
Wilson diam, ia tidak bisa mengatakan alasan nya untuk saat ini. karena respon Nyonya Diane akan ada dua kemungkinan, satu mungkin saja shock jika dia percaya, tapi yang jadi persoalan nya Nyonya Diane tidak akan percaya semudah itu. ia akan membela Indah Kusuma, dengan dalih itu mungkin hanya kesalahpahaman Wilson saja yang nanti akhir nya akan berujung diri nya juga yang di paksa ikut tidak percaya seperti Nyonya Diane, di saat diri nya Wilson sudah tau kebenaran nya saat ini, itu tentu lah sulit.
jadi untuk kemudian Wilson lebih memilih bungkam,alih-alih mengatakan "nanti Ibunda, kau akan tau sendiri alasan nya, untuk sekarang mohon maaf kan aku yang sudah mengecewakan mu" kata Wilson
"Wilson katakan..." Nyonya Diane ingin memaksa
"maaf Ibunda..., aku harus pergi" Wilson berbalik dan berlalu meninggalkan Nyonya Diane begitu saja
"Wilson..." panggil Nyonya Diane dengan setengah teriak "tunggu Wilson" tapi sosok Wilson sudah menghilang di pintu utama, pergi dengan sangat jelas dan kentara... bayangan nya pun perlahan menghilang di balik pintu...
ponsel Nyonya Diane tiba-tiba berdering, menatap nomor ponsel dengan nama kontak yang ia kenali dengan akrab, saat panggilan itu ia terima, baru saja ponsel nya menempel di telinga suara isakan tangis seorang gadis sudah terdengar di sana... begitu menyanyat hati dan terdengar sedikit...Lebai
📞
"Tante...Wilson membatal kan rencana pernikahan kami berdua...kenapa ini..." Indah terus berbicara sambil terisak...
"Indah..." Nyonya Diane mencoba menenangkan suara tangisan di balik telepon tersebut, jujur saja ia makin merasa pusing karena dia saja tidak tau apa alasan sesungguh nya sampai-sampai putera nya membatal kan pernikahan dengan Nona muda Kusuma ini.
__ADS_1
"Tante, sebetul nya Wilson itu kenapa? ini...keputusan sepihak ini, aku benar-benar tidak bisa terima..." Indah menangis penuh drama
"ya, tenang lah dulu" kata Nyonya Diane lagi
"apa dia punya wanita Lain? aku...tidak terima, dia harus menikahi aku...dan lagi kami sudah..." Indah terisak sebelum kata-kata terusan nya terucap
"ya, tante mengerti,,," tanpa Indah teruskan diri nya juga sudah bisa membaca hubungan putera nya dengan Nona kusuma ini pastilah sudah sangat jauh...
"dia orang pertama..." Indah mencoba meneruskan..
"Indah tenangkan diri mu, okey. Tante akan mengurus nya" Nyonya Diane juga tidak mungkin membiarkan Indah sang Nona muda Kusuma di rugikan dalam hal seperti ini, dia tau mungkin saat ini putera nya hanya labil sesaat atau kemungkinan ada yang berusaha mengadu domba antara hubungam Putera nya dan Nona kusuma. dalam pemikiran Nyonya Diane, Wilson Wijaya Santoso dan indah Kusuma pasangan yang saling mencintai satu sama lain pastilah memiliki orang-orang jahat di sekitar yang berusaha memisahkan dua orang ini.
"Tante akan membujuk Wilson, kau tenang saja. ini tidak akan berlangsung lama. percayalah pada Tante, semua akan kembali baik-baik saja seperti semula, oke" begitulah yang di katakan Nyonya Diane saat ini dengan penuh keyakinan yang berkisar seratus persen, karena bagi nya tidak mungkin seseorang yang begitu mencintai dan berusaha setia hampir mempertaruhkan separuh hidup nya harus berubah secepat ini, sungguh sangat tidak masuk akal.
yang Nyonya Diane fikir kan,putera nya Wilson hanya marah sebentar saja, sedang marah besar kira-kira begitu, orang yang sedang marah sebesar apa pun nanti lama-lama juga akan hilang jika sudah mereda, dan saat mereda semua akan kembali seperti semula, kembali keposisi awal nya lagi, jadi tidak ada yang perlu di kuatir kan dengan sangat terlalu.
"Tante janji" Indah masih mengisak
__ADS_1
"ya...sayang, Tante janji" Nyonya Diane menjawab dengan mantap
di balik telepon Indah Kusuma tersenyum lega, ada kebahagiaan di binar mata bulat cantik nya, dia tahu Wilson Wijaya Santoso, sosok yang dingin dan kaku,sekerasa batu itu akan tetap melumer pada Nyonya Diane Ibunda nya, jadi ia bisa tenang.
Indah Kusuma ini jika di fikir-fikir licik nya teramat parah, padahal dia tahu sendiri siapa yang menggauli nya kali pertama, jelas-jelas bukan Wilson tapi dia dengan bangga dan percaya diri menipu Nyonya Diane bahwa Wilson lah orang yang harus bertanggung jawab karena menjadi orang yang pertama.
Oh Tuhan sungguh bukan Wilson, mengapa gadis cantik ini tidak takut berlaku curang dan licik sepanjang hidup nya...?
Wilson melajukan mobil nya dan setelah beberapa jauh dia berhenti dan menepi dengan perlahan, mengambil ponsel nya mengklik layar dan menelepon nomor kontak Fiona di ponsel nya.
sejak tadi pagi menelepon tapi Fiona seperti tidak mengangkat nya, lalu ponsel itu mati dan tak tersambung. lalu sekarang ia ingin mencoba menghubungi lagi tapi belum juga ada sambutan bahkan nada tut sekali pun, yang terdengar hanya lah sambutan operator yang membuat nya bosan, dengan nada dan kalimat begitu dan itu itu lagi, membuat nya hampir mati karena kesal!
sekali Lagi mencoba menelepon ponsel Fiona yang di tuju sekarang lagi-lagi tidak aktif ! melempar Ponsel sembarang ke jok di samping nya, dan memukul setir kemudi dengan geram dan kesal dengan telapak tangan nya yang besar, lebih tepat nya penuh penyesalan yang dalam
Wilson sebetul nya entah untuk apa menghubungi Fiona, jika pun panggilan itu tersambung sama sekali tidak ada yang bisa mereka katakan, antara mereka berdua bagaimana pun sudah tidak ada yang perlu di bahas lagi...tapi entah apa yang ada di otak nya hingga dengan nekat menghubungi nomor Fiona. berharap mantan istri nya itu mengangkat dan bersuara sebentar saja walau sekedar say halo, diri nya Wilson bahkan dengan lapang dada dan bahagia walau pun nanti nya mantan istri di seberang sana menerima panggilan telepon nya dengan nada yang marah-marah dan tak suka
Wilson benar-benar sudah gila dan sangat jauh dari kata Waras, bagiamana bisa? ia dengan sukarela di marahi Fiona? what? apakah ini seperti halusinasi? kita tau sendiri selama pernikahan nya ia selalu ingin Fiona ada di bawah pengaruh nya dan dia yang memegang kendali dan kuasa penuh, Lalu mengapa sekarang jadi berubah? apa kah ada sesuatu yang merubah nya?jawaban nya ada, ini adalah wujud penyesalan, dia dengan tidak sengaja melepas kan cinta di hati nya, melepaskan separuh nafas di hidup nya, sekarang ia seakan hilang arah...
__ADS_1
Wilson terlambat menyadari siapa nafas hidup dan cinta di hati nya, ini konyol. pria dengan IQ jenius dalam segala bidang kadang kala memiliki kelemahan, tolol dalam menyadari perasaan dan rasa cinta nya nya sendiri...sangat kasihan memang.