
ini sudah hari kelima Wilson berada di situasi Ingatan nya yang pulih namun ia masih belum mengatakan juga pada Fiona terkait kesembuhan nya tersebut...
Wilson duduk di kursi kebesaran nya di Santoso Group dengan bimbang mengetuk-ngetuk meja dengan raut yang muram.
sesekali ia menengadah kan kepala bersandar di sandaran kursi kebesaran dengan seribu kebingungan di hati nya
akhir nya Wilson putus kan, hari ini ia akan mengatakan pada Fiona perihal pulih nya ingatan ini. ia sudah tidak bisa berpura-pura atau berbohong lagi...
memang terasa sangat bahagia bisa bersama Fiona, melihat wanita itu terus berada di sekitar nya...namun tetap saja selama masih berbohong seperti ini Wilson merasa ada yang tak nyaman di relung hati nya. perasaan nya pada Fiona sudah begitu mendalam, ini sudah di tahap di mana bagi Wilson berbohong pada Fiona sama saja berbohong pada diri sendiri..
Wilson melirik arloji di tangan nya, ini masih siang dan diri nya juga masih ada meeting penting. walau untuk Wilson sebetul nya tidak ada yang lebih penting dari seorang Fiona namun meeting kali ini benar-benar tidak bisa di wakil kan.
Wilson berfikir ia akan pulang setelah meeting, mungkin itu akan sore...namun tidak apa-apa paling juga sekitar pukul tiga atau hampir pukul empat sore...
mengingat Fiona yang sering sibuk dengan pekerjaan pula, Wilson fikir ia akan mengirim pesan pada Fiona sebelum kembali ke Evenil Garden nanti nya. lagi pula selama dalam merawat nya Fiona hampir tidak pernah berangkat ke kota Wanna, tentang Emilio Mulya seperti nya Fiona serah kan sementara pada perwakilan milik keluarga Elvano yang terpercaya.
jika di fikir kan demi membantu Wilson pulih, Fiona yang pekerja keras rela melepas kan Emilio Mulya sementara waktu, dalam hal ini tentu saja Wilson sangat berbunga-bunga...
💚💚💚
sementara itu Fiona baru saja keluar dari Kangsadan melakukan sedikit pekerjaan, ia hendak kembali ke Evenil Garden namun di parkiran ia melihat sebuah mobil yang ia kenali, sesosok tampan anggun dan menawan turun dari mobil, seperti nya pria ini sudah menunggu Fiona sejak tadi di parkiran
"Tuan Rico Hasben..?!" Fiona cukup kaget dengan kedatangan pria ini, karena ia merasa tidak punya janji dengan Rico Hasben
karena selama ia berpura-pura menjadi istri Wilson sementara beberapa waktu ini kepengurusan Emilio Mulya di tangani oleh perwakilan dari keluarga Elvano group. selebih nya Fiona hanya memantau sesekali lewat laporan yang di kirim via email saja...
__ADS_1
jadi selama beberapa waktu itu pula Fiona tidak berhubungan dengan pria bernama Rico Hasben ini. mungkin kah ada sesuatu yang hendak di bahas pria yang merupakan ceo dari HSgold ini?
"selamat siang...Nona Victoria Elvano, lama tidak berjumpa" sapa Rico Hasben ramah namun ada setitik kekesalan di raut wajah nya. kesal karena beberapa waktu ini kerja sama nya dan Emilio Mulya selalu di wakil kan dengan orang lain yang merupakan perwakilan dari keluarga Elvano, yang arti nya Rico Hasben tidak punya alasan untuk bertemu dengan Wanita yang di puja nya. kita faham saat menyukai seseorang, di kala kita jatuh cinta maka rasa rindu akan sebegitu menggebu dan menjadi-jadi untuk segera bertemu,iya kan?
awal nya Rico Hasben berfikir jika Fiona berhalangan hadir beberapa kali adalah karena sesuatu hal yang memang sangat penting dan darurat mengingat Fiona bukan hanya bertanggung jawab pada Emilio Mulya tapi juga pada KangSADAN yang sudah di rintis nya sejak awal sebelum nya.
namun terakhir kali Rico Hasben mengetahui halangan itu hanyalah demi seorang brengsekk yang bernama Wilson Wijaya Santoso itu saja? mengapa Fiona harus repot-repot di saat kedua nya tidak ada hubungan yang resmi lagi !? dalam hal ini Rico Hasben merasa sangat iri dan cemburu.
"selamat siang juga Tuan Rico. ada keperluan apa? kita tidak ada janji bukan?" sahut Fiona seraya mengingat-ingat apakah ia punya janji pada Rico Hasben namun ia sendiri yang melupakan nya, karena setahu Fiona jika itu urusan Emilio Mulya sepenuh nya sudah di urus para orang kepercayaan Elvano Group.
kata-kata Fiona membuat Rico Hasben tak suka, seakan keinginan nya bertemu Fiona harus membuat janji terlebih dahulu, padahal Fiona betul-betul tidak ada maksud demikian.
"apa harus ada janji dulu baru bisa bertemu dan melihat mu?" jawab Rico Hasben dengan raut yang berubah menjadi kesal dan sinis
"...maaf, Tuan Rico apakah..." belum habis Fiona bertanya apakah ada perkataan nya yang menyinggung Rico Hasben namun perkataan ini sudah lebih dulu di potong
"aku menyukai mu Victoria, apa kau tak mengerti?" kata Rico Hasben tiba-tiba dengan raut yang masih kesal karena Fiona tak pernah peka apa yang di lakukan nya saat mereka berdua. Fiona ini bodoh atau apa???
Fiona kaget, ia menelan saliva nya sendiri...apakah ia salah dengar dengan apa yang di ucap kan Ceo HSgold group ini?
tapi Rico malah melanjut kan...
"aku mencintai kamu sejak awal kita bertemu, Nona Victoria Elvano..sejak awal kita membicarakan kerja sama hari itu aku sangat menyukai mu..., apa kau tak sadar juga dengan sikap ku setiap kali kita bertemu?" Rico Hasben tampak frustasi
Fiona mematung,lalu menghela nafas...ia tak menyangka pria ini mengungkap kan perasaan nya sebegini rupa
__ADS_1
"maaf Tuan Rico...sejak awal aku hanya menganggap anda teman yang baik dan juga aku akan segera menikah. anda tau sendiri aku sudah bertunangan..,permisi" setelah berkata demikian dengan sopan dan halus, Fiona segera hendak berlalu dari tempat tersebut tapi Rico segera menahan nya
Fiona kaget karena tangan nya yang tau-tau sudah Rico pegang langsung di genggam pria itu dengan in-timm
"Tuan Rico, lepaskan..." Fiona risih, ia menoleh ke kiri ke kanan takut ada orang yang datang ke parkiran dan membuat salah faham, Rico Hasben menyeringai lagi-lagi dengan ekspresi yang sinis
"bagaimana kau begitu egois, meminta ku melepas kan mu di saat aku sangat mencintai mu,Fiona..." kata Rico Hasben secara mengejut kan apa lagi panggilan Fiona.., selama ini Rico Hasben selalu memanggil nya dengan nama Marga Elvano nama Asli Fiona yaitu Victoria tapi sekarang Rico Hasben ini memanggil nya Fiona?
yang artinya pria ini bukan hanya menganggap diri nya sebagai generasi Elvano namun juga mantan istri dari rival nya Wilson Wijaya Santoso.
Fiona mulai menyadari semua yang terjadi antara mereka bukan lah kebetulan semata
"...kau" seru Fiona dengan tekanan menatap wajah Rico Hasben dengan geram
"ya, aku akui..aku awal nya hanya mendekati mu karena kau wanita kesayangan Wilson, tapi ternyata aku malah benar-benar menyukai mu Fiona..sangat" Rico menatap Fiona dengan lembut
"kau gila!" Fiona hendak melepas kan tangan nya dari Rico Hasben
"lepas kan aku..aku tidak pernah menyukai mu!! sudah ku katakan aku akan segera menikah" Fiona menekan kan...
"apa benar kau tak menerima ku di karena kan alasan nya memang akan menikah dengan AL ghazaly Elvano itu?" tanya Rico Hasben sinis
"apa maksud mu?" balas Fiona kesal
"apa karena Wilson...?" tanya Rico Hasben dingin
__ADS_1