KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 165


__ADS_3

Krishna muncul di depan pintu, dengan senyuman seindah malaikat milik nya.


"yooo...abang tertua.." sapa Krishna seraya melangkah menghampiri dua orang


"akhir nya kau sadar juga.." lanjut Krishna setelah sampai di hadapan Wilson dan Mecca.


"terimakasih karena sudah menyelamat kan calon istri ku.." canda Krishna, ini seperti candaan namun setengah bukan candaan. Krishna memang mencintai Fiona, kita tahu itu. jadi bisa di katakan Krishna agak sengaja memancing emosi Wilson dengan membumbui kalimat dan ledekan.


Wilson melirik kan mata nya tajam, sejak dulu antara ia dan Krisna memang tak pernah akur dalam segala bidang ranah kehidupan pribadi yah walau pun mereka adalah pasangan rekan hebat di bidang perbisnisan...mereka sangat profesional bisa mengimbangi dan memisahkan antara kehidupan bisnis dan kehidupan pribadi.


"hentikan krish" sela Mecca seraya mendelik ke arah Krishna, pria ini terkekeh


lalu kembali melanjutkan perkataan lagi


"kenapa? aku kan hanya berterimakasih pada abang tertua" Krishna tetap menampilkan senyum seindah malaikat nya


dan kembali berkata


"aku merasa tindakan yang kau lakukan untuk menyelamat kan Fiona itu sangat lah keren, abang..." kata Krishna tulus walau pun wajah nya sedikit menunjukkan smirk penuh arti


"yah...walau aku tak akan menyerah untuk urusan Fiona,tapi aku tetap berharap kau kembali sembuh.." kata Krishna lagi masih dengan ungkapan ketulusan..


"oke, thanks" sahut Wilson singkat


Mecca menarik nafas lega,karena ia paling pusing saat mendengar orang yang seperti hendak ribut.


menit berikut nya Nyonya Intana tobing George Ibu Nya Krishna masuk bersama orang gaji yang sedang membawa bingkisan khusus untuk Wilson.


ternyata barusan Krishna datang bersama nYonya Intana Tobing George...


"bagaimana keadaan mu Wil?" sapa Nyonya Intana Tobing, setelah orang gaji meletakkan bingkisan di meja lalu undur diri


"sudah enakan Tante" jawab Wilson sopan


Nyonya Intana Tobing memang sengaja mampir sebentar untuk mengantar kan bingkisan makanan tersebut.


"semoga kamu cepat sembuh ya" kata sang Nyonya lagi


"ya Tante trimakasih" balas Wilson lagi


"trimakasih tante" angguk Mecca juga

__ADS_1


Nyonya Intana Tobing George juga mengangguk..., lalu kemudian keluar di ikuti Krishna, Mecca bangkit seraya berkata


"Tante aku antar kalian..." kata Mecca seraya menghampiri Nyonya Intana Tobing dan mengggait lengan nya dengan akrab.


"...ayo" balas Nyonya Intana ramah seperti biasa.


🌵🌵🌵


satu jam kemudian setelah kepergian Nyonya Intana Tobing dan Krishna dari rumah sakit. Mecca sedang duduk di luar di depan ruangan Wilson di bangku yang memang sudah di fasilitas kan, Mecca asik dengan gawai di tangan nya saat sesosok yang sangat dominan itu muncul dengan dua pengawal di belakang nya.., AL ghazaly Elvano.


pria itu hanya menoleh sekilas pada Mecca lalu menggeser pintu dan masuk ke dalam dengan elegant.., dan dua pengawal hanya menunggu di luar pintu dengan patuh.


Mecca sedikit heran, mengapa malah AL ghazaly yang muncul sendiri? memang nya kemana Fiona?


Mecca bahkan sejak tadi sudah mengirim pesan tapi seperti nya ponsel Fiona tidak di aktifkan sejak dua jam yang lalu.


Wilson melihat kedatangan manusia yang hampir sama dengan nya ini...


AL ghazaly segera mengambil tempat duduk di kursi dekat ranjang Wilson...


dua orang saling melemparkan tatapan datar tanpa ekspresi...lalu...


"apakah Victoria sudah sampai?" AL ghazaly membuka suara lebih awal...


AL ghazaly mengerut kan alis, bukan kah Victoria nya itu sudah beberapa jam yang lalu keluar dari kediaman Elvano, kemana dia pergi?


AL ghazaly mulai mengerti, Fiona pasti sedang berusaha untuk berdamai dengan keadaan agar bisa mengambil keputusan yang tepat untuk hidup nya kelak...


Wilson dapat mencerna kalimat pertanyaan yang AL ghazaly ucapkan barusan, jika begitu artinya Fiona sejak tadi sudah akan datang menemui diri nya kah? iya kah? benar kah begitu?


belum sempat Wilson berfikir terlalu jauh, tiba-tiba AL ghazaly mempertanyakan satu hal pada nya


"di antara kita, siapa kira-kira yang paling di cintai Victoria?" pertanyaan yang sangat mengejut kan keluar dari mulut AL ghazaly


belum sempat Wilson berkata, AL ghazaly melanjutkan lagi


"apakah dia mencintai kau karena mirip aku? atau kah aku yang mirip dengan mu? apa pun itu tapi yang paling jelas dia paling mencintai mu,bukan?" kata AL ghazaly datar


Wilson tak dapat menjawab, mendengar pernyataan AL ghazaly ini tenggorokan nya seakan tercekat dengan sendiri nya.


AL ghazaly mengambil kesimpulan, berasumsi sendiri bahwa Fiona lebih mencintai Wilson ketimbang diri nya. ini tentu aneh bagi Wilson...

__ADS_1


dan untuk urusan mirip yang AL ghazaly katakan, yah Wilson akui itu,,, kalau manusia saingan cinta nya sekaligus abang tiri dan sekaligus calon suami Fiona ini sangat mirip dengan nya.


sangat mirip, baik secara wajah, tubuh, karakter dan lain nya...


perbedaan antara dua orang yang terlihat kentara adalah seperti yang pernah di bahas bahwa sorot mata AL ghazaly yang sangat tajam,dingin tanpa batas semakin di pandang semakin mengesan kan betapa dingin nya AL ghazaly.. sedang kan Wilson sorot mata tajam dingin nya itu saat di pandang lebih lama maka seperti ada keteduhan, sorot mata nya lebih terkesan teduh dan lembut..


Wilson hanya diam, tanpa balasan kepada perkataan AL ghazaly, tak ada yang bisa ia katakan sekarang..ia hanya menunggu apa tujuan dan mau nya AL ghazaly saat ini


AL ghazaly kembali berkata...


"dia memang begitu mencintai ku karena aku belum pernah berlaku buruk pada nya sejak awal, tapi kau walau sudah berulang kali berlaku buruk pada nya namun ia tetap cinta pada mu...Walau dia terus mengesampingkan perasaan nya pada mu namun rasa itu selalu tetap tumbuh untuk mu dan melebihi segala nya..." papar AL ghazaly perlahan


"jujur aku iri pada mu..." lanjut AL ghazaly lagi dan kemudian menghela nafas kasar satu kali


Wilson makin tak bisa berkata, jika ini menyangkut bidang pekerjaan dan lain nya maka ia juga adalah pembicara yang baik sama seperti AL ghazaly, namun jika topik ini? Wilson tak bisa berkata banyak, ia malah tak menyangka dengan apa yang AL ghazaly ujar kan


"Wilson, seharus nya sejak awal kau sadar kalau kau itu sangat berarti untuk nya..." AL ghazaly mengungkit tentang perihal kehidupan rumah tangga Wilson dan Fiona yang sangat tidak bagus sebelum nya dulu.


Wilson tentu langsung teringat bagaimana di awal pernikahan Fiona memperlakukan nya baik namun malah ia sendiri yang bersikap buruk, di tambah lagi selalu memanjakan gadis lain di depan istri nya tersebut, lalu...akhir nya Fiona berubah dingin dan hubungan mereka pun selanjut nya semakin kaku.


"Wilson.." panggil AL ghazaly membuyarkan ingatan Wilson tentang kisah lama


"aku serahkan Victoria-ku pada mu, sejak awal aku tak ada niat untuk terus menahan nya, yang aku lakukan hanyalah karena aku merasa hanya kau yang paling mencintai nya di dunia ini, aku hanya ingin menjaga nya, menjamin kebahagiaan nya. aku tak mengira ternyata ada banyak pria hebat yang mengejar nya, termasuk kau yang mantan suami nya. namun..yang jadi persoalan nya hanya kau yang dia cinta" kata AL ghazaly lagi perkataan nya mengalir begitu saja.


Wilson sedikit kaget dengan keputusan AL ghazaly, di mana di saat dua orang tersebut akan segera menikah,AL ghazaly dan Fiona.


Wilson akhir nya buka suara


"AL,..tapi aku tak yakin Fiona akan menerima ku lagi setelah apa yang aku perbuat pada nya" kata Wilson, ia sadar walau begitu berambisi untuk mendapatkan Fiona tapi ia sanksi karena satu-satu nya wanita yang tak bisa ia lampaui adalah Fiona, sejak awal wanita itu sangat tinggi harga diri nya hingga Wilson sulit mengatasi nya.


padahal asal Wilson tau saja, malah Fiona sendiri merasa malah Wilson lah manusia yang sangat sulit bagi Fiona untuk mengatasi nya


"simpan keluhan itu dan buktikan pada ku kau bisa membahagiakan nya atau aku malah berubah fikiran dan memaksa nya untuk bersama ku meskipun hati nya untuk mu !?" balas AL ghazaly


"tak akan ku biar kan,aku pasti akan berusaha" tukas Wilson cepat


"baik...,buktikan ucapan mu" AL ghazaly tersenyum puas, orang ini sama kuat dengan nya., jadi AL ghazaly bisa merasa lega jika Victoria nya bersama orang ini..


setelah AL ghazaly keluar, tinggal Wilson sendiri di dalam ruang perawatan nya...


suasana Sunyi, Wilson tak henti-henti memikirkan perkataan AL ghazaly..

__ADS_1


jauh di lubuk hati nya sangat senang juga karena Fiona tak jadi menikah..


__ADS_2