KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 17


__ADS_3

Wilson menatap nya dengan sinis lalu mencibir dan berkata..."Fiona, apa kau sengaja mengulur waktu? katakan saja kalau kau sebenar nya masih tidak ingin bercerai dari ku! iya kan?" kata-kata ini jelas-jelas adalah sebuah tuduhan yang tak mengenakkan. mendengar itu Fiona hanya membalas dengan tersenyum yang sangat tenang, walau dalam hati nya ingin mencakar habis muka Wilson Wijaya santoso di depan nya ini sekarang juga


"aku rasa...Tuan Wilson ini terlalu percaya diri ya?" kata-kata yang Fiona lontarkan ini nyata-nyata sangat singkat namun entah mengapa mampu membuat Wilson sakit hati dan geram, dengan tiba-tiba Wilson menarik tubuh Fiona ke dada bidang nya yang kuat dengan kasar ia mencii-umm bibir Fiona, niat nya adalah melecehkan harga diri Wanita sombong di hadapan nya ini. ya,bagi nya wanita ini benar-benar sombong !! Lalu bibir yang malam ini memakai lipstik merah menyala menantang ini dengan siapa ingin dia tunjukkan? ingin merayu siapa? menggoda siapa? Krisna Geroge kah? atau ada pria lain lagi? tentu saja bukan kah Fiona si murahan ini banyak kekasih dan laki-laki yang akan di goda nya !?! Wilson benar-benar kalap dan marah, kesabaran nya sudah di ambang batas !!! Fiona berusaha mendorong Wilson yang memba-bibuta, Namun rontaan tubuh Fiona hanya lah membuat Wilson makin tak terkendali, Wilson menggila..!! Fiona tentu kalah tenaga, pria yang menjadi lawan nya ini sangat tinggi,besar dan proporsional, tubuh ramping Fiona hanya berada setinggi dada nya, mana mampu Fiona melawan nya..? semakin Fiona mengindar seluruh dadda dan leher nya menjadi sasaran Wilson, gaun Fiona dengan dada berbentuk V ini malah melancarkan aksi Wilson, memudah kan nya mendaratkan bibir nya dengan gannas di mana-mana..


menit berikut nya Fiona sudah kehabisan tenaga, oleh lengan kuat Wilson tubuh ramping Fiona sudah terangkat,mereka jatuh di Sofa, dengan kasar Wilson menindih Fiona merobek dan membuka pakaian dengan asal, sampai kedua nya sudah sama-sama polos Wilson terus menyerang nya berkali-kali dan bertubi-tubi, pria ini gila !! ia menghujam Fiona terus dan terus tanpa ampun hingga mencapai Kli-maks, dengan perasaan hati yang perih Fiona hanya menerima saja dengan pasrah, ia meronta pun sudah percuma saja !!


Entah berapa kali Wilson menyerang dan menindih Fiona malam ini, dari sofa pindah ke ranjang, lagi dan lagi Wilson terus menyerang nya. keringat antara mereka berdua telah bersatu padu..Fiona hanya diam seperti patung pasrah saja apa yang di lakukan Wilson pada nya. dan setelah pria itu puas dengan kegilaan nya Fiona dapat mendengar kata-kata tak beradab dan tak betanggung jawab yang keluar dari mulut pria bernama Wilson Wijaya Santoso ini...

__ADS_1


"saat ini aku hanya sedang melecehkan seorang wanita dari rumah bordil, wanita murahan, jadi hal ini...kejadian malam ini jangan pernah membuat mu berfikiran lebih" saat kata-kata itu masuk ke telinga Fiona, perih ! wanita ini sudah sangat kebal. Wilson memang tidak pernah berlaku kasar secara fisik memu-kul atau sebangsa nya. namun kelakuan dan kata-kata yang ia lemparkan sudah cukup membuat Fiona sakit parah. kelakuan nya malam ini saja sudah sangat membuat Fiona sakit secara jiwa dan Raga...


terdengar Wilson masuk ke kamar mandi dan kemudian bunyi shower, Fiona memejam kan mata menahan sakit hati ia tidak ada kekuatan lagi untuk bangkit, setelah beberapa saat pintu kamar mandi pun terdengar terbuka, Fiona bisa merasakan pergerakan di kasur, Wilson telah selesai membersihkan diri kelihatan nya Pria itu langsung pergi tidur. sekitar dua jam Fiona diam dalam kebisuan, setelah merasakan suasana mulai hening hanya bunyi Ac dan jam dinding besar di sudut kamar yang berbisik, Fiona membuka mata nya pelan-pelan. ternyata Pria bernama Wilson itu sudah tidur seraya dengan posisi memunggungi nya seperti biasa.., Fiona sudah sangat hapal !


Setelah mengenakan pakaian dan jaket mantel tebal lalu membereskan ponsel,dompet dan barang-barang kecil lain nya Fiona menyandang tas kecil nya, tanpa membersihkan diri ia segera keluar dari kamar yang langsung berubah terkutuk setelah kejadian malam ini. Fiona yang biasa nya melewati tangga malam ini memilih memakai akses lift agar tak memakan banyak waktu dan suara, lalu dengan cekatan Fiona keluar melewati pintu belakang kediaman utama Wijaya Santoso, menembus kegelapan malam begitu saja tanpa rasa takut berlari kecil, menuju parkiran dengan tergesa-gesa dan langsung menstater melajukan mobil nya dengan cepat. salah seorang Security yang sedang berjaga melihat sebuah mobil melaju keluar dari parkiran, tidak ada pertanyaan..itu adalah salah satu mobil yang dikenali mereka, mobil milik Nyonya Fiona Wijaya santoso ,istri Tuan muda pertama, Wilson Wijaya Santoso. walau pun para security bekerja dengan baik dan disiplin tapi tetaplah urusan majikan mereka tak boleh ikut campur atau pun masuk dalam privasi, itu adalah ketidak sopanan dan pantangan. jadi saat mobil bergerak ke arah nya security gerbang pun langsung membuka gerbang besi itu dengan segera. setelah gerbang besi terbuka mobil berwarna biru metalic itu pun dengan cepat meluncur menembus kegelapan malam tanpa menghiraukan dingin nya angin malam yang berhembus menggerogoti hingga menembus seluruh tulang...


setelah membersihkan diri dan rapi Wilson turun, dan di meja makan sudah ada tante Ziviliya dan om Anderson, Mecca lalu Diane ibunda nya dan beberapa kerabat lain yang belum pulang tadi malam memilih untuk menginap, jadi saat sarapan semua nya berkumpul disini sebelum kembali ke habitat masing-masing.

__ADS_1


"Fiona mana?" tanya Mecca heran


"mungkin sudah pulang pagi-pagi tadi" jawab Wilson cuek, Ziviliya memperhatikan wilson dengan heran..,apa nya yang tidak cinta dan ingin bercerai sampai sekarang pun mereka masih tidur satu kamar, bukan kah jika benci lebih baik pulang saja dari pada ngotot tidur bersama di sini?


"ternyata kau menginap di sini juga? Tante kira kau lebih memilih pulang" ujar Ziviliya pada Wilson, di balas Wilson dengan gedikan bahu,lalu duduk dengan santai. entah apa yang baru saja terjadi namun dapat di lihat raut wajah Wilson Tuan muda pertama ini nampak dengan mood yang sangat baik dan cerah sekali, seperti sedang bahagia, seperti habis melakukan sesuatu hal yang menyenangkan.


"apa yang salah jika Wilson menginap? ini rumah tempat ia di besarkan" ujar Diane pada Ziviliya, jelas-jelas kata-kata Diane tidak nyambung. Ziviliya bertanya begitu karena maksud nya apakah tidak mengganggu menginap di sini sedang kan Fiona juga menginap? satu kamar tak terganggu kah? untuk orang yang ingin bercerai karena rumah tangga yang tak bahagia !?! namun kelihatan nya Diane ini salah faham pada apa yang Ziviliya pertanyakan, sampai di sini semakin terlihat kalau Diane bukan lah sosok ibu yang peka pada putera nya sendiri.

__ADS_1


"ayo sayang sarapan lah" titah Diane dengan tatapan sayang pada Wilson. setelah nya pelayan segera menuangkan espresso macchiato dan meletak kan Panino di atas piring Wilson...


__ADS_2