
"maaf aku sudah mengecewakan kalian...hingga tontonan menarik nya harus di batal kan" Kata Fiona pada orang-orang di sekeliling...senyuman nya tetap terlihat sangat tenang.
"baik lah berarti tidak harus di putar..., apakah benar tidak apa-apa?" AL ghazaly mencoba meyakin kan Fiona sekali lagi
"koko...,jika orang-orang percaya pada ku maka mereka tak harus menonton nya, namun jika mereka ingin percaya pada Indah kusuma itu sudah menjadi hak dan urusan mereka,bukan?" kata Fiona dengan nada yang terdengar sangat santai.
mendengar jawaban Fiona, dengan satu kali isarat AL ghazaly Elvano meminta penjaga untuk membawa kembali perangkat gadged canggih nya itu keluar gedung pesta besar perjamuan tersebut.
"tapi aku akan tetap memberikan kalian tontonan yang menarik..." kata Fiona seraya tangan nya kode memanggil seorang pramusaji minuman, saat pramusaji sudah di samping nya Fiona segera mengambil satu gelas berisi penuh minumam dan...Fiona mengangkat nya dengan acuh tak acuh ke atas kepala Indah Kusuma
CRUUUUUUKKK...!
__ADS_1
satu gelas air dengan cepat membasahi kepala Indah Kusuma, Semua orang kaget termasuk Indah Kusuma sendiri. Nyonya Diane yang berada di samping Indah Kusuma melotot kan mata dan mengetat kan bibir nya sendiri...menatap dengan perasaan tak percaya...
"...kau" kata Nyonya Diane dengan geram pada Fiona
selesai membasahi kepala Indah Kusuma dengan satu gelas air dengan enjoy nya Fiona kembali meletakkan kembali gelas kosong ke nampan yang ada di tangan pramusaji, lalu pramusaji pun dengan cepat undur diri.
setelah nya, Fiona bersedekap dada seraya menatap Indah kusuma yang kali ini benar-benar terlihat sangat memprihatinkan dengan tampilan yang sudah hampir basah kuyup, jika tadi Indah Kusuma berpura-pura agar terlihat kasihan maka kali ini ia tidak perlu berpura-pura lagi karena diri nya memang sudah terlihat kasihan...
"bukan kah akhir drama yang kau ingin kan adalah aku yang marah karena kau terus mencari gara-gara, lalu aku yang dengan sangat marah nya menyiram kan mu dengan air bukan?" kata Fiona dengan sinis
"ini baru nama nya menyiram yang sebenar nya bukan?" kata Fiona lagi dengan malas...
__ADS_1
Fiona dia sekaligus bisa dengan puas mengguyur Indah Kusuma yang sangat memuakkan nya selama ini, tapi juga bisa sekaligus mengungkap kan kejadian yang sebenar nya...,saat ini walau orang-orang tak bisa secara gamblang mengetahui bahwa ini kesalahan Indah kusuma sendiri namun semua orang hanya cukup menyimpan nya dalam hati, karena setelah Fiona melakukan adegan mengejutkan ini, semua orang di dalam hati masing-masing menebak nya dengan sangat yakin, siapa yang salah dan siapa yang benar..., tentu saja Indah kusuma yang sejak tadi berlagak teraniaya ini lah penjahat sesungguh nya.
"Nona Kusuma...jika kau berniat mempermalukan ku malam ini di depan para relasi, dan kau berniat menghancurkan ku dengan cara membuat citra ku buruk di hadapan mereka, itu arti nya kau salah besar" kata Fiona datar dan santai, lalu Fiona mendekat ke arah Indah Kusuma dan melanjutkan kalimat nya lagi... "jika itu yang ada dalam pemikiran mu maka artinya kau harus belajar lebih banyak dan cari tau dari papa mu si Tuan besar Kusuma itu. tanyakan pada nya bagaimana cara Elvano Group bekerja...,oke..?" kali ini di sertai senyuman Fiona yang manis sekali, menepuk pelan bahu Indah Kusuma yang juga ada cipratan minuman, entah saat Fiona mengguyur barusan entah saat Indah Kusuma menyiram sendiri tadi...
Indah Kusuma terdiam, ia benar-benar tak tau bagaimana Elvano group bekerja, bagi nya ya seperti kebanyakan pengusaha, memiliki relasi yang banyak..., lalu menjaga sikap dan nama baik agar reputasi tidak sampai anjlok hingga menyebab kan saham turun yang membuat para Investor dan Relasi bergerak mundur, Indah Kusuma mengira dengan citra buruk Fiona,Victoria Elvano yang berusaha dia ciptakan malam ini maka paling tidak para relasi akan memandang citra buruk pada Nona Muda Elvano. harus nya sebelum melakukan nya Indah Kusuma harus terlebih dahulu tahu, Elvano Group tidak perlu mencari muka tapi orang-orang lah yang mencari muka pada mereka...karena Elvano lah yang menjadi pemilik teknologi dan modal itu sendiri..lantas apa yang harus di takut kan dengan apa itu sebuah citra?
menit berikut nya Fiona beralih ke pada para tetamu yang hadir, ia Fiona berkata seraya sambil tersenyum.. "aku secara pribadi meminta maaf sudah merusak jalan nya pesta yang Nyonya Zivilya Wijaya Santoso persiapkan untuk ku..., silahkan kalian lanjutkan menikmati pesta kembali, silahkan nikmati jamuan nya" Fiona mengatakan semua nya dengan apa ada nya..., lalu Nyonya Diane dengan kesal membawa Indah Kusuma di samping nya menjauh dari orang-orang, bagaimana pun penampilan Indah saat ini sangat sudah tidak layak lagi di suasana pesta se megah ini, Indah Kusuma saat ini lebih mirip sosok puteri kecebur yang hampir kelelep di bak mandi...
Setelah para tetamu mulai kembali ke tempat awal dan kerumunan sudah benar-benar tidak ada lagi, Fiona meminta diri pada AL ghazaly dan Ziviliya untuk pergi ke kamar kecil, ia ingin mencuci tangan nya yang terkena lengket minuman saat menepuk bahu Indah Kusuma barusan tadi...
saat Fiona melangkah meninggalkan ruangan pesta, sepasang mata menawan milik Wilson Wijaya santoso terus menatap nya, setelah kejadian tadi tanpa sadar Wilson melangkah kan kaki hingga ke meja tempat minuman berada, Wilson meraih satu gelas minuman dan menenggak nya dengan anggun. entah mengapa melihat kejadian barusan bagaimana Saat Indah Kusuma berniat mempermalukan Fiona namun nampak wanita bernama Fiona itu malah berbalik mempermalukan Indah Kusuma dengan cara yang sangat elegant dan pintar, Wilson merasa mantan istri nya itu semakin cantik saja, cantik luar dan dalam, cantik secara keseluruhan. Wilson merasa ia terhipnotis dan sangat terpesona, Wilson menenggak minuman di tangan nya seraya menatap sosok Fiona dengan tatapan yang sangat seksiiih...
__ADS_1
ia seharus nya tidak punya keberanian lagi untuk menemui Fiona setelah kejadian di luar negeri, tapi melihat penampilan Fiona malam ini baik kecantikan Fisik atau pun cara nya bersikap, Wilson merasa ia langsung terhipnotis sedemikian parah.
Wilson memiliki keinginan yang makin besar untuk meraih kembali sosok Fiona agar kembali dalam genggaman nya, dan dengan bangga mengatakan pada seluruh dunia bahwa...dia adalah istri ku.