
hari sudah menunjukkan pukul sembilan malam,namun Fiona belum kembali. di Evenil Garden Wilson menunggu sosok cantik itu tapi belum juga muncul, sejak awal Wilson tidak berharap kalau kata-kata pesan nya pada Fiona yang mengatakan untuk agar pulang sebelum malam adalah di dengarkan dan di laksana kan karena itu mustahil untuk hubungan seperti antara dia dan Fiona. mau bagaimana pun juga hubungan yang sangat rumit ini adalah murni Wilson sendiri yang ciptakan
demi menunggu makhluk cantik itu kembali, Wilson sama sekali tidak pergi ke Santoso Group hari ini, ia tetap stay di kediaman pribadi di Evenil Garden. beberapa pekerjaan nya ia biarkan pada Asisten kepercayaan nya saja untuk menghandle
beberapa menit kemudian, sosok Fiona muncul di pintu utama, mengenakan pakaian yang berbeda, di lengkapi dengan mantel bulu angsa bewarna abu Misty yang juga tak pernah Wilson lihat sebelum nya, namun dalam hal ini Wilson tidak terlalu banyak fikiran, ia hanya menebak Fiona berganti pakaian di lain tempat, rumah teman nya, atau membeli pakaian..lagi pula Fiona juga memiliki toko pakaian sekelas KangSADAN butik, so jika Fiona kembali ke rumah memakai pakaian berbeda dari apa yang di kenakan nya saat pergi awal itu tentu bukan lah hal yang mengheran kan diri nya bukan. saat Fiona masuk sang pengurus rumah segera menyambut Nyonya seperti biasa "Nyonya makan malam akan kami panas kan untuk anda" aksen yang selalu sopan dan ramah
"tidak perlu Barda, aku sudah makan malam" balas Fiona pada sang pengurus rumah. ia tersenyum tenang. Barda adalah nama pengurus rumah pribadi mereka ini, ia bekerja bersama dengan beberapa pelayan lain nya dengan sangat baik.
Barda mengerti dan segera undur diri setelah mengambil mantel bulu angsa abu Misty yang Fiona serahkan ke tangan nya, Fiona segera melangkah menuju kamar utama, tidak mempedulikan sosok Wilson yang berdiri di sana, Fiona hanya melewati begitu saja tak peduli, toh biasa nya pun memang begini gaya hubungan mereka berdua.
Fiona masuk ke kamar dan mengambil baju ganti dari dalam lemari besar, satu set kimono tidur, ia hanya melirik sesaat ketika ternyata sosok Wilson sudah mengikuti nya sampai ke dalam kamar juga
__ADS_1
"dari mana saja?" tanya Wilson pelan, Fiona hanya diam tidak tau harus menjawab apa karena ini kali pertama Wilson bersikap lembut dan perhatian seperti ini. mengingat prilaku Wilson yang sudah-sudah Fiona merasa kalau saat ini Wilson sedang lupa ingatan
"apa kau sudah makan?" tanya Wilson lagi, suara itu sangat lembut nan menawan, jika di dengar orang lain maka akan terdengar seperti suara suami yang memang sangat mencintai si istri, tapi jika itu suami bernama Wilson yang katakan, Fiona merasa sangat ngeri...karena ini baru kali pertama terjadi 'ada apa dengan sikap lembut nya?setelah aku menandatangani surat cerai...' bathin Fiona, wanita cantik ini tidak bisa tak mengerutkan alis menawan nya merasa sangat heran...
"apa kau merasa...kalau aku sangat menyedihkan setelah cerai dengan mu?" akhir nya Fiona bertanya, bagi Fiona sikap Wilson yang sok lembut dan sok perhatian ini terasa begitu mengerikan.
"apa?" Wilson tak mengerti arah pertanyaan Fiona
"kenapa dengan sikap mu?" cecar Fiona lagi "aku lebih nyaman kalau kau membentak ku seperti biasa nya" lanjut Fiona dengan raut sinis...
"malam ini aku tidur di kamar tamu" Fiona berkata memecah keheningan, dan bersiap keluar kamar dengan satu set kimono tidur dalam dekapan nya, namun saat Fiona akan melangkah keluar, Wilson menahan nya dengan cepat, Fiona lagi-lagi menatap ke arah Wilson dengan heran..namun kata-kata dari Wilson yang keluar adalah
__ADS_1
"aku...yang akan tidur di kamar tamu, kau disini saja" setelah berkata begitu Wilson keluar kamar menutup pintu dari luar dengan pelan meninggal kan Fiona yang mematung sendiri.
menatap daun pintu yang tampam sunyi,Fiona akhir nya hanya menaikkan bahu nya sendiri lalu segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum kemudian pergi tidur.
☆☆☆
sementara itu di lain tempat, di sebuah hotel kelas atas, Indah Kusuma sedang menghabis kan malam panas nya dengan seorang pria tampan dan rupawan, tapi itu bukan Dirly. pria ini adalah Rico Hasben teman sekaligus saingan Wilson Wijaya Santoso.
mereka sudah berteman sejak kecil, selalu bertemu sejak di taman kanak-kanak tapi pertemanan mereka lebih kepada persaingan, dalam hal dan segi apa pun mereka selalu bersaing !
jadi kalau sudah begitu yang dapat kita tebak adalah, saat ini Rico Hasben tidur dengan Indah bukan lah karena betul-betul kepincut atau pun menyukai nona Kusuma ini, tapi lebih kepada ingin menyakiti Wilson saja. sejak dulu Rico dan Wilson selalu memperebut kan segala hal, persaingan ketat. sayang nya Setelah sekolah menengah Rico lebih banyak berada di luar negara, jadi ia hanya kembali sesekali. siapa yang di cari nya jika bukan Wilson. keluarga Rico adalah orang hebat juga, hanya saja mereka bukan lah berpengaruh besar di Kota Resque, Rico Hasben adalah Tuan Muda yang berasal dari Kota Wanna. dan di sana lah kekuasan keluarga Hasben bersama dengan keluarga berpengaruh lain nya di kota Wanna. keluarga Hasben adalah salah satu nya yang terhebat.
__ADS_1
Rico tentu tau gadis nona dari keluarga Kusuma ini sejak dulu adalah bagian penting dari diri Wilson Wijaya Santoso, jadi setelah dewasa Rico Hasben sengaja mendekati nya. bagi Rico terasa menarik saja mengganggu apa yang menjadi kesayangan seorang Wilson Wijaya Santoso yang agung. kepunyaan Wilson itu banyak tapi tentu lah Rico hanya berfokus pada apa yang menjadi hal penting bagi hidup Wilson saja.
Indah Kusuma, bagaimana ia tidak terpikat pada Sosok Rico yang kerap kali mendekati dan merayu nya, siapa yang tidak ingin pada sosok tampan seperti Rico Hasben, dia Tuan Muda dari keluarga Hasben kota Wanna. pria yang menjadi penerus keluaga Hasben, dengan segudang prestasi dan sosok nya yang memikat. jika di perhatikan raut wajah pria bernama Rico Hasben ini sangat menawan dan cantik. dengan bentuk tubuh macho yang pastilah membuat banyak wanita histeries. Rico Hasben dan wilson Wijaya Santoso adalah sosok yang memiliki karakter yang patut di persaingkan. walau pun sejak dulu Rico selalu kalah setengah langkah dari Wilson. namun mau bagaimana pun mereka adalah dua pria dengan sosok hebat, kuat dan yang sangat menjanjikan !