudah berlari kecil sampai di luar kawasan Santoso group dan seakan mendapat keberuntungan, sebuah taksi langsung ia dapatkan. kita tau sendiri bahwa tadi saat datang ke Santoso group Fiona tidak membawa mobil, ia di seret paksa oleh Rico Hasben dan mau tidak mau ikut dengan mobil pria itu.


Rico Hasben yang sudah sampai di parkiran masuk ke dalam mobil nya, dengan penuh emosi memukuli setir kemudi nya sendiri.


entah mengapa ia walau sudah melihat dengan mata kepala sendiri jika Wilson dan Fiona berada di titik ini, berada di fase berjauhan kembali namun melihat interaksi antara Fiona dan Wilson barusan membuat Rico Hasben tidak puas hati.


Rico Hasben dapat melihat itu adalah interaksi antara dua orang yang memiliki ikatan tak main-main walau pun sudah bercerai. benci dan cinta berbaur di antara dua orang, lalu mereka seakan berpisah tapi mereka bersama, mereka bersama tapi terpisah...ada sesuatu yang sangat rumit antara Wilson dan Fiona namun seakan tak ada celah untuk masuk di antara kedua nya. tak ada tempat untuk pihak ketiga dan seterus nya...dan itu membuat Rico Hasben sakit hati luar biasa parah.


💙💙


hari ini seharus nya tadi Wilson begitu bersemangat untuk kembali ke kediaman pribadi nya di Evenil garden tapi setelah kejadian ini ia begitu malas. bagaimana tidak, hari ini tidak lagi seperti biasa nya karena sudah pasti Fiona mulai tadi sudah tidak ada lagi di Evenil garden. akhir nya hal yang tak di ingin kan Wilson kembali terjadi, ia dan Fiona berada di titik rumit dan salah faham...


beberapa hari berlalu, Wilson menjalani hari seperti biasa menyibukkan diri dengan pekerjaan. menghubungi dokter dan benar-benar menghentikan konsumsi pengobatan karena sebelum nya Wilson selalu berpura-pura melakukan pengecekan pada dokter pribadi padahal ia sama sekali tidak menghubungi nya

__ADS_1


Dokter pribadi cukup kaget karena pasien khusus nya ini baru tiba lagi di sini setelah beberapa hari dan kini malah mengabar kan ingatan nya yang sudah baik-baik saja.


Wilson tak banyak bicara, ia hanya melakukan beberapa prosedur pengecekan singkat lalu segera meninggalkan tempat praktek sang dokter tanpa mengatakan apa-apa lagi.


hati nya sakit juga jika mengingat kebohongan yang ia ciptakan untuk Fiona namun apakah Wilson sepenuh nya harus di salah kan atas kebohongan nya? meskipun ini egois tapi ia hanya melakukan apa yang di ingin kan oleh hati nya.


sejak awal Wilson begitu arogan sombong dan tak suka di tundukkan, Wilson tak suka di kendalikan namun dia tak bisa mengatur hati nya. Fiona selalu bisa membuat hati nya sulit di kendalikan, bah kan hanya Fiona yang mampu mengendalikan hati Wilson dengan mudah nya. lantas apakah Wilson sanggup bila harus melepaskan Fiona agar jauh dari nya? Wilson tak bisa menerima resiko nya, ia tak bisa. Fiona harus tetap berada bersama nya...namun bagaimana jika kenyataan nya Fiona tak pernah sudi lagi untuk benar-benar bersama nya..!?


🌵🌵🌵


hari berikut nya, ini adalah di KangSADAN cabang luar kota, Fiona menghadiri pertemuan dan pembicaraan singkat dengan Tuan Johny prem dari Ases Mall.


kangSADAN ternyata lambat laun mulai mengibarkan sayap nya, ini adalah usaha yang di rintis Fiona dan teman-teman nya dari nol. dan ternyata benar-benar makin terlihat, setelah awal nya Krishna menanamkan investasi sekarang Tuan Johny prem pemilik Mall sekelas Ases Mall yang kita tau adalah perusahaan besar,memberikan peluang sebagai distributor tetap bagi KangSADAN.


Fiona kurang Mood mengingat perihal permasalahan nya dengan Wilson terakhir kali, jika Wilson mengira kalau Fiona sanggup mengendalikan hati nya, harus nya ia juga perlu tau kalau diri nya pun sangat sanggup mengendalikan hati Fiona setiap saat, sejak dulu hingga kini...


tapi pembicaraan tetap berlangsung dengan sangat baik, jiwa pebisnis seorang Fiona yang sudah di lihat Tetua Akbar sejak lama di diri nya memang betul-betul nyata ada nya. beberapa kali Fiona tidak fokus atau pun sedang berada di titik permasalahan yang rumit namun ia bisa segera mengatasi nya saat dalam menghadapi pekerjaan.


setelah Tuan Johny prem pergi dan perbincangan pekerjaan usai, barulah Fiona terlihat benar-benar tidak baik-baik saja. Ditta dan Krishna saling pandang satu sama lain,,


krishna khawatir sekali melihat Fiona begitu tertekan dengan raut yang muram meskipun yang entah kenapa kemuraman itu sama sekali tidak memudar kan kecantikan nya.

__ADS_1


"Fiona..." Krishna sudah duduk di sisi wanita ini


Fiona menoleh sedikit kaget karena melamun, ia pun tak tau apa sebenar nya hal yang mengganggu nya di titik ini


"Krish..." balas Fiona


Krishna tak ingin lancang menanyakan apa yang terjadi, karena jika sudah begini maka artinya Fiona tidak siap mengatakan pada siapa pun perihal hati nya. Saat rumah tangga nya tidak baik-baik saja pun Fiona masih bisa hidup wajar seperti orang-orang, ceria dan semangat. bahkan ketika Wilson menggugat cerai diri nya, Fiona masih sangat baik-baik saja. jadi kalau Fiona sudah berada di fase ini artinya ia hati nya benar-benar sudah di ambang tidak baik-baik lagi.


Krishna hanya bisa berkata seputar pekerjaan


"hari ini biar kan aku dan Lila saja yang menghandle survey desain tebaru kangSadan...kebetulan aku akan kembali ke Resque bersama Lila,kau pulang dan beristirahat lah.." kata Krishna mengingat hari ini mereka berdua ada jadwal survey tapi kelihatan nya Fiona tidak baik-baik saja.


"tidak..aku tidak apa-apa..." balas Fiona, ia keukeuh akan pergi bersama Krishna saja


Lila yang kebetulan muncul di sana pun ikut menimpali..


"Fiona kau sudah lelah, biar hari ini aku dan Krishna saja..." kata Lila seraya menatap Fiona dengan khawatir


"aku akan meminta orang untuk mengantar mu kembali ke Resque.." kata Krishna kemudian...


"tidak krish...aku baik-baik saja, aku bisa pulang sendiri.." senyum Fiona walau sedikit terpaksa..

__ADS_1


__ADS_2