
Nyonya Diane mulai marah-marah dan menjadi kan Ziviliya sebagai samsak kemarahan nya. Nyonya Diane merasa nasib nya benar-benar buruk ibarat nya sudah jatuh tertimpa tangga, misal kan lagi yang di pegang terlepas yang di kejar...malah tak berguna.
dia sudah membuat diri nya kehilangan menantu yang hebat, karena terburu-buru membuang nya tapi malah sekarang menantu yang di elu-elukan nya yang di anggap nya terbaik adalah sosok yang benar-benar tidak pantas masuk ke dalam lingkaran nya. walau selama ini ia mengetahui bahwa Indah Kusuma adalah anak angkat dari keluarga Kusuma,ia tetap menerima nya. bagaimana pun sejak Indah Kusuma itu kecil Nyonya Diane pun sudah mengetahui seperti hal nya orang banyak. itu bukan lah berita yang rahasia lagi. hanya saja yang kita tahu berita yang tersiar adalah Indah Kusuma anak seorang aktris namun kenyataan nya Indah Kusuma adalah anak dari seorang kupu-kupu malam.
kita sudah tau sejak awal, tidak ada yang tahu kecuali keluarga Kusuma sendiri dan Indah Kusuma membuat nya seakan bukan seperti itu. satu-satu nya yang mengetahui adalah AL ghazaly waktu itu. dalam jaringan nya mencari latar belakang orang yang menggangu Victoria adik nya kala itu,dan itu adalah berita yang di dapat oleh orang nya. Indah Kusuma adalah anak seorang pela--cur...
bukan hal mudah bagi keluarga Elvano menekan keluarga Kusuma,karena bagaimana pun itu hal mengejutkan bagi Tuan Besar Kusuma yang tidak pernah terlibat dengan keluarga besar Elvano. bagi nya membuka hal tentang asal usul puteri bungsu nya adalah lebih baik dari pada menyinggung keluarga Besar Elvano. bagi Tuan Besar Kusuma posisi nya lebih penting untuk di pertahan kan.
baru-baru ini juga Nyonya Diane datang dan menanyakan perihal orangtua kandung Indah Kusuma, karena setelah ia di tipu oleh gadis itu ia merasa setiap kata-kata Indah Kusuma selama ini perlu di cari lagi kejelasan nya. awal nya Tuan Besar Kusuma tidak berminat membuka rahasia puteri nya pada lain orang lagi. tapi mengingat kalau Nyonya Diane berkata ia akan menjadi menantu keluarga Wijaya Santoso jadi harus tau asal usul yang sesungguh nya, mau tidak mau Tuan Besar Kusuma pun membuka rahasia nya, dia pikir tidak ada yang salah. karena dari yang Tuan Besar Kusuma lihat selama ini Nyonya Diane begitu menyayangi Indah Kusuma, puteri nya itu.
Nyonya Diane sudah menyayangi dan memperhatikan Indah Kusuma sedari kecil dan puteri Kusuma itu telah tumbuh bersama Putera Nyonya Diane Wilson Wijaya Santoso secara bersama-sama. setelah di fikir matang tak ada yang harus di sembunyikan lagi.
ternyata itu mengejutkan bagi Nyonya Diane, ia yang begitu mulia mana mungkin menerima anak seorang pe-lacur menjadi bagian dari putera nya yang berharga. tidak akan pernah! di tambah lagi gadis bernama Indah Kusuma itu selama ini ternyata menipu nya hidup-hidup tanpa celah.begitu sangat lihay sebagai penipu ulung.
bagaimana Nyonya Diane bisa menerima diri nya di tipu seorang gadis yang di sayangi nya sejak kecil, benar-benar seorang gadis kurang ajar dan tidak memiliki etika yang baik, Nyonya Kusuma merasa hal yang tak mungkin bila dia harus memaafkan Indah Kusuma ia tak akan memaafkan gadis itu.
__ADS_1
"semua ini gara-gara kau Ziviliya..." kesal nya dengan setengah berteriak di salah satu ruangan kediaman Elvano yang super besar itu, hingga suara nya lumayan menimbulkan gema.
Ziviliya tak habis fikir, sejak dulu kakak ipar nya ini selalu menjadikan orang lain sebagai sasaran kesalahan nya, menyalahkan orang adalah kemampuan hebat nya. dia sendiri yang melepaskan Fiona dan memilih Indah Kusuma tapi ia menyalahkan orang lain atas keteledoran nya.sikap macam apa itu?
"mengapa kau malah menyalah kan ku atas semua tindakan mu sendiri?" Balas tante Ziviliya yang tak tahan dengan amukan Nyonya Diane
"ya, kau membuat ku pusing... jika saja sejak awal kau tidak mengambil hak penuh atas kepengurusan Putera ku Wilson Wijaya Santoso..maka ini tidak akan terjadi" kata nya, Nyonya Diane benar-benar tidak nyambung...ini adalah masalah lain lagi yang tidak ada hubungan dengan hal yang menimpa nya akhir-akhir ini. namun malah Nyonya Diane menjadi kan alasan untuk nya memprotes Tante Ziviliya hari ini
"kali ini apa lagi maksud mu" sepintar apa pun Tante Ziviliya melihat kelakuan Nyonya Diane kali ini membuat nya tak mengerti, kakak ipar nya ini memang benar-benar gila. bagi Ziviliya pilihan kedua orang tua nya memang tidak bagus. wanita ini adalah wanita pilihan dari Tuan besar dan Nyonya Besar Santoso. dulu Nyonya Besar Santoso sangat menyukai sikap mulia nan berkelas nya yang tak tergoyah begitu elegant. lalu sangat lah smart dan juga cantik, dan juga sangat memiliki keterempilan yang baik. namun ternyata perangai nya seperti manusia penghuni rumah sakit jiwa saja.
"semua karena kau, kau begitu sok memiliki hanya karena Virgha kakak mu itu memberikan hak kepengurusan Wilson pada mu, menitip kan putera ku itu pada mu, hingga kau menyanggupi secara penuh. tapi bukan berarti kau berhak secara penuh, tidak !!! dia tetap putera ku! Wilson Wijaya Santoso adalah putera ku yang berharga !! bukan milik mu, tapi milikku !!" teriak Nyonya Diane, dari kata-kata nya terdengar kalau dia menyalahkan Ziviliya sekaligus Virgha mendiang suami nya juga.
saat ini para pelayan benar-benar sudah mundur dari ruangan tersebut, hanya tersisa mereka berdua saja, hanya lah Nyonya Diane dan Tante Ziviliya saja..
"apa mau mu?" Tante Ziviliya sebetul nya sudah terpancing, tapi ia masih bisa menekan intonasi suara nya tanpa harus berteriak seperti Nyonya Diane
__ADS_1
"mau ku kau itu tahu diri ! sejak dulu kau selalu semau nya mengatur Wilson Wijaya Santoso putera ku. aku yang ibu kandung nya tidak pernah kau berikan hak berbicara, kau benar-benar keterlaluan...bagaimana pun aku lah ibu kandung nya, kau bukan ! kau hanya lah bibi nya ! kau tak ada hak Ziviliya ! aku yang berhak..! AKU !!!" Nyonya Diane semakin menggila, seakan-akan ia ingin membunuh dan mencekik Ziviliya saat itu juga
"aku lebih berhak dari pada kau ! yang tidak berhak itu adalah kau" geram Zivilya menatap Diane sinis
"apa?" Nyonya Diane tak percaya dengan pendengaran nya, Ziviliya seakan tak tau diri. bagaimana bisa mengatakan hal seperti ini pada nya yang nyata-nyata adalah ibu kandung Wilson?
"hahaaaha...." Nyonya Diane tertawa terbahak membahana, air mata nya sampai ikut keluar
"kau lucu Ziviliya" cibir nya "Wilson putera ku, putera kandung ku...lalu kau begitu percaya diri mengatakan aku tidak berhak...? kau bodoh atau apa????" Nyonya Ziviliya terkekeh sambil mengisak tangis...
"maaf kakak ipar...seperti nya kau harus tau sekarang" sahut Zivilya
"kau...bukan lah ibu Kandung Wilson..!" ujar Zivilya secara mengejutkan !
"Wilson bukan putera mu.."
__ADS_1