KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 113


__ADS_3

"apa maksud mu?" lagi-lagi Nyonya Diane mengerutkan dahi.. kejutan apa lagi ini...


Indah kusuma yang sedari tadi duduk manis juga mulai penasaran dengan apa maksud dari Tante Ziviliya ini.


"oh..kau memang pandai memberi kejutan" kata Nyonya Diane sinis menatap Tante Ziviliya...


"kau dan Virgha saudara mu itu, sama-sama sang pemberi kejutan yang hebat hahaaahaa" tawa Nyonya Diane dengan setengah gila dan putus asa.


Tante Ziviliya hanya tersenyum tenang di sudut bibir nya balas menatap ke arah Nyonya Diane yang sedang terlihat kacau dan frustasi itu


Nyonya Diane kembali mencibir Tante Ziviliya, kata nya "Ziviliya...kau dan saudara mu sama-sama kejam, kau bahkan membantu nya menutupi kebohongan nya punya istri lain selain aku? kau kejam..., saudara mu Virgha memang pantas sakit parah dan mati cepat " kata Nyonya Diane mengutuk mendiang suami nya dengan begitu sangat sadis


mendengar itu Ziviliya yang biasa nya selalu tenang tiba-tiba menggebrak meja dengan sangat kuat. hingga membuat Nyonya Diane dan Indah Kusuma serentak kaget secara bersamaan. seumur-umur baru kali ini mereka melihat Tante Ziviliya begitu marah


"kau tak berhak mengutuk saudara ku seperti itu"

__ADS_1


wajah Tante Ziviliya terlihat menyeramkan


"saudari ipar...saat itu terjadi aku juga pernah memiliki rasa kasihan pada mu, tapi aku menyesal telah mengasihani mu , kau tahu...ketika Virgha sakit keras, suami mu itu sakit keras kau sama sekali tidak peduli, kau sibuk keluar dan masuk Luar negeri,kau sibuk dengan kegiatan sosialita mu. istri pertama Virgha yang bahkan tidak di akui keluarga sebagai istri resmi memberanikan diri, membuang ketakutan nya datang ksini kadang kala untuk merawat suami nya, ia kadangkala diam-diam menjaga dan merawat di rumah sakit, tapi kau di mana. kau bahkan hamil...dengan pacar mu di luaran, aku mengerti selama Virgha sakit kau merasa tak mendapatkan apa itu perlindungan seorang pria aku memahami nya sebagai sesama perempuan aku memahami nya,namun bukan kah lebih baik jika kau memang tak tahan kau memilih keluar saja dari keluarga Santoso ketimbang berpacaran dengan pria lain di luaran sana dan status mu masih menantu keluarga Santoso..!! sekarang siapa yang kejam!?" papar Tante Ziviliya panjang lebar


kali ini Nyonya Diane tercekat tidak bisa berkata apa-apa, selama ini ia mengira kelakuan nya saat itu ketika muda tidak ada yang tahu. dia punya pacar di luaran saat Virgha suami nya sakit keras


dan malah yang terjadi saat Virgha sudah tiada, ia terus mempertahan kan status janda nya sebagai menantu keluarga Santoso. ia Diane tak akan melepas status tinggi nya sebagai keluarga Wijaya Santoso yang agung meski harus sampai mati sekalipun.


hanya saja setelah Virgha tiada hubungan nya dengan sang pacar makin jauh dan membuat nya hamil.


Nyonya Diane gemetar, bagaimana bisa ada yang tahu kelakuan nya di masa itu? bukan kah itu sudah lama, mengapa Ziviliya tahu?


"beruntung nya ayah dan Ibu tidak mengetahui nya, yang mengetahui hanya aku dan Willonya saja" kata Ziviliya, yah benar Diane bisa menebak jika Tuan dan Nyonya Besar tau kelakuan nya maka ia pasti sudah lama di usir dari keluarga Santoso yang agung ini.


"kau membuang bayi itu, aku curiga dan sudah mengikuti gerak gerik mu sejak lama, setelah kau pergi aku menolong dan membawa bayi itu...aku membawa nya ke tempat Willonya dan menceritakan semua nya, Willonya tidak tega dan dia siap merawat nya. aku saat itu sudah bersedia memberikan materi untuk kelangsungan puteri yang kau buang itu dan Willonya bersedia memberikan kasih sayang nya" lanjut Ziviliya lagi, mendengar kata demi kata, kalimat demi kalimat membuat Diane merasa makin meng-Gagu

__ADS_1


"sayang nya beberapa bulan setelah nya Willonya meninggal karena sakit tumor otak yang di sembunyikan nya, ia meninggal dan bayi yang di rawat nya yang di kira orang adalah puteri nya di bawa masyarakat sekitar ke panti asuhan. orang sekitar sudah mengenal Willonya sebagai kupu-kupu malam, tidak ada yang tau kalau dia sudah menjadi wanita baik-baik dan menikah dengan sah bersama dengan pria yang bernama Virgha Wijaya Santoso. karena itu saat bayi yang di kira masyarakat sekitar sebagai puteri nya itu di antar ke panti asuhan, dia di anggap sebagai puteri gelap dari seorang pela--cur, lalu saat aku baru kembali ke tanah air dan ingin mengambil bayi itu kembali, bayi itu sudah keburu di angkat oleh orang kaya rekan keluarga Santoso yaitu Tuan Besar dan Nyonya besar Kusuma" setelah kata-kata Ziviliya ini terlontar kan, Baik Diane mau pun Indah kusuma sama-sama terlonjak kaget. mata bulat Indah yang cantik seperti mau keluar dari tempat nya.


"jadi alasan ku membawa Nona Muda Kusuma ini kemari adalah karena dia Indah kusuma adalah puteri yang dulu kau buang.." kata Ziviliya dengan wajah yang kesal menatap ke arah Diane, dalam batin nya bagaimana bisa ada wanita kejam yang membuang bayi nya sendiri demi mempertahan kan kedudukan sebagai Nyonya terhormat


setelah nya tatapan Ziviliya beralih ke pada Indah kusuma yang sudah nampak terlihat shock


"Indah kusuma alasan ku memanggil mu kemari adalah untuk kau mengetahui kalau status pela-cur tak selama nya hina dan status Nyonya Besar tak selama nya terpuji. lihat lah ibu kandung mu Nyonya Diane ini adalah Nyonya Besar yang tega membuang mu ketika masih bayi dan tak berdaya dan Willonya yang mantan pela-cur siap sedia menampung mu sebagai puteri nya" kata Ziviliya seraya menggertakkan gigi nya


Indah Kusuma menatap Nyonya Diane dan Tante Ziviliya secara bergantian...mata bulat nya yang cantik sudah memerah dan berkaca, ia tidak bisa berkata-kata hanya saja keadaan nya terlihat tidak baik-baik saja, wajah nya memucat seperti ingin marah tapi tak bisa tersalur kan sekarang.


"jadi Indah...aku saran kan kau berhenti mengejar Wilson dan terobsesi pada nya,biarkan dia bebas. bukan kah kau sangat anti dengan keturunan seorang pela-cur ! sekarang kau sudah tau kalau Wilson adalah putera dari seorang mantan kupu-kupu malam, jadi berhenti lah mengganggu nya" tekan tante Ziviliya pada Indah kusuma.


setelah menekankan demikian Tante Ziviliya bangkit dari duduk nya dan berkata


"silahkan selesaikan urusan kalian berdua" kata Tante Ziviliya seraya melangkah pergi dari ruangan itu meninggalkan pasangan menantu halu yang sekarang sudah berubah jadi pasangan ibu dan anak kandung itu...

__ADS_1


ini lah yang pernah otor bilang wajah kalau mereka berdua sepintas ada kemiripan


__ADS_2