
ini sudah memasuki hari ke empat Wilson menghilang tanpa kabar dan belum juga kembali. ponsel nya juga bahkan belum aktif sama sekali walau sudah di telepon dan di coba di hubungi berulang-ulang kali
hari ke lima Tante Ziviliya mulai mengerahkan orang-orang untuk mencari nya. karena Wilson Wijaya Santoso itu memang tipikal orang yang sering menghilang tiba-tiba tanpa kabar di saat pekerjaan nya tidak terlalu padat, namun biasa nya itu pun tidak berlangsung lama, paling lambat Wilson menghilang biasa nya adalah tiga hari, dan yang membuat mengkhawatir kan ini sudah memasuki hari ke lima Wilson menghilang jadi nya Tante Ziviliya merasa ini tidak biasa nya seorang Wilson Wijaya Santoso, bukan?
pencarian di lakukan namun seperti nya hasil nya nihil. karena seperti nya sosok Wilson Wijaya Santoso tidak ada di tanah air saat ini.
orang-orang dari Elvano pun membantu pencarian Wilson Wijaya Santoso, karena AL ghazaly sangat kebingungan kalau suami adik kesayangan nya itu menghilang di saat sang istri sedang berbadan dua. AL ghazaly takut adik nya banyak fikiran lalu ujung-ujung nya jatuh sakit.
baik Orang-orang Santoso mau pun orang-orang Elvano merasa kesusahan dalam melakukan pencarian seorang Wilson Wijaya Santoso. karena ini konsep nya tidak sama seperti kepada pencarian buron seperti Nerra contoh nya. kita bisa menempelkan brosur, melacak dengan cepat menggunakan orang-orang hebat di bidang nya.
yang saat ini di cari adalah seorang Bos besar, yang menghilang nya pun tak tau kenapa? ia tiba-tiba menghilang begitu saja. jika orang-orang Santoso atau pun orang-orang Elvano mencari nya telalu berlebihan takut nya akan timbul persepsi dan asumsi yang berbeda dari masyarakat banyak.
Merasa penyisiran di tanah air tak membuah kan hasil hari ke enam orang-orang yang di tugas kan ini mulai mencari ke jadwal penerbangan beberpaa hari sebelum nya dan ternyata benar Wilson sudah terbang ke luar negeri tepat hari di mana ia menghilang...
dari seorang Relasi, Tante Ziviliya mendapat laporan bahwa sang relasi ini pernah melihat sosok Presdir Wilson Wijaya Santoso di sebuah acara pelelangan luar negara, itu tepat nya di hari kelima Wilson menghilang.
lelang tersebut di adakan selama hampir dua hari berurutan di jam yang sama, sang Relasi berfikir mungkin presdir Wilson Wijaya Santoso juga ada di pelelangan yang kemarin, hanya saja sang relasi ini baru menyadari di hari berikut nya.
relasi tersebut tidak sempat menyapa Wilson karena kelihatan nya Wilson terlihat terburu-buru, begitu menurut laporan sang relasi.
sang relasi sudah hendak menghampiri namun sosok Wilson sudah menghilang dari gedung pelelangan dengan begitu sangat cepat.
__ADS_1
mengetahui di mana keberadaan Wilson, Tante Ziviliya mulai mengutus orang untuk mengecek nya di negara yang di yakini di datangi Wilson tersebut. dan kelihatan nya ia menginap di sebuah hotel, dari yang terlihat penggunaan black card dan lain nya benar-benar itu Wilson Wijaya Santoso.
artinya pria itu baik-baik saja...
hanya saja kenapa ia menghilang begitu saja dan tak mengaktifkan ponsel nya sama sekali.., itu lah yang masih menjadi misteri nya hingga saat ini.
lalu mobil pribadi yang ia gunakan saat keluar dari Evenil Garden masih berada di parkiran sewaan khusus yang tak jauh dari Bandara, itu artinya Wilson Wijaya Santoso ini tidak benar-benar ingin kabur bukan? apa yang hendak di lakukan Si Wilson Wijaya Santoso ini...?
💟💟💟
Hari ke tujuh menghilang nya Wilson, Fiona mendapat telepon dari AL ghazaly, kakak tiri nya ini bilang bahwa ia akan datang berkunjung untuk mengantar kan beberapa vitamin dan suplemen kesehatan untuk ibu hamil yang baru AL ghazaly pesan secara khusus dari luar negara tepat nya beberapa hari yang lalu, dan baru tiba sekarang.
AL ghazaly datang bersama salah satu asisten nya dan dua orang bodyguard dan juga seorang pelayan wanita khusus yang bertugas membawakan parcel yang berisikan Vitamin dan suplemen tersebut.
kecantikan nya memang tak pudar namun seperti tak ada keceriaan dan sorot semangat yang di miliki wanita ini seperti hari-hari ia biasa nya.
"tenang lah..." kata AL ghazaly seraya mengelus pelan rambut adik kesayangan nya itu tepat di saat ketika Fiona yang langsung masuk ke dalam pelukan nya begitu saja, AL ghazaly langsung dapat merasakan kalau kelihatan nya adik nya ini memang sangat merindukan sosok Wilson Wijaya Santoso suami nya tersebut.
mungkin untung lah sosok AL ghazaly yang tinggi, harum dan ganteng ini, selain adalah sosok koko yang sangat ia sayangi, seperti yang kita tahu kalau pria bernama AL ghazaly ini juga memiliki banyak kesamaan dengan Wilson Wijaya Santoso sang suami nya yang sedang menghilang tersebut.
AL ghazaly kembali meneruskan kalimat nya
__ADS_1
"kami sudah melakukan pengecekan di negara yang di yakini di datangi Wilson suami mu, seperti nya ia sudah keluar dari negera tersebut sekitar dua hari lalu.., mungkin dia akan segera kembali ke tanah air" AL ghazaly menjelaskan nya
"benar kah?" Fiona spontan mangangkat kepala nya menatap AL ghazaly, mata Fiona langsung berbinar terang...
AL ghazaly mengangguk pelan dengan senyuman datar milik nya yang sangat menawan itu...
di balik senyuman nya AL ghazaly membathin
"Wilson s!a-lan.., awas saja kalau adik ku sampai kenapa-kenapa" kesal AL ghazaly
pelayan di Evenil Garden segera menjamu AL ghazaly di pimpin oleh Barda sang kepala pelayan seperti biasa..
AL ghazaly dan Fiona duduk di ruangan teh sambil bercakap santai, dengan hal seperti ini Fiona bisa merasa sedikit terhibur.
baru saja perbincangan berjalan sekitar setengah jam, tiba-tiba dari arah depan terdengar kehadiran seseorang...
"Selamat datang Tuan Wilson..." sapa Barda dan beberapa pelayan..
arah ruang depan yang tidak seberapa jauh dari ruang teh hanya terpisah satu sekat dinding dan satu pintu membuat AL ghazaly dan Fiona saling tatap.., mendengar nama yang di sebut kan Barda dan para pelayan barusan.
Fiona segera bangkit dari kursi dengan tidak sabar dan segera berjalan ke arah ruang depan di ikuti AL ghazaly di belakang nya...
__ADS_1
benar saja setelah sampai di ruangan depan, sosok Wilson Wijaya Santoso yang telah menghilang selama satu minggu ini telah berdiri di sana...