
"owh sabar lah Tuan Wilson Wijaya Santoso, ini tempat umum" respon Dirly, lalu melirih ke kerah baju nya yang ada dalam genggaman Wilson.
entah mengapa kata-kata Dirly barusan sanggup membuat kepala Wilson sangat panas dan mendidih seketika. apa kata nya? menikmati Fiona se inci demi se inci? enak saja ! batin Wilson kesal.., aku bahkan ingin membunuh pria yang berani memandang Fiona dengan penuh keinginan, apa lagi sampai ingin menikmati nya! hanya dia Wilson saja yang boleh, orang lain cukup bermimpi saja! dalam bermimpi pun jika bisa maka Wilson akan melarang nya.
Wilson bersumpah tak akan pernah membiarkan pria mana pun menikmati Fiona seperti hubungan ranjang yang pernah ia dan Fiona lakukan, tak akan pernah. hubungan dengan Fiona yang seperti itu hanya milik nya seorang saja.
seketika Wilson melepas kerah Dirly dengan kasar, dan detik berikut nya Dirly merapikan kerah jas nya kembali dengan tampang yang terus mengejek Wilson
"bagaimana Fiona bisa tahan, tempramen mu sangat buruk" cibir Dirly dengan senyuman yang tak sopan
"bukan urusan mu" kata Wilson sadis
"tentu saja urusan ku, karena Fiona adalah calon istri ku kan? maka ke depan nya aku yang akan memperlakukan nya dengan sangat lembut, sangat teramat lembut hingga ia mabuk kepayang pada ku..." kata-kata Dirly selalu mengarah ke adegan yang begitu terdengar me-sum
Wilson benar-benar tak sabar, jika memang ini bukan tempat gedung yang ramai maka sudah dari tadi Dirly ia hadiahi bogeman mentah berkali-kali, Wilson benar-benar panas dengan raut Dirly yang penuh bi--ra-hi pada sosok Fiona nya. si--ala-n, umpat Wilson dalam hati.
__ADS_1
"jangan terlalu begitu marah" kata Dirly pada Wilson "bukan kah antara kau dan Fiona sudah bercerai, kalian sudah selesai..! apa yang kau sibukkan hingga harus turut campur saat ada pria lain yang mau mencoba mendekati nya" lagi-lagi kata Dirly merupakan racun, Wilson sakit hati setiap kali saat ia dan Fiona di katakan sudah bercerai tapi ia juga tidak bisa protes karena hal itu memang lah benar ada nya.
Wilson terlihat makin malas dengan kata-kata yang Dirly lontarkan, Wilson menatap Dirly dengan dingin.... "aku dan Fiona memang sudah bercerai, perlu ku tekan kan perceraian ini hanyalah sebuah kesalahan. aku dan Fiona akan tetap kembali lagi...jadi aku tak akan membiarkan pria lain merebut wanita ku, sejak dulu hingga besok dan selama nya Fiona tetap adalah istri ku.." selesai berkata Wilson angkat kaki meninggal kan Dirly yang sedang menampilkan senyuman tanpa beban di wajah tampan milik nya yang yang hawt itu.
"Wilson.."panggil Dirly lagi
"kau hanya masalalu yang tak ingin Fiona ulangi jadi jangan lah bermimpi..., apa yang kau risaukan..? sejak dulu kau tidak pernah mencintai nya..kenapa kau sekarang harus kelabakan begini? sadar lah Wilson, ke depan nya kau tetap tak ada kesempatan lagi " kata Dirly lagi seraya menyeringai
Wilson menghentikan langkah, sedikit menoleh dan melirik sadis juga tajam ke arah Dirly...
"Dirly...mau kau bagaimana pun berusaha mati-matian, dalam segi apa pun aku adalah pemenang dan kau adalah pihak yang kalah..., jadi kali ini juga untuk mendapatkan Fiona..kau siap-siap lah jadi pihak yang kalah lagi..." setelah mengatakan kalimat itu Wilson benar-benar pergi dengan senyuman sinis di sudut bibir nya yang sangat menawan
Dirly pria tampan berwajah agak bule ini hanya bisa menatap kepergian Wilson dengan sangat amat geram "hh, sombong sekali dia" umpat Dirly
"oke kita lihat siapa yang akan mendapatkan Fiona?aku atau kamu?" gumam Dirly kemudian seraya menatap punggung Wilson yang makin menjauh...
__ADS_1
tanpa Wilson dan Dirly sadari tak jauh dari mereka di ujung koridor sesosok tampan menawan bertubuh tinggi tak berada jauh dari tempat mereka berdua beradu argumen, sosok itu dengan hati-hati mendengarkan kata-kata demi kata dan kalimat yang Wislon dan Dirly lontarkan barusan...
Ia Rico Hasben awal nya berniat menyusul Wilson, rasa nya tak puas jika tak meremeh kan satu sama lain dengan Wilson Wijaya Santoso musuh bebuyutan nya ini, tapi belum sempat melakukan keinginan nya malah tanpa sengaja melihat Sosok Pria bernama Dirly Bintara itu menghentikan Wilson yang harus nya merupakan target nya.
Rico Hasen malah tanpa sengaja mendengarkan hal mengejutkan ini, bagaimana bisa? ternyata bukan lah Indah Kusuma itu yang menjadi wanita kesayangan seorang Wilson Wijaya Santoso, tapi Fiona istri nya yang selalu di kabarkan tidak di anggap Wilson sama sekali, ternyata segala isu itu memang hanya melihat lewat jaringan luar saja tanpa tau isi di dalam nya.
hah? Rico Hasben tak percaya bagaimana bisa ia terkecoh, malah sampai tidur dengan Indah Kusuma benar-benar pekerjaan yang sangat sia-sia. jika saja diri nya tau sejak awal tidak akan mau meniduri Indah Kusuma meskipun nona muda itu kategori cantik dan menawan...tapi jika hanya ingin cantik menawan, banyak wanita dan gadis lain yang bisa Rico dapatkan jika hanya ingin berbagi kehangatan semata.
satu-satu nya alasan meniduri si Nona kusuma itu hanyalah satu, ingin Si Wilson Wijaya Santoso rival nya itu berteriak seperti kebakaran Jenggot tapi ternyata apa yang di lakukan nya ini malah sesuatu yang bahkan tak akan membuat si Wilson itu bergeming.
kata lain nya, Rico Hasben merasa diri nya sudah salah sasaran ! sangat mengesalkan sekali bukan?
Rico Hasben menatap sosok Dirly yang juga ikut pergi dari sana dan mulai menjauh, dengan santai sosok yang dengan setelan jas rapi dan sepatu pantovel mengkilat itu melangkah keluar dari balik belokan koridor, dengan senyuman penuh arti...
"jadi wanita kesayangan itu...Fiona ya? Nona Muda Elvano yang menggemparkan media karena baru di temukan kembali oleh si marga Elvano akhir-akhir ini..." batin Rico Hasben...wajah tampan itu mulai menampilkan smirk yang menakut kan
__ADS_1
dia...Rico Hasben adalah satu-satu nya manusia yang sangat suka dengan apa yang paling di sayangi oleh Wilson Wijaya Santoso, maka saat ini sangat gatal hati nya jika sampai tak ikut mengganggu dan juga terlibat dalam permainan yang sangat mengasikkan ini.