
saat Wilson terlibat perbincangan dengan Nyonya Diane perihal jati diri siapa itu Fiona sesungguh nya, Indah kebetulan tiba dan mendengar semua nya dari satu sisi, tapi dia pura-pura tak mendengar, dengan tak tau malu terus bergabung dengan pasangan ibu dan anak ini...
"Tante,,, Wilson, kalian masih di sini? ayo kita segera pergi, ini sudah sangat siang" Indah dengan berparas manis berkata, bagi nya pura-pura tidak tahu adalah yang terbaik untuk saat ini. diri nya tentu sudah tahu siapa Fiona sejak awal dari mulut AL ghazaly sendiri kala itu, tapi dengan egois nya ia takut mengatakan semua kebenaran ini pada banyak orang, jadi jika diri nya tau-tau nyambung pada cerita ini tentu nya ini akan menjadi pertanyaan bukan? Indah Kusuma belum siap menjadi sosok tidak baik di mata keluarga Wijaya Santoso, ia harus sempurna pada keluarga yang akan dia masuki sebagai anggota keluarga ini. keluarga yang ia klaim akan menjadi status masa depan nya ini.
Nyonya Diane yang merasa ia juga sudah kehabisan kata-kata akan pembahasan Fiona, mulai merasa kalau kedatangan Indah sangat tepat. tadi Nyonya Diane saat mengatai Indah dengan embel-embel status Miskin wanita itu di mata nya, begitu banyak topik dan pembahasan untuk menghina dan mengejek sang wanita mantan menantu tak di anggap itu tapi...saat tiba-tiba kenyataan nya status wanita itu berubah drastis 180 derajat dari si miskin menjadi yang begitu Mulia, ia mulai tak tau harus berkata apa, tentu saja kedatangan Indah adalah termasuk menolong nya
"oh, Indah...maaf membuat mu menunggu" ekspresi nya langsung tersenyum manis "hari ini seperti nya makan siang kita batalkan, Wilson harus melakukan banyak pekerjaan" ujar Nyonya Diane dengan raut ceria , topeng dan munafik. mendengar hal itu Indah seperti menunjukkan raut seolah kecewa... "yah walau sebetul nya ini tidak asik tapi bukan kah pekerjaan lebih penting" kata Indah merespon sok bijak, sama cocok nya pasangan wanita ini sama-sama munafik ! penuh topeng...
"bagaimana kalau kita makan di kafetaria biasa" usul Nyonya Diane, kelihatan nya ini adalah usaha nya untuk melarikan diri dari situasi saat ini
"ide bagus" jawab Indah, lalu belum sempat Indah berkata lagi, tangan nya sudah di tarik Nyonya Diane cepat-cepat meninggal kan sosok putera nya itu
__ADS_1
"putera ku, Wilson pergi lah selesaikan tugas dengan baik..." kata Nyonya Diane menoleh sebelum pergi dengan senyuman manis nya
Wilson hanya tersenyum dan mengangguk sopan, dan begitu terlihat patuh..., sosok Nyonya Diane pun dengan cepat meninggalkan area...menggandeng Indah dengan cepat, bahkan Gadis bernama Indah itu belum sempat pamit bermanja-manja pada Wilson...
Wilson membuka kunci layar ponsel nya, di sana terlihat wajah cantik Fiona sebagai wallpaper ponsel, entah sejak kapan ia mengganti nya..., Wilson mengeluh, merintih di dalam hati, mengapa sosok ini menjadi begitu sangat berharga, mengapa ia terlambat menyadari betapa penting Fiona bagi nya?
Wilson melakukan tujuan awal nya membuka ponsel yaitu menelepon Anya sekretaris perihal handle proyek di perbatasan daerah kota A, beberapa saat mereka terlibat perbincangan serius, Lalu beberapa saat setelah nya menutup ponsel dan berjalan ke arah Danu untuk selanjut nya segera melakukan pertemuan klien.
mau tau dari mana Wilson mendapatkan foto cantik Fiona itu? waktu ia sibuk mencari keberadaan Fiona saat menghilang beberapa waktu yang lalu, membuka-buka sosial media nya kala itu ia men save salah satu Foto Fiona yang angle nya nampak ia sukai.
***
__ADS_1
beberapa Mobil mewah itu berjajar memasuki pekarangan kediaman Elvano, dan setelah berhenti asisten membukakan pintu kepada sosok AL ghazaly dan Fiona, sosok Fiona adalah Victoria saat ini, para pelayan dan beberapa penjaga berdiri dan memberikan penghormatan pada Victoria Elvano, Nona Muda mereka yang baru tiba, lebih tepat nya baru kembali lagi ke tempat yang seharus nya setelah sekian lama
"selamat datang kembali Nona Muda Victoria" sapa Tuan Lexus, Fiona memandang Tuan Lexus dengan senyuman ramah seperti biasa. masih ingat Tuan Lexus? dia adalah orang kepercayaan Tetua akbar, Tuan Lexus tangan kanan Tetua Akbar yang berharga.
sejak Nona Muda Victoria ini kembali lagi beberapa pekan lalu, Tuan Lexus sangat merasakan penyesalan, terlalu sibuk menyembunyikan keberadaan Tuan Muda AL ghazaly Elvano yang sekarat...ia sampai melupakan sosok Victoria. saat itu ia hanya tak membawa Victoria takut akan menimbulkan kecurigaan dari Nerra jika membawa pergi serta semua orang. ia juga mengira jika Tetua Akbar dan AL ghazaly tak lepas dari kekejaman dan kelicikan Nerra maka Victoria akan tidak apa-apa, karena walau bagaimana pun Nerra adalah ibu walau ibu tiri, ia tak mungkin menyakiti Victoria. sejauh ini yang Tuan Lexus tau bahwa Nerra selalu membawa Victoria bersama nya mau sesulit apa pun itu, hingga sampai mereka berakhir bertemu dengan Tetua Akbar Elvano. jadi Saat membawa lari Tuan Muda Elvano, Sebagai Tuan Lexus merasa tidak khawatir dengan kondisi Victoria, namun siapa lah yang menyangka kalau ternyata Victoria Anak nya juga tidak luput dari kerakusan, kelicikan dan kekejaman nya, Nerra benar-benar Licik yang tak terbatas..., jika Tuan Lexus tau akan jadi seperti itu, tidak peduli bagiamana Nerra menanggapi, ia akan terus membawa Nona Muda Victoria ini, jika pun tidak ia akan mengerahkan orang-orang untuk terus menjaga sang Nona Muda tersebut...dan tentu nya Nona Muda Victoria tak perlu sampai berurusan dengan rumah bordil lalu berakhir di keluarga Wijaya Santoso.
yah, walau hitungan nya Nona Muda masih beruntung tapi dalam hal ini Tuan Lexus tetap ada banyak penyesalan yang besar.
saat semua penjaga dan pelayan kembali ke tempat masing- masing, begitu juga Tuan Lexus dan para asisten pribadi.., AL ghazaly dan Fiona berada di ruang keluarga besar itu hanya berdua. Fiona menatap sekeliling ruangan dengan penuh kehangatan, akhir nya ia kembali ke tempat ternyaman nya setelah rumah Aditama masa kecil nya.
bagi Fiona kediaman Elvano adalah tempat yang nyaman, bukan hanya karena fasilitas yang sangat berlebihan tapi lebih kepada ketenangan tanpa ada gangguan di dalam hidup nya saat berada di bawah naungan Elvano ini..., ia bisa mengukir segala Inspirasi dengan tenang dan sangat nyaman dan damai selesa.
__ADS_1
AL ghazaly menatap Fiona dari belakang, wanita ini dengan rambut panjang nya semakin cantik dan tampak dewasa, AL ghazaly memeluk pinggang Fiona dari belakang cukup dengan satu tangan kokoh sudah bisa melingkar di pinggang ramping milik Fiona, wanita cantik ini menoleh ke arah si pemeluk...,lalu balas memeluk kedua sisi pinggang kokoh seksih milik AL ghazaly dengan kedua tangan nya dengan jari-jari yang masing-masing bertemu dan saling menyatu., mendongak menatap ke arah sosok AL ghazaly yang lebih tinggi 20 cm dari nya. tinggi badan AL ghazaly tentu lah sama dengan tinggi badan Wilson wijaya Santoso...
"selamat datang kembali...bidadari ku" AL ghazaly memberikan ke--cu-pan lembut pada kening menawan milik Fiona,,,