KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 52


__ADS_3

sesampai di kediaman pribadi mereka, tidak ada pelayan yang berani mendekat, Barda sang kepala pelayan yang awal nya nampak akan maju memilih menyuruh para orang-orang mundur dan kembali. ini adalah urusan serius antara Tuan dan Nyonya mereka.


Wilson kesal sekali terus menyeret Fiona di sepanjang ruangan menuju ke kamar utama, Fiona benar-benar sudah kehabisan tenaga... Wilson begitu marah apalagi melihat halter dress hitam yang Fiona pakai, bukan kah terlihat Fiona ini sengaja berganti baju dan mendatangi Club,karena jika pulang bekerja tentu lah pakaian formal dan sopan seperti biasa yang Fiona kenakan. apalagi Wilson melihat sendiri di jajaran parkiran mobil Fiona terparkir rapi, bukan kah itu artinya wanita ini datang sendiri secara sukarela. hmmmh ternyata dalam hal ini Indah Kusuma sangat licik, ia tentu tak ingin meninggalkan jejak sebuah mobil mencurigakan tertinggal di pinggir jalan, saat Fiona di hentikan dan di seret keluar dari mobil pribadi nya seorang pria suruhan dengan cepat mengambil alih kemudi dan membawa mobil itu ke parkiran club malam yang bersangkutan.


Fiona tidak mau lagi mengikuti langkah Wilson ia tidak mau ikut menaiki anak tangga, tapi Wilson yang masih di liputi amarah iblis langsung mengangkat tubuh Fiona, memanggul nya di bahu kokoh nya dengan sangat mudah


"Wilson lepaskan, kau gila...!" Fiona terpekik merasakan tubuh nya melayang dan tau-tau berada di atas bahu Wilson, ia yang posisi kepala sungsang menghadap punggung lebar Wilson hanya bisa mncengkram kuat punggung itu kuat-kuat


"Wilson !!!" teriak nya


"Fiona diam !!" balas Wilson marah, lalu tau- tau tubuh Fiona sudah ia lepaskan di dalam bathtub dengan kasar...Fiona merasa pusing tau-tau ia sudah di dalam bathtub begitu saja.


Wilson bersimpuh, berjongkok, menumpu satu tangan nya di lutut menghadap Fiona, lalu satu tangan nya meremas dagu Fiona kuat agar menghadap nya


"kamu cari mati ya? dasar pe---la-cur, ternyata kau masih belum bisa merubah kebiasaan mu" kata Wilson tajam menatap Fiona dengan membunuh

__ADS_1


"Wilson aku tidak melakukan apa yang kau fikir, mereka yang memaksa ku" kata Fiona membela diri


"oh begitu, masih tidak mengaku...dengan pakaian ini ckckck, kau masih mengelak Fiona...seharus nya kau sadar diri, kemana pun kau pergi kau membawa nama besar ku, membawa nama besar Santoso. kenapa kau begitu tak tau malu hah?" mata Wilson memerah makin mengeratkan cengkraman pada dagu Fiona.


Fiona merasa sakit, ia fikir tak ada guna nya menjelaskan kebenaran pada orang yang memang sudah membenci nya, apa pun alasan nya maka keputusan akhir ia Fiona tak akan mungkin di percayai oleh Wilson Wijaya Santoso ini walau harus mati sekalipun juga.


"Wilson ini sakit..." Fiona berusaha mendorong tangan kuat Wislon yang mencengkram dagu nya sejak tadi.


Wilson memandang Fiona dengan tatapan nya yang sangat menakut kan, mata nya jatuh pada bibir Fiona..lalu tiba-tiba berkata dengan sinis


Fiona berusaha meronta saat Wilson terus menggosok kasar bibir nya dengan telapak tangan besar dan jari jemari panjang dan kokoh nya, itu terasa sakit sekali., Wilson seperti kesurupan, berani sekali mereka bersenang-senang dengan bibir ini, yang bahkan ia sendiri yang harus nya memiliki hak penuh tidak perah mencicipi bibir ini, selama pernikahan itu baru sekali saat upacara pernikahan, mereka yang sudah di nobatkan sebagai suami istri di haruskan melakukan satu kali ci-uu-man, Wilson memberikan nya dengan singkat, tapi sumpah itu sangat mendebarkan...jantung nya serasa berada di atas rollcoaster ketika itu.


Setelah puas menggosok Bibir Fiona, Wilson menatap Fiona yang meringkuk di bathtub dengan sedikit gemetar itu, sebetul nya Fiona bukan takut tapi dia sudah lelah...dia baru saja bentrok melindungi diri dari para kelompok pria jahat itu, jika saja Wilson tak datang tepat waktu mungkin ia sekarang sudah ternoda dengan sangat parah dan besok adalah kabar berita di koran yang menghebohkan ! di tambah ia menyandang status keluarga Wijaya Santoso, pasti lah Tante Ziviliya akan di buat malu dan kecewa.


jika Wilson menuduh nya berlaku tak terpuji dengan tidak tau diri, ia tentu sangat tau diri...diri nya Fiona tak akan sembarang bertindak jauh. tanpa menyandang status terhormat keluarga Wijaya Santoso pun Fiona sangat lah takut bertindak hal-hal cela apalagi sekarang ia benar-benar menyandang nya. dalam hal ini Fiona sangat bertanggung jawab...

__ADS_1


Wilson bangkit dari posisi bersimpuh nya tadi, entah apa yang akan di lakukan nya tapi ia terlihat makin menyingsing lengan kemeja nya yang memang sejak saat berkelahi dengan gerombolan tadi sudah ia tarik hingga sesiku...


tiba-tiba Fiona merasakan dingin di tubuh nya, seperti percikan air, ia kaget dan saat mendongak sosok Wilson dengan arogan memegang shower di tangan nya, mengguyur air dari shower ke tubuh Fiona...


"tubuh mu sangat menjijikan jadi harus di bersihkan dahulu hingga bersih, jika tidak nanti akan mengotori seluruh rumah ku..., aku tidak suka" kata Wilson, wajah nya yang tampan sangat menakut kan,


Fiona menahan rasa dingin yang merasuk ke dalam pori-pori nya, ini sudah sangat malam tapi pria ini tanpa belas kasihan mengguyur nya dengan air dingin


"Wil..wilson..." Fiona berusaha bangkit melindungi diri dari cipratan air yang ternyata usaha nya hanya lah sia-sia saja..., ia harus terpeleset saat bangkit,awal nya wilson sedikit khawatir takut Fiona kenapa-kenapa saat jatuh terpeleset di dalam bathtub tapi melihat wanita itu berusaha bangkit lagi dan tidak apa-apa, ia malah memperbesar air shower, menekan kepala Fiona yang berusaha bangkit, dia terus mengguyur nya dengan sangat kejam


"Wil...hentikan!! uhuk uhuk..." Fiona mulai terbatuk-batuk kesulitan bernafas karena arus air yang keluar dari shower adalah yang paling full Wilson hujamkan ke atas kepala dan wajah nya, melihat Fiona mulai agak lemas dan makin terbatuk barulah Wilson menghentikan aksi nya...


setelah mematikan shower, Wilson melempar kan keran shower ke dalam bathtub dan jatuh tepat di dekat samping kaki Fiona, wanita yang kedinginan ini meringkuk kaget...


"Wilson kau gila..." Fiona menggertakkan gigi nya menatap ke arah wilson

__ADS_1


"aku lebih baik menjadi gila dari pada menjadi murahan seperti mu" balas Wilson sengit...lalu segera berbalik badan keluar dari kamar mandi tersebut dengan suara pintu yang terbanting kuat, Fiona sampai terlonjak kaget di buat nya.


__ADS_2