KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 86


__ADS_3

ini hari pertama Fiona menyandang gelar sebagai Direktur Emilio Mulya, secara otomatis diri nya juga menetap di kota Wanna dan Resque sekaligus, diri nya akan bolak balik seperti saat Mengurus KangSADAN dan anak cabang nya, namun kelihatan nya kepengurusan Emilio Mulya ini akan lebih terasa sangat lah merepotkan.


apalagi selain mengurus Emilio Mulya, Fiona juga tidak bisa lepas tangan dari kepengurusan Induk kangSADAN yang berada di kota Resque yang selama ini sudah di geluti sebelum nya.


Hari ini sebelum berangkat ke Emilio Mulya dari apartemen Elvano Group yang berada di kota Wanna itu sendiri, Fiona mendapat telepon dari Krishna George. ia memberikan ucapan dukungan dan semangat pada Fiona yang akan memulai awal perbisnisan di E.M Emilio Mulyo hari ini dan juga sedikit memperotes karena waktu nya terlalu sempit, hingga ia dan teman-teman di KangSADAN belum sempat merayakan hal ini secara bersama-sama. secara lingkaran KangSADAN....versi mereka.


📞


"baik lah, aku meminta maaf... ini sangat terburu-buru" kata Fiona dengan intonasi menyesal pada Krishna


"ya aku hanya bercanda..." sahut Krishna dari balik telepon dengan di selingi tawa


"aku akan tetap menghubungi kalian saat waktu nya senggang" kata Fiona lagi coba tawar-menawar


"baik...baik lah nona yang sibuk..." Krishna menerima tawaran dengan senang hati di bumbui candaan...


"kau sangat senang meledek ku,Krish" sahut Fiona


"ini bukan meledek, hanya sedikit menggoda" Krishna terkekeh ringan...


lalu setelah sepatah dua patah kata lagi yang mereka bicarakan, sambungan telepon pun segera di matikan.


sementara itu di HSgold Group, Wajah tampan Rico Hasben sedang sibuk mengotak atik beberapa berkas di meja nya, dia melihat satu jadwal penting hari ini yang baru di serahkan asisten nya dan itu adalah sebuah meeting yang akan di lakukan dengan badan usaha E.M, Emilio Mulya...

__ADS_1


jika biasa nya Rico Hasben lebih sering menyuruh bawahan terpilih atau pun asisten penting nya untuk mewakil kan meeting tersebut, hari ini ia sebagai presiden Direktur dengan sengaja dan senang hati turun secara langsung mengurus perihal kerja sama nya dengan Emilio Mulya. ia juga di sini menyuruh asisten pribadi nya untuk mengatur agar mengabar kan keinginan nya mengenai permintaan nya yang ingin bertemu secara langsung dengan presiden Direktur baru yang menjabat di E.M, emilio Mulya yaitu Victoria Elvano...atau yang ia kenali dengan nama Fiona Wijaya Santoso, ups namun sekarang sudah tidak lagi! itu bukan lah lagi marga Wanita cantik itu.


seorang Sekretaris cantik bernama Pingkan masuk ke ruangan presiden Direktur Victoria Elvano..., dia adalah sekretaris yang sudah lama menjabat di Emilio Mulya dan bekerja pada Elvano Group dengan sangat setia.


ia dengan tulus tersenyum pada Sosok presiden Direktur baru yang bernama Victoria Elvano tersebut, dan melangkah masuk...


"Presdir..." panggil Pingkan


Fiona yang sedang asik dengan salah satu dokumen di layar segera menoleh ke arah suara Pingkan, dan langsung tersenyum mengiyakan


"meeting dengan HSgold Group sebentar lagi, asisten Deva sudah menunggu anda di bawah" lapor Pingkan


"baik lah, aku akan segera bersiap-siap" jawab Fiona seraya mengklik layar kembali ke layar utama


"...oke" sahut Fiona tegas, tidak ada kecurigaan


dalam pemikiran nya saar HSgold Group ingin bertemu secara langsung dengan diri nya itu arti nya mereka hanya ingin mengenal presiden Direktur baru yang baru saja memimpin dan menjabat di Emilio Mulya saat ini.


***


Fiona memasuki ruangan meeting yang sudah di janjikan dengan pihak HSgold Group, presiden Direktur HSgold Group yang kata nya bernama Rico Hasben.


walau Fiona pernah menjadi istri Wilson Wijaya Santoso, ia sama sekali tak mengenal Rico Hasben apalagi kisah persaingan lama dan abadi antara pria ini dan Wilson Wijaya Santoso.., yang mengetahui nya hanya lah Indah Kusuma.

__ADS_1


yah mau bagaimana lagi, yang di anggap wanita dekat dan tersayang Wilson Wijaya Santoso sejak dulu bukan kah Indah Kusuma,Nona muda dari keluarga Kusuma. kita juga tau bahwa sejak dulu Fiona hanya memegang status sebagai istri Wilson itu hanyalah di atas kertas secara hukum yang sah saja. so...Fiona tak tau apa itu perihal hidup luar dalam seorang Wilson Wijaya Santoso secara keseluruhan nya...termasuk siapa itu saingan nya atau pun lain nya yang bersangkutan.


di sini Rico Hasben entah karena penasaran pada sosok Fiona secara langsung atau karena memang jiwa bisnis nya yang besar, diri nya sudah datang lebih dulu duduk menunggu dengan tenang sosok presiden Direktur Emilio Mulya itu tiba di dalam ruangan khusus ini, di samping nya asisten pribadi berdiri dengan patuh dan nampak seperti sosok yang sangat disiplin


Saat sosok Fiona melangkah di ikuti Deva sang Asisten, Rico Hasben yang memandang nya seraya terus duduk di sebuah kursi dengan anggun, mata nya tak lepas dari sosok cantik Fiona yang sedang melangkah mendekat itu...seperti sebuah adegan di film yang sedang melakukan aksi...selow motion...


setelah sosok itu makin mendekat, Rico Hasben hampir saja lupa menguasai diri, untung nya Asisten pribadi nya yang bernama Robby ini memanggil dengan isyarat, jadi untung lah Rico Hasben masih bisa memulihkan karakter anggun nya kemudian berdiri dengan sopan seraya merapikan jas di tubuh nya dengan luwes


"selamat datang dan selamat siang Presiden Direktur Emilio Mulya, Nona Victoria Elvano...." sapa nya seraya mengulur kan tangan nya yang menawan


"saya presiden Direktur dari HSgold Group, Rico Hasben" kata nya lanjut memperkenal kan diri


Fiona segera tanggap dan tersenyum ramah pada Orang di depan nya yang merupakan presiden Direktur HSgold Group ini. Fiona menerima uluran tangan Pria muda itu, dan sekarang mereka pun saling berjabat tangan satu sama lain.


"selamat siang juga, Mr. Rico Hasben...maaf membuat anda lama menunggu" kata Fiona apa ada nya


"ah..tidak, sama sekali tidak" balas Rico Hasben, entah mengapa ia tak menyangka saat telapak tangan lembut dan halus Fiona menempel di telapak tangan nya, Rico Hasben merasa kaget seakan-akan seperti ada aliran listrik yang tiba-tiba menjalar...dan itu membuat nya sedikit gugup, namun untung lah dia bisa dengan cepat memulihkan kegugupan nya ini


setelah jabatan di lepaskan satu sama lain, dengan cepat Rico Hasben berkata


"mari..." seolah mempersilahkan Fiona duduk


Fiona pun mengangguk dan Deva sang asisten Fiona yang berkulit hitam manis ini menarik kursi dengan sopan untuk di duduki Fiona...

__ADS_1


__ADS_2