KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 122


__ADS_3

Fiona sudah tak karuan dan pasrah saat Dirly meniup pelan telinga nya, Fiona hanya memejam kan mata nya dalam awang-awang...pengaruh obat yang di campur Dirly dalam minuman itu memang sangat Amazing, seolah saat ini Fiona memang sangat membutuh kan suatu pelampiasan yang besar...jika itu tidak di lakukan maka tubuh nya akan terasa makin terbakar.


Dirly segera mengangkat tubuh ramping Fiona dalam gendongan nya dengan mudah, karena tidak mau terlihat terlalu meninggalkan jejak yang mencurigakan sebelum membawa Fiona, Dirly sudah lebih dulu memgemasi ponsel Fiona ke dalam tas milik wanita ini,sebelum kemudian membawa tas tersebut bersama dengan beserta sang empu nya.


dalam setengah sadar dan tidak sadar, Asisten Kartika membuka sedikit mata nya dalam kabut...melihat sosok bayangan pria jangkung sedang menggendong wanita. walau dalam setengah mabuk pusing dan kesulitan, Kartika dapat menangkap remang-remang sosok itu adalah Dirly Bintara Santoso yang barusan minum-minum dengan nya dan...Nona Muda Victoria Elvano kah? ya benar...


seperti mendapat ilham dalam ketidak sadaran nya, seakan ada yang membisikkan jangan-jangan Tuan Muda Dirly ini lah yang di waspadai oleh krishna George atasan nya. karena ia menggendong Victoria yang seperti setengah sadar, padahal Walau kartika sedari tadi di cekoki Dirly terus menerus dengan minuman, Kartika sadar kalau Fiona tidak banyak minum. jadi hal yang tak mungkin kalau tiba-tiba Nona Victoria Elvano itu dalam keadaan pasrah seperti itu di angkat oleh Tuan Muda Bintara itu, ya kan? ya ampun bagaimana ia bisa kecolongan? Kartika benar-benar tak menyangka karna walau bagaimana pun ia tau Tuan Muda Dirly itu adalah kandidat kedua santoso Group dan putera dari seorang keluarga Adipati. Kartika tak menyangka sosok sesempurna Dirly Bintara Santoso adalah sosok yang di waspadai Krishna George atasan nya seakan Dirly adalah sosok yang sangat be-jat! siapa yang mengira?


dalam sisa-sisa kekuatan, Kartika berusaha membuka suara nya dan memanggil Nona Victoria, tapi seperti nya suara yang keluar hanya lah keluhan pelan...seperti hanya mende hem pelan...tak sesuai harapan nya. dan semua kembali mengabur..


dan entah bagaimana saat sosok Dirly sudah hilang dari ruangan membawa serta Fiona, tiba-tiba Kartika terbatuk-batuk dengan keras dan berkali-kali hingga ia sedikit jatuh limbung dari posisi nya di sofa dan kesadaran nya sedikit pulih..., ia bagaimana bisa membiar kan Fiona dalam bahaya sedang kan Krishna George atasan nya mempercayakan Fiona pada diri nya malam ini.


Kartika tak punya waktu, ia mengerahkan sisa tenaga dan berlari tertatih-tatih ke arah pintu utama ruangan Vip tersebut.

__ADS_1


dan saat Kartika terburu-buru berlari ke arah koridor ia malah bertabrakan dengan seseorang pria bertubuh tinggi besar yang juga nampak sedikit terburu-buru...dan ia limbung lagi hampir jatuh, tapi pria itu dengan cepat menahan lengan nya


samar-samar Kartika memperhatikan dalam lampu koridor yang lumayan temaram menyipit kan sedikit mata nya yang pandangan nya terasa semakin kian mengabur.. walau Kartika tak begitu mengenal sosok Victoria Elvano saat menjadi menantu keluarga Santoso karena jarang nya sosok Fiona itu terekspos tapi Kartika sebagai asisten George Group suatu hal yang tak mungkin jika ia tak mengenal sosok pewaris utama Santoso group yang bernama Wilson ini, bagaimana pun entah kenapa Kartika dengan tanpa sadar mengucap kan begitu saja pada pria ini,,


"tolong...Nona Victoria,,dalam bahaya..dia di bawa..." seraya menunjuk ke arah koridor..., dan setelah berkata kartika pun jatuh pingsan begitu saja...


pria pemilik wajah tampan nan dingin yang mendengar penuturan seperti itu dengan cepat hati nya mencelos, kekhawatiran nya sejak tadi itu terbukti.


ya benar, pria ini adalah Wilson Wijaya Santoso, karena sedari tadi perasaan nya tak karuan jadi ia segera pergi menuju ruangan Vip di sekitar yang berada di area koridor saat ia bertemu Fiona dan dua orang wanita lain nya tadi. salah satu teman Wilson yang bersama rekan lain nya tadi melihat Wilson yang langsung cabut begitu saja dari tempat nongkrong mereka pun langsung mengkuti Wilson, sebut saja nama nya Ruben. Wilson sibuk mencari-cari, Ruben hanya ikut kebingungan dengan sikap Wilson yang biasa nya tenang itu menjadi tak karuan. ternyata saat Wilson tengah mencari-cari di sekitar malah bertabrakan dengan Asisten Kartika yang sedang di landa mabuk berat yang kebetulan keluar dari salah satu ruangan Vip di sekitar.


Ruben belum sempat berkata oke atau pun sekedar mengangguk tapi Wilson sudah berlari menjauh begitu saja dari tempat tersebut dan entah hendak kemana!?


Ruben masih kebingungan, tapi barusan Wilson meminta nya membantu Nona ini, maka ia harus melakukan nya.Tuan Muda yang merupakan teman Wilson dan juga putera salah dari salah satu keluarga kaya di Resque ini pun hanya melanjut kan apa yang di pinta Wilson barusan.

__ADS_1


Semantara itu Dirly sudah melangkah jauh ke bagian koridor samping, seperti nya Dirly faham betul seluk beluk di sini dan sudah terbiasa membawa para wanita , bukti nya ia mengarah ke bagian kamar yang hanya di pesan untuk khusus yang mau bermalam dengan para Wanita atau kekasih sendiri. atau sekedar memakai wanita-wanita cantik khusus Vip dengan tarif yang sangat dahsyat...!!!


Dirly masuk ke sebuah kamar yang kelihatan nya sudah di persiapakan, ia bahkan punya kunci nya. Tuan Muda sekelas Dirly dalam hal ini tentu bukan hal sulit. sebetul nya Dirly ingin langsung menutup dan mengunci pintu tapi karena ia kerepotan menggendong Fiona lalu ada tas Fiona juga di tangan nya, jadi nya membuat ia harus meletakkan Fiona dulu di atas kasur king size bagus yang telah di fasilitas kan di kamar tersebut.


setelah meletak kan Fiona dengan baik berikut tas mahal milik Fiona, Dirly hendak melangkah ke arah ke pintu dan menutup nya, namun satu tangan menahan dan mendorong pintu mengejut kan Dirly.


kini sosok Wilson sudah berdiri di sana menatap Dirly dengan penuh amarah !!! tanpa berkata-kata ba bi bu, Wilson langsung memberikan bogeman Mentah beberapa kali pada Dirly. Wilson benar-benar emosi dan marah...


berulang kali sudah Wilson tekan kan, ia tak suka orang lain memaksa Fiona, kecuali diri Wilson sendiri.


orang sebodoh apa pun juga tau jika seorang Dirly sudah membawa seorang wanita ke kamar khusus bermalam panas tentu Dirly ingin me--sum kan? apa lagi yang di bawa itu adalah Fiona. sekalipun Fiona mabuk harus nya adalah membantu mengantar keluar bukan nya membawa ke kamar bercinta ini !! apalagi Wilson tahu betul Fiona tidak suka mabuk, kecuali jika ada yang mencurangi nya seperti malam ini.


mendapat pukulan yang mendadak dari Wilson, Dirly tidak siap dan saat ini sudut bibir nya mengalir darah segar.. Dirly pun menyeringai...

__ADS_1


"aku sudah peringatkan pada mu Wilson, jangan mencampuri urusan antara aku dan Fiona.." kesal Dirly


"sekali pun aku mati, urusan yang menyangkut Fiona tetap adalah urusan ku.." balas Wilson tajam dengan tatapan yang membunuh ke arah Dirly...


__ADS_2