
malam ini adalah malam pertama Wilson menyandang status duda nya. lebih pantas lagi di katakan duren lah,duda keren. kamar utama terasa kosong, masih terasa kemarin malam mereka terbaring di sini, dengan posisi Wilson yang terus memeluk Fiona dari arah belakang..mereka hanya menghitung detik demi detik waktu tanpa ada seorang pun yang bisa mengatakan apa-apa setelah perasaan Wilson selama ini terungkap begitu saja tadi malam.
Sesaat Wilson mengingat-ingat pertemuan pertama nya dengan Fiona. waktu seorang gadis cantik itu di bawa ke kediaman Wijaya Santoso, ia masih mengenakan pakaian yang super seksih yang di khususkan untuk melayani Para pria hidung belang yang akan membeli nya dengan harga mahal., tapi pakaian nan seksih itu tak terlihat sepenuh nya karena Ziviliya sudah memakai kan outher lebar milik nya ke tubuh gadis cantik tersebut.
outher dengan warna gelap di padu padankan dengan gaun seksih yang bewarna jingga terang sangat kontras dengan kulit putih bersih milik gadis tersebut yang tampak pucat oleh sinar lampu ruangan keluarga kediaman Wijaya Santoso. mungkin saja jika tidak ada outher milik Tante ziviliya yang menutupi tubuh nya, penampilan gadis ini sudah sangat tidak tertolong lagi dengan lengan gaun bertali spageti tersebut.
saat keluarga yang berada di kediaman Wijaya santoso berkumpul, mereka memandang ke arah gadis yang di bawa seraya mendengar cerita dari Om Anderson dan Tante Ziviliya. ini adalah Fiona saat itu.
Wilson menatap gadis bernama Fiona ini dari ujung rambut sampai ke ujung kaki, saat ini kaki putih mulus itu hanya mengenakan sandal rumahan yang di berikan Ziviliya karena sepatu heels yang seharus nya match dengan gaun yang sedang di kenakan nya entah terbang kemana saat ia mencoba melarikan diri dari 'pembeli' nya yang sudah menunggu...
__ADS_1
Diane yang berada di samping Wilson putera nya, memandang Sosok Fiona dengan jijik, apalagi setelah mendengar cerita dari mana gadis ini berasal...ia ingin sekali protes kenapa Ziviliya dan Anderson membawa gadis yang tak jelas latar belakang keluarga nya ini.
Fiona sedikit mengangkat wajah nya saat Mecca Wijaya Santoso puteri Ziviliya dengan ramah menyambut nya, saat itu lah Wilson melihat fitur wajah Fiona, hidung,mata,alis, bibir entah apa perasaan itu terasa aneh sekali, sekilas Fiona juga tak sengaja melirik ke arah nya ada debaran aneh, di pihak Fiona ia merasa rindu nya sedikit terobati, ya sudah lama ia merindukan koko nya AL ghazaly Elvano...dan pria elegant di hadapan nya ini sangat banyak kemiripan dengan sosok AL ghazaly yang ia rindukan. sosok itu tak lain adalah Wislon. entah mengapa saat iris mata nya sudah menangkap sosok Wilson seakan mata nya enggan untuk beralih atau beranjak sedikit pun dari sana,Ada sesuatu yang membuat nya ingin memperhatikan Pria bernama Wilson ini secara terus menerus tapi sungguh dia tak berani menatap terlalu banyak dan lama, orang ini pria bernama Wilson ini tentu lah bukan pria biasa, di rumah mewah ini sejak tadi ia dapat menangkap gelagat kalau pria bernama Wilson ini adalah sosok pangeran berharga milik keluarga besar yang di datangi nya ini.., aura nya sudah sangat nampak dan sangat bisa di baca sejak awal.
Lantas bagaimana dengan Wilson? ia juga tak tau apa yang menarik dari gadis tempat bordilan ini, jelas-jelas hanya sesosok gadis kupu-kupu malam, apa nya yang menarik. ia bahkan bisa mendapatkan seribu macam yang lebih berkelas tapi sejak dulu ia bahkan tidak pernah mau mengotori jati diri dan hidup nya dengan para perempuan penggoda nan binal seperti ini, lalu mengapa sekarang ia harus tak bisa melepas pandangan dari gadis ini? apa yang menarik dari raut muka nya itu? apa? Wilson juga tak tau pasti nya.
Karena tiba-tiba mata mereka saling bertemu tanpa sengaja, Wilson segera membuang wajah dan pandangan nya ke lain arah dengan cepat. begitu juga Fiona ia akhir nya kembali menunduk dengan gugup seraya terus mengikuti langkah Mecca yang menggandeng akrab diri nya kala itu.
Malam hari nya di kamar, Wilson merasa ia tak dapat tidur. ia mencoba menenangkan diri dengan membuka galeri men schroll foto-foto nya bersama kekasih nya Indah Kusuma, membuka foto nya menatap Wajah Indah Kusuma, siapa tau dengan begitu kegelisahan nya sedikit berkurang. ia takut perasaan nya pada Indah Kusuma berubah atau terganggu karena gadis yang baru di lihat nya tadi. berulang kali Wilson berkata pada hati nya ini adalah prilaku normal pria dewasa seperti nya jika melihat gadis berpakaian se seksih itu apalagi jika datang dari tempat bordilan tentu lah aura gadis itu sudah di takdirkan sebagai penggoda, jadi mereka pasti nya sudah biasa membuat para pria menjadi tergoda bukan?
__ADS_1
bagi Wilson perasaan tak tentu nya malam ini bukan lah murni dari diri nya sendiri tapi dari gadis yang mencoba menggoda nya, gadis bernama Fiona itu sudah pasti Lihay tentu nya dalam memikat para pria. wajar saja kalau Wilson hati nya menjadi tak keruan.
Dan dari malam itu, diri nya Wilson mulai berjanji pada hati nya, ia tidak boleh kalah pada wanita penggoda itu, ia tak akan pernah tergoda sampai kapan pun. gadis dari tempat bordil itu selama nya tak akan bisa menjadi pengganggu antara ia dan Indah Kusuma, tak akan pernah ia izinkan sedikit pun.
Wilson sudah berjanji pada hati nya sejak dulu bahwa tak akan pernah mengizinkan wanita manapun masuk ke dalam Hubungan antara diri nya dan Indah Kusuma dan Wilson benar-benar sudah membuktikan nya selama beberapa dekade secara berturut-turut begitu kokoh dan kuat. begitu tulus dan tak tergoyahkan...
tapi malam ini, ia benar-benar merasa terganggu. gadis bernama Fiona yang baru di bawa oleh Tante Ziviliya nya itu malam ini sudah bisa merusak fokus dan ketahanan nya selama ini. jadi Wilson agar tidak terjerumus begitu dalam ia hanya bisa berusaha untuk membenci Fiona dengan segala cara. harus!
mulai.malam ini ia harus membenci Fiona tanpa ampun, membenci hingga tembus ke tulang ! bagi Wilson, Fiona adalah sosok yang berbahaya untuk kelangsungan hubungan nya dan Indah Kusuma yang sudah di rancangkan nya sampai ke jenjang lanjut sejak lama...
__ADS_1