KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 171


__ADS_3

setelah hampir satu jam lepas berlalu Fiona terbangun dari tidur nya, ia menatap suasana ruangan kamar utama yang sepi sama seperti saat ia tertidur di awal tadi.


Fiona merasa heran kenapa Laptop yang ia peluk tadi malah berada di atas nakas, kapan ia memindah kan nya? apakah secara tak sadar ia memindah kan nya sendiri, ah tidak mungkin batin Fiona. diri nya tak mungkin se pikun itu bukan?


satu-satu nya orang yang bebas keluar masuk kamar utama ini hanyalah Wilson Wijaya Santoso suami nya sendiri


apakah Wilson pulang begitu cepat? Fiona melirik jam dinding.


saat Fiona kemudian meraih laptop dan membuka nya, ia malah mendapati laptop itu program nya telah dimatikan, tiba-tiba hati Fiona rasa nya mencelos, jangan-jangan jika benar Wilson yang memindah kan laptop dan mematikan nya itu artinya sang suami telah melihat layar laptop yang sedang menampilkan File yang tak seharus nya Wilson lihat itu kah?


di sini Fiona bukan ingin menutup segala sesuatu nya dari Wilson tapi isi di dalam file itu tak seharus nya Wilson lihat karena itu adalah isi hati Fiona di masa lalu, takut nya Wilson marah, kesal, ilfil dan sebagai nya...


Fiona buru-buru keluar kamar dan memanggil Barda sang kepala pelayan evenil Garden...


"Barda..." panggil Fiona


tak lama Barda muncul menghampiri


"ada yang bisa saya bantu,Nyonya?" Barda sang kepala pelayan bertanya dengan aksen yang sangat sopan seperti biasa nya


"apakah tadi Tuan ada pulang?" tanya Fiona langsung


"iya, Nyonya kira-kira sekitar satu jam lepas yang lalu.." kata Barda


"apakah Nyonya tidak tahu? bukan kah tadi Tuan sempat masuk ke kamar?" Barda balik bertanya dengan heran


Fiona menggeleng


"aku ketiduran, dan dia tak membangun kan aku" jawab Fiona apa ada nya...


"lalu Tuan kemana?" tanya Fiona lagi


"tadi sesaat dia masuk ke kamar utama menemui Nyonya, saya lihat Tuan bergegas keluar dan meninggalkan Evenil Garden ini dengan terburu-buru, mungkin ada panggilan pekerjaan lagi" Barda menjelas kan sesuai dengan apa yang ia lihat beberapa waktu lalu


Fiona mulai tak enak hati nya, artinya Wilson lah yang telah mematikan dan memindah kan laptop nya ke atas nakas..dan...artinya benar kalau Wilson telah membaca semua nya!! oh tuhan pekik Fiona dalam hati nya, jika Fiona tahu akan begini jadi nya maka ia tak akan terus menyimpan file itu lebih lama lagi, mending ia hapus saja sampai habis sejak awal...! iya kan!?

__ADS_1


Wilson marah kah? atau tersinggung kah?


Fiona merasakan kepala nya pusing dan makin tak enak apa lagi di fase hamil muda.


"Nyonya, ada lagi?" Barda membuyar kan lamunan Fiona seketika, menanyakan apakah ia masih di perlukan? atau Fiona ingin menanyakan lain lagi.


"ti-tidak.." Fiona menggeleng cepat


"kamu boleh pergi" kata Fiona pada Barda seraya memaksakan senyuman nya pada kepala pelayan senior tersebut


"baik Nyonya..." Barda Sang kepala pelayan segera undur diri dengan sopan...


Fiona segera berbalik menuju kamar nya mengambil ponsel dan langsung mendial nomor Wilson...


namun sama sekali tidak ada jawaban dari sana...


Fiona makin penasaran dan bingung, ia menelepon kedua kali nya namun jawaban operator tetap adalah sama,,,


di panggilan ketiga dan keempat pun masih dengan jawaban operator yang sama juga..


"selamat siang Miss.." sapa Asisten Danu


"ya, siang Danu" balas Fiona balik


belum sempat Danu bertanya, ia sudah di serang pertanyaan oleh Fiona


"apakah presdir ada di santoso group?" tanya Fiona cepat dan ia benar-benar buru-buru ingin tau jawaban nya detik itu juga


"tidak ada Miss" jawab Asisten Danu


suasana hening, hati Fiona benar-benar langsung perih dan merasa bersalah...ini pasti ada hubungan nya dengan tulisan di File dalam laptop itu..


Danu kembali berkata


"tadi setelah meeting selesai jam sembilan, presdir malah bilang dia akan pulang ke evenil Garden untuk menemui Nyonya" kata Danu menceritakan sedikit tentang atasan nya saat selesai meeting pagi tadi...

__ADS_1


"oh, dia tadi memang kembali ke evenil Garden tapi lalu pergi lagi" kata Fiona


"apa presdir tidak bilang mau kemana?" tanya asisten Danu heran


"iya karena dia pergi saat aku sedang tidur" kata Fiona lirih


Asisten Danu sudah terbiasa bercakap-cakap seperti ini dengan sang atasan dan istri atasan nya ini, di luar pekerjaan dia tetap menjadi pendengar yang baik dan di dalam pekerjaan ia tetap menjadi pekerja yang baik pula...


Fiona kembali bertanya, karena hanya Danu kah harapan nya, sang asisten yang selalu berada di samping sang Atasan nya yang gila kerja bernama Wilson Wijaya Santoso itu.


"apakah dia tidak mengabari mu apa-apa, setelah kembali ke evenil Garden tadi?" tanya Fiona lagi, jujur ia Fiona benar-benar kebingungan dan merasa sangat takut sekarang.


Suasana hening sejenak, Asisten Danu seperti sedang mengingat-ingat sesuatu


"beberapa saat yang lalu, sekitar setengah jam lewat presdir hanya mengirim pesan singkat..." belum sempat Asisten Danu meneruskan kalimat nya, Fiona sudah buru-buru memotong nya...


"apa pesan nya?" cecar Fiona, biasa nya ia tidak pernah setidak setenang ini, sosok Fiona terkenal dengan gaya nya yang elegant dan sangat tenang seperti air, tapi kali ini sumpah ia benar-benar takut. takut Wilson marah pada nya...


"Presdir bilang, ia titip perusahaan selama ia tak ada, itu saja Miss" kata Asisten Danu jujur...


"apa?" Fiona tersentak


selama dia tak ada? artinya Suami nya itu memang pergi? tapi kemana?


Fiona benar-benar panik dan bingung sampai ia tak tau siapa yang memutuskan sambungan telepon antara diri nya dan Danu untuk pertama kali nya..


beberapa saat Fiona terbengong sekitar beberapa menit berlalu, Fiona kembali tersadar sendiri...


ia buru-buru mencoba menghubungi nomor ponsel Wilson lagi tapi hasil nya nihil...Fiona seperti menggila mendial nomor Wilson berkali-kali, ia sudah mau menangis, dada Fiona sudah terasa sesak...


"Wilson...kamu di mana sih..?" gumam Fiona frustasi


Fiona menelepon lagi mendial lagi, nomor Wilson benar-benar tidak aktif dan tidak bisa di hubungi..


"Wilson kalau ada yang tidak kau sukai maka marahi saja aku, jangan malah menghilang seperti ini..."Bathin Fiona benar-benar kalut

__ADS_1


jadi...kemana kah Wilson???


__ADS_2