
seharus nya bukan kah ini yang Wilson ingin kan? tapi dia tidak bisa mengambil kesempatan seperti ini, jadi Wilson buru-buru melepas kan tautan bibir mereka.
Fiona merasa ia akan gila, tapi hanya dengan menempel kan tubuh nya pada pria lah rasa panas dan terbakar nya itu terasa mereda.
apalagi sejak di bawa Dirly tadi, Fiona sudah merasa dalam kepasrahan walau ia masih bisa menahan diri untuk bertindak agresif, tapi saat berada di dekat Wislon, suhu tubuh pria ini,suara nya bahkan aroma tubuh yang bercampur dengan parfum khas nya membuat Fiona tak bisa bertahan lagi. Fiona pun merasa aneh dan tak mengerti dengan reaksi diri dan tubuh nya pada Wilson.
Fiona merasakan tautan bibir nya dan Wilson terlepas,ia seakan merasa kesal dengan cepat melorot atasan nya sendiri hingga..
Sret...
Wilson kaget dengan tindakan spontan itu, terperangah melihat tubuh bagian atas Fiona saat ini hanya tinggal b-raa saja, hingga tampilan gu ndukan itu benar-benar terpampang sempurna.Wilson kesusahan menelan saliva nya sendiri.
sungguh aneh padahal ini bukan kali pertama ia melihat tubuh mantan istri nya ini, tapi entah mengapa tetap saja Wilson kewalahan di buat nya
"Fiona.." Wilson buru-buru menarik badcover untuk menutupi tubuh Fiona, tapi dengan cepat Fiona menepis nya
"aku kepanasan,,, Wil-son...tolong ah..." rin tih Fiona
Wilson merasa merinding, bagian milik Wilson di bawah sana mulai terasa menegang..., kalau saja ia tak memikirkan resiko setelah nya maka benar-benar sudah ia serang Fiona saat ini juga. apalagi memang hanya itu lah cara satu-satu nya Wilson menolong Fiona, dengan cara melakukan adegan ranjang.
memang nya orang bodoh mana yang tidak mau melakukan adegan ranjang dengan orang yang di cintai nya? tapi di posisi ini Wilson harus bisa menahan nya..seingin apa pun ia dengan Fiona tapi Wilson tak mau se baji ngan Dirly Bintara Santoso.
"Fiona jangan begini, oke..." Wilson berusaha menutupi tubuh Fiona dengan badcover tapi Fiona juga malah berisi keras terus berusaha melepas nya lagi dan lagi
__ADS_1
**** !!! kesal Wilson di dalam hati nya, apa yang harus ia lakukan? ia sama sekali tak punya obat penawar untuk Fiona saat ini. Wilson bukan lah Dirly yang menjadi kan serbuk-serbuk s!-alan itu sebagai bagian dari kebutuhan hidup.
"Wilson aku haus..." kata Fiona parau..
"oke..., kau mau minum aku ambilkan, tapi jangan macam-macam" ujar Wilson sembari terus berusaha menutupi badcover ke tubuh Fiona yang tak bisa diam sejak tadi itu
Wilson bangkit dari ranjang, Fiona masih menggeliat-geliat kan tubuh tak karuan menciptakan sensasi yang e-ro tis...
Wilson bisa gila lama-lama begini, ia buru-buru berbalik dan menuju nakas di sudut kamar..di sana ada beberapa botol air mineral yang belum di buka, Wilson mengambil nya satu
namun saat Wilson berbalik, mata nya melotot terkejut melihat pemandangan seorang Fiona yang sudah turun dari ranjang dan dengan se-ksih nya berdiri membelakangi seraya membuka skinny jeans nya sendiri...
saat Fiona berbalik dengan hanya mengenakan b-raa dan c-d yang tersisa di tubuh mulus nya,Wilson terpaku...air botol mineral terlepas dari tangan Wilson begitu saja.
Wilson sudah tidak punya cara lain lagi.. ia membawa Fiona masuk ke kamar mandi dan meletakkan tubuh Fiona yang sudah setengah polos itu ke dalam bathub,, menyalakan shower...
hanya ini lah cara nya menghilang kan efek serbuk perang-saang tersebut, dengan air dingin..., saat Wilson menyiram kan sedikit air dingin dari shower ke tubuh Fiona, wanita itu terlihat meringkuk tak tahan karena bagaimana pun ini sudah larut malam.
melihat Fiona seperti itu Wilson tidak tega, jadi Wilson cepat-cepat membuka kancing kemeja nya sendiri,dan melepas kan kemeja tersebut kemudian melempar nya ke sembarang tempat.
Wilson melepas kan Shower di tangan nya meletak kan shower tersebut pada tempat awal nya, dan menyalakan shower besar di atas hingga menghasilkan air yang mengguyur seperti hujan ke dalam bathub.
Fiona yang menerima cipratan air yang jatuh dari atas membasahi tubuh nya ,reflek meringkuk kan tubuh nya. Wilson yang sekarang sudah te lan-jang dada dan hanya mengenakan celana panjang jeans hitam kasual nya saja. celana panjang jeans hitam yang sejak awal mambalut kaki proporsional nya dengan sempurna.
__ADS_1
Wilson masuk ke dalam bathub, duduk tepat di belakang Fiona, dia tak tega melihat Fiona kedinginan terlalu berat di malam larut begini.
Wilson memeluk seluruh tubuh Fiona dari belakang berusaha menyalurkan kehangatan tubuh nya ke pada Fiona. Fiona yang awal nya meringkuk tiba-tiba merasakan tubuh bidang kuat dan hangat di belakang tubuh nya, memeluk nya erat...Fiona pasrah memejam kan mata seraya membiar kan air yang terus masuk ke dalam seluruh pori-pori nya...
💙💙💙
entah sampai pukul berapa Wilson menemani Fiona di bawah guyuran air dingin, sampai efek obat tersebut benar-benar hilang dari tubuh Fiona...
Fiona seperti orang kelelahan saat Wilson mengangkat nya dari bathub dan mematikan kran shower..
kemudian Wilson mengganti pakaian dalam Fiona yang sudah basah dengan yang lain..., tidak sulit bagi Wilson karena bagaimana pun seluruh pakaian Fiona yang ada di Evenil Garden masih utuh sama sekali tidak pernah di singkirkan Wilson secuil pun. yang sulit bagi Wilson adalah menahan diri dari godaan saat melucuti habis pakaian Fiona... dan di saat wanita itu benar-benar dengan tampilan polos di hadapan nya...
setelah mengganti seluruh pakaian Fiona dan diri nya sendiri juga, Wilson melihat Fiona sudah terlelap dalam mimpi nya..kasihan sekali pasti tadi itu Fiona merasa sangat amat tersiksa.
Wilson mengelus pucuk kepala Fiona, wanita itu benar-benar kelelahan sekarang...Wilson menutupi tubuh Fiona dengan badcover sampai yang tersisa hanya kepala Fiona saja.
Wilson secara naluriah mengecup dalam pucuk kepala Fiona, ia menghela nafas lega...
tidak bisa ia bayangkan tadi saat mencari kemana Fiona di bawa, Wilson sudah berpikiran yang macam-macam...ia tak bisa membiarkan Fiona di sentuh siapa pun apalagi secara paksaan.
hanya Wilson yang bisa merasakan bagaimana tadi ia begitu panik berlari menyusul Fiona dengan sangat ketakutan dan kekhawatiran yang teramat sangat...
semakin kesini semakin Wilson sadari, ia benar-benar merasa tak ada arti kalau tidak ada sosok Fiona di dalam hidup nya.
__ADS_1