
Fiona membuka sedikit mulut nya namun tidak ada kata yang keluar, pria di hadapan nya tidak ada yang berubah masih tetap elegant dan menawan, tapi ekspresi itu lebih kepada kalem tidak se cerewet saat berhadapan dengan diri nya di hari-hari biasa nya.
"...kau" hanya itu yang keluar dari mulut Fiona
tidak ada jawaban dari Wilson hanya tatapan anggun itu seperti tembus ke tengah-tengah dada Fiona
"aku sedang tidak bisa menerima tamu, harus segera pergi. jika ada keperluan bisakah kembali lagi nanti?" Fiona berusaha bersikap sopan pada tamu
"bisa kita bicara sebentar" kata Wilson, setelah memikirkan kata-kata apa yang harus di katakan pada wanita di hadapan nya ini ujung-ujung nya hanya kalimat itu saja yang bisa keluar
Fiona menggigit bibir nya pelan, seharus nya memang masih ada waktu sebentar sebelum pelatihan berlangsung namun Fiona merasa tak ada hal penting yang perlu lagi mereka bicarakan
"apakah sangat penting?" akhir nya Fiona tetap coba bertanya juga
"ya..." jawab Wilson lirih
"apakah sangat mendesak..." tanya Fiona lagi, sebetul nya dia enggan harus membahas apa pun itu dengan manusia bernama Wilson Wijaya Santoso ini...
__ADS_1
"..ya..." jawab Wilson lagi hampir tak terdengar, Fiona menimbang-nimbang, walau sangat malas tapi ia masih sedikit memutar otak nya memberi kan waktu atau tidak mau hingga jadi nya mencari-cari alasan untuk menghindar, tapi di saat ia sedang fokus berfikir, Wilson berkata... "aku secara khusus terbang kemari hanya untuk bertemu dengan mu" kata Wilson lagi, ada sebuah pengharapan di sana agar Fiona bisa mentolerir apa yang harus di lakukan selanjut nya.
Fiona seperti mendengar sebuah lelucon yang sangat konyol, terbang kemari menemui nya? hah? hal aneh apa lagi ini? apakah ini seperti salah satu keajaiban dunia??? Fiona sedikit curiga, apa lagi yang hendak di rencana kan makhluk satu ini...?
"mari bicara, bisa kah berikan aku waktu sebentar saja" kata Wilson lagi dengan lembut seperti berkata dengan seorang yang sangat mulia dan beharga...
walau Fiona menyadari tak ada lagi yang harus di bicarakan tapi ia cukup lah berprikemanusiaan mengingat pria ini datang jauh-jauh dari tanah air menuju luar negara seperti sekarang ini, mungkin memang pembicaraan yang tidak penting bagi Fiona, namun bisa saja sangat penting bagi Wilson...jadi ia hanya perlu bertoleransi sebentar saja..."masuklah" dengan sedikit enggan Fiona mempersilahkan Wilson untuk masuk ke apartement nya, memiringkan tubuh nya sedikit di depan pintu agar pria ini bisa punya jalan untuk masuk...
tubuh jangkung anggun itu masuk, aroma tubuh nya yang begitu familiar sudah sangat Fiona kenali menyapa penciuman Fiona dengan sangat lembut dan seakan mendayu...
"silahkan..."Fiona mempersilahkan Wilson duduk di sofa bergaya japan tersebut, setelah Wilson duduk diri nya pun juga ikut duduk..,mereka saling bersebrangan meja, tidak ada kata yang keluar awal nya..., jadi Fiona berkata..."aku tidak punya banyak waktu, bisakah..." seperti nya Fiona berusaha mencecar Wilson agar cepat, Pria ini mengerti Fiona sebetul nya sangat enggan dengan kedatangan nya ini
"aku..." Wilson seharus nya masih memikirkan kata, bukan sengaja mengulur waktu tapi karena Fiona mencecar nya akhir nya berkata dengan mengejut kan
"bisakah kau memaafkan ku,Fiona?" lirih Wilson, suasana lumayan sepi hanya bunyi pendingin ruangan saja yang terdengar...
"aku sudah melupakan masa lalu, jadi jangan di fikir kan" Fiona tersenyum memaksa
__ADS_1
melupakan masa lalu? melupakan diri nya? Fiona mana boleh ! seharus nya ini lah yang ada dalam hati dan fikiran Wilson, pria berwajah Asia, china campuran amerika ini menahan kekecewaan dan ketidak setujuan di dalam diri nya, secara Fiona boleh melupakan masa lalu yang buruk tentang nya,bahkan ia pun ingin menghapus nya tapi Fiona mana boleh melupakan semua masa lalu yang arti nya juga melupakan sosok diri nya, Fiona mana boleh...?
berbicara wajah Wilson secara garis leluhur keluarga dia memang keturunan Asia, ayah nya Virgha dan seluruh keturunan Santoso adalah orang keturunan china, jika saja Dirly Bintara Santoso memiliki wajah kebulean maka itu adalah warisan dari Ayah Dirly yang merupakan Adipati Bintara yang memilki darah indo Belanda, namun Wilson...? bahkan seluruh anak Cucu Santoso yang lain nya memiliki wajah asia yang kental..dan Wilson adalah kepemilikan wajah yang patut di pertanyakan, ia seakan memiliki campuran antara China amerika yang di mana Virga Wijaya Santoso Ayah nya berwajah Asia begitu juga Diane ibunda nya adalah keturunan asli orang China juga...
lalu di mana Wilson mendapatkan sedikit ke amerikaannya itu? ini masih menjadi tanya, awal nya berfikir ini adalah keberuntungan tapi...tidak ! makin dewasa wajah nya terlihat makin berbeda dari keluarga Santoso yang lain nya. hanya perawakan nya saja yang sepintas seperti Virgha ayah nya...
jika terkadang Fiona sering menyebutkan malah Wilson lebih mirip kepada AL ghazaly itu benar ada nya tapi wajah AL ghazaly memang memiliki keturunan antara china dan Kanada. Tetua Akbar adalah orang china tapi ibu nya istri Tetua Akbar dulu adalah orang asli kanada. Tetua Akbar adalah orang china asli yang lahir di kanada karena orangtua nya tinggal di sana... ia bertemu Istri nya, ibu AL ghazaly itu di Kanada juga...
jadi jika wajah AL ghazaly campuran seperti itu maka tidak ada yang patut di pertanyakan, namun Wilson? entah lah....tapi dia adalah putera pewaris Santoso yang asli, dia adalah putera asli Virgha Wijaya Santoso...secara keseluruhan DNA mereka tidak perlu di bicarakan lagi 99,99 persen adalah sama artinya tidak ada di sini yang pada akhir nya Wilson bukan keturunan Wijaya Santoso yang resmi, Wilson adalah keturunan resmi Wijaya Santoso, putera kandung Virgha Wijaya Santoso, sama sekali tak ada keraguan...
"anggap aku sudah memaafkan..." Fiona terlihat tak mau harus memperpanjang..."apa hanya itu yang ingin di katakan, apakah ada yang lain...?" tanya Fiona lagi dengan datar...
Wilson seperti tidak puas "masih ada.." kata nya
"katakan..." ujar Fiona cepat
"bisakah kita kembali lagi? aku menyesal...aku ingin memperbaiki semua nya tentang kita" kata Wilson langsung ke poros nya, ia tak mau kedatangan nya sia-sia hanya karena kehabisan waktu untuk berbicara, takut waktu nya yang di batasi Fiona ini keburu habis nanti nya....
__ADS_1
mendengar penuturan Wilson barusan, Fiona mengerutkan kedua alis cantik nya...."apa..?" respon nya heran...