KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 35


__ADS_3

setelah Mobil mewah milik Krishna melaju keluar dari pekarangan Kediaman pribadi Wilson dan Fiona tersebut, Wilson segera berjalan mendekat ke arah pintu utama. bukan nya Wilson tidak melihat Fiona masih ber dadah dengan manis pada sosok Krishna George di dalam mobil nyentrik sebelum mobil itu meninggalkan halaman.


saat pelayan yang akan menyambut Nyonya pulang, segera di beri aba-aba oleh Wilson agar menjauh saja. raut dingin Wilson terlihat menyeramkan,diri nya bersedekap dada dengan terlihat sangat mendominasi. Saat Fiona melangkah masuk dan berjalan ke arah pintu utama perang seperti nya akan di mulai. tapi ternyata Fiona tak menggubris malah jalan melewati Wilson.


di sini bukan nya Fiona tidak tahu ada Wilson berdiri di dekat pintu utama tapi Fiona hanya coba menghindari pertikaian, karena Fiona sangat hapal, gaya itu,ekspresi itu adalah Wilson ingin mencari gara-gara. singkat nya Orang bernama Wilson ini ingin bertengkar dengan nya, Sedangkan diri Fiona sendiri tidak mau berurusan lagi. bukan kah tujuan nya kali ini kembali ke Evenil Garden adalah untuk istirahat, diri nya juga tak menyangka kalau si Wilson ini malah masih ada di kediaman pribadi ini, bukan kah biasa nya jam segini ia berada di Santoso Group? dengan pakaian rumahan itu sekarang, apakah ia memang tidak pergi bekerja?


"ho... pulang dengan pria muda? habis ngapain kalian?" Lantang Wilson dengan sinis saat Fiona melewati nya, tapi Fiona terus melangkah tanpa menghiraukan kata-kata Wilson


"Fiona aku tanya apa maksud mu?!?" Wilson kembali bersuara lantang, tapi Fiona tak peduli


"FIONA !!!" kali ini teriakan Wilson menggema seantero ruangan, membuat para pelayan bergidik ngeri, tapi Fiona malah mempercepat langkah nya ia memilih menulikan telinga nya, cepat-cepat menuju lantai atas dan mengunci pintu adalah hal terbaik, lagi pula apa yang pria ini permasalahkan lagi, bukan kah akta perceraian telah Fiona serahkan dengan tanda tangan yang lengkap? jika saja Fiona tidak memikirkan segala prosedur nya maka ia sudah memilih pindah keluar sejak awal...


Wilson menyusul langkah Fiona, tangan kokoh nya mencekal lengan ramping Fiona dengan satu hentakan membuat langkah Fiona terhenti


"kau mengabaikan ku ?!!" Wilson benar-benar marah


"apa lagi mau mu?" Fiona merespon dengan malas, kemarahan Wilson sama sekali tidak mempengaruhi nya, toh diri nya sudah terbiasa sejak dulu. memang nya sikap apa lagi yang selalu sering Wilson tunjukkan pada nya, kalau bukan marah, marah,dan marah..?


"banyak yang harus kau jelaskan pada ku !" Wilson menggertakkan gigi nya dengan geram, Fiona menghela nafas, diri nya benar-benar lelah akan segala nya, sungguh.

__ADS_1


"apa hubungan mu dengan AL ghazaly Elvano?" tanya Wilson dengan kesal, ada kecemburuan di nada bicara nya, menatap Fiona dengan tekanan yang tajam namun Fiona tidak ada ekspresi hanya menautkan alis nya sedikit seolah tidak ada yang salah antara hubungan nya dan orang bermarga Elvano itu. tentu saja respon ini membuat Wilson sakit hati.


"dan lagi kenapa masih begitu pagi kau malah pulang di antar pria keluarga George itu?" cecar Wilson lagi


"kami kebetulan bertemu" jawab Fiona singkat


"hooo...kebetulan yang sangat aneh" cibir Wilson


"terserah kau" Fiona hendak berlalu, tapi lagi-lagi kata-kata tuduhan Wilson pada nya membuat Fiona merasa kesal


"ya, ya Indah memang benar, kau memang tak puas dengan satu pria kaya. kau berasal dari tempat hitam itu siapa yang tidak tau" tuding Wilson, bukan kata-kata nya yang membuat Fiona merasa makin kesal tapi nama orang di dalam nya lah, sebegitu dalam kepercayaan Wilson pada si Nona Kusuma itu hingga Fitnahan tak berdasar pun ia telan mentah-mentah hingga kini. benar-benar tak ada perubahan, wajar saja hingga kini hubungan rumah tangga nya dan Wilson sama sekali tidak ada kemajuan dan itu memang sudah seharus nya berakhir. Fiona merasa perbincangan nya dan Wilson sama sekali tak ada artinya buang-buang waktu saja.


namun menit berikut nya sementara Wilson harus menekan amarah nya karena melihat penjaga di depan menyambut mobil yang ia kenali baru saja tiba, mobil mewah milik pengacara Pribadi Wilson masuk dengan tergesa-gesa...


Pengacara yang bernama Hendry yang baru tiba tidak mengetahui ada nya pertikaian antara pasangan suami istri itu apalagi kedua nya dengan cepat bersikap seolah tidak terjadi apa-apa tentu saja hal itu membuat Hendry lebih tak tau lagi. ia segera melangkah terburu-buru setelah mobil nya merapat di parkiran Evenil Garden.


"presiden, ini adalah panggilan pengadilan. kenapa anda tidak menyuruh ku mngatur dan mengantarkan ke pusat. ini terlalu tergesa-gesa" kata Hendry setelah berada di hadapan Wilson


"panggilan pengadilan?"Wilson mengerutkan alis

__ADS_1


"iya berkas perceraian anda..." Hendry menyerahkan map di tangan nya ke tangan Wilson, mata Hendry melirik ke arah Fiona karena perceraian ini juga adalah antara presiden Wilson dan Nyonya Fiona yang ada di hadapan nya ini.


"apa?!?" Wilson sangat kaget ! berkas perceraian apa nya? ia bahkan belum menyerahkan berkas itu.


melihat Respon Wilson, Fiona merasa pria ini aneh. ada apa nya dengan respon itu? terlalu berlebihan. bukan kah dia sendiri yang menggugat? Fiona sebagai pihak yang di gugat saja tidak segitu amat respon nya.


Hendry menautkan alis menatap presdir di hadapan nya yang membolak balik dokumen dengan raut bingung, ia merasa ada yang tidak beres


"aku kira presdir yang menyerahkan nya, maka nya aku heran mengapa tidak melalui ku seperti biasa. aku kira presdir sangat terburu-buru. bukan kah biasa nya aku bisa dengan mudah mengatur nya kalau presdir memang sangat memerlukan" kata Hendry lagi


"yang jadi masalah nya, aku sama sekali belum menyerahkan nya!" Wilson nampak gusar melihat panggilan ketok palu di hadapan nya


"jadi..." Hendry sedikit berfikir


umh...pantas saja aku sudah menunggu sampai lumutan tapi belum ada panggilan, rupa nya akta itu belum ia serahkan, bathin Fiona malas...memang nya akta itu buat apa jika tidak juga di serahkan ? buat sesajen hantu. Fiona makin merasa kesal dengan pria bernama Wilson ini...


"aku kira presdir menyerahkan karena ingin secepat nya selesai, karena menurut orang yang bagian kepengurusan, orang yang mengantar ini membayar dalam jumlah besar. dan memiliki kekuasaan yang sebanding pula" Hendry menjelaskan, yah memang nya orang seperti apa yang bisa mempercepat prosedur seperti ini? baru saja kemarin di serahkan dan hari ini di keluarkan secepat nya, memang nya siapa yang punya Andil. dalam sekali fikiran pun Hendry berfikir kalau orang nya harus lah memiliki kuasa dan pengaruh yang besar. jadi ia kira presdir yang melakukan...


Wilson memutar otak nya siapa lagi yang paling meginginkan perceraian mereka? Indah kusuma, ibunda nya Diane...karena jika Fiona tak mungkin menemukan akta itu, walau menyetujui perceraian tapi wanita bernama Fiona itu tak pernah berkeliaran di kantor Wilson di Santoso group tempat Wilson menyimpan akta.

__ADS_1


melihat kebingungan antara Wilson dan Hendry, Fiona malas berlama-lama di antara orang-orang ini jadi ia langsung melangkah menuju lantai atas, istirahat adalah pilihan terbaik.


__ADS_2