
Malam berikut nya Wilson sudah di perboleh kan pulang dari rumah sakit namun dengan tetap melakukan rawat jalan yang semesti nya sesuai anjuran Dokter pribadi mereka tersebut.
dan malam ini pula Fiona akhir nya mau tak mau harus ikut pulang ke Evenil garden bersama Wilson.., karena saat ini dalam ingatan Wilson Kalau Fiona adalah masih istri nya. hal yang tak mungkin jika mereka tinggal terpisah bukan?
Fiona ingat terakhir kali ia datang kesini ke Evenil Garden ini saat Wilson membawa nya ketika di kerjai Dirly dengan bubuk Lak-nat di malam itu.
Fiona masih sangat ingat bagaimana suasana kamar utama Wilson, kamar itu masih ada unsur diri Fiona, dan bahkan foto pernikahan masih terpajang di sana. dan sekarang seperti sebuah mimpi yang tidak mengenak kan, Fiona kembali lagi ke sini...
Saat Wilson sudah memasuki kamar, duduk bersandar di sofa.. ia pun memandang Fiona dengan lembut
"untung aku sudah membakar dokumen brengsek itu" Lirih Wilson saat menatap dalam ke arah Fiona
Fiona mengerutkan alis, mencoba memahami apa yang Wilson katakan barusan. Wilson juga bahkan tak mengerti kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut nya secara tiba-tiba sesuai dengan pemikiran nya saat ini karena pada dasar nya sejak perceraian nya dan Fiona hari itu Wilson memang sangat lah menyesali saat indah Kusuma yang sudah terlebih dahulu menyerah kan dokumen itu ke pusat.., Wilson sampai berfikir andai saja ia lebih bergerak cepat...kenapa tidak ia bakar saja sejak awal agar Indah Kusuma itu tidak duluan mencuri nya dan ia tak perlu bercerai dengan Fiona sang istri.
padahal saat ini Wilson sama sekali tak ingat kalau ia sudah bercerai dengan Fiona tapi kalimat itu keluar begitu saja dari diri nya karena dalam ingatan Wilson sendiri saat itu ia sudah lebih dulu membakar nya karena itu lah mengapa Fiona masih bersama dengan nya hingga kini. dokumen di hancur kan, Ia dan Fiona pun tetap bersama...
💛💛💛
hari-hari berlalu dua orang tidur bersama di satu kamar seperti sepasang suami istri sewajar nya, walau Fiona selalu terus mati-matian berusaha menjaga diri saat Wilson meminta untuk diri nya melayani selayak nya hubungan suami-istri, Fiona pun dengan halus bisa memberi alasan mengutarakan kalau ia sedang di masa tamu bulanan nya perempuan.
Wilson memahami nya,walau pun saat Fiona mengatakan alasan tersebut Wilson sendiri bahkan hampir pusing mengingat kapan itu tepat nya Fiona berhalangan..? mengapa ia sebagai suami bahkan tidak ingat sama sekali?
__ADS_1
Wilson mulai mengingat affair nya dengan Nona Kusuma, apakah karena terlalu sibuk dengan keterikatan nya dengan gadis dari keluarga Kusuma itu membuat Wilson mengabaikan Fiona yang merupakan istri nya sendiri.., yah mungkin saja...
***
ini sudah satu minggu berlalu, dan selama itu pula Wilson menyayangi Fiona dengan sangat baik, sesuai dengan keinginan dan hayalan nya.
Wilson selalu menyempat kan memasak spesial untuk sang istri, memberikan hal-hal yang sangat romantis khusus sang istri. baik itu secara langsung atau pun berupa kejutan.
Fiona selama seminggu ini, hanya sekitar dua hari pergi ke Emilio Mulya di kota Wanna. sedang kan hari lain nya ia hanya pergi ke KangSADAN kawasan Resque saja..itu pun tidak lama karena selain harus mengurus Wilson ia juga ingin melihat pria ini sembuh lebih cepat dan setelah nya segera pergi dari Evenil Garden ini secepat nya, tidak boleh di tunda lagi.
Fiona berfikir, Lelucon konyol apa lagi ini? mereka bahkan bukan pasangan suami istri tapi bertingkah seakan saling memiliki satu sama lain setelah bercerai dan...tinggal bersama dalam satu atap. ini tidak lucu !
keadaan tubuh Wilson mulai berangsung pulih di hari ke delapan, dan sangat sehat bugar seperti ia biasa nya...hanya saja ingatan Wilson yang tetap masih seperti di awal setelah sadar dari koma nya, anggapan yang mengatakan kalau Fiona masih lah berstatus istri nya, itu saja.
seperti hari ini saat Fiona sedang bersantai seraya mengerjakan beberapa pekerjaan di laptop nya, suara Wilson terdengar dari ruang depan.
pria ini pulang lebih awal dari Santoso group, dan orang yang di cari nya di awal adalah istri tercinta
"Fiona...sayang...!?" panggil Wilson dengan suara menawan milik nya yang khas
Fiona menoleh dan pria itu sudah berada berdiri di dekat nya, merunduk memberikan ke--cuu pan lembut di pucuk kepala Fiona..., ini sudah tejadi selama satu mingguan ini, bahkan Wilson seringkali menge cuu pp bibir Fiona secara tiba-tiba dan itu tentu saja membuat Fiona terganggu mengingat hubungan mereka sekarang. di tambah lagi Fiona saat ini adalah calon istri AL ghazaly Elvano..., ini lumayan melewati batasan seperti yang pernah AL ghazaly katakan.
__ADS_1
tapi hal yang tak mungkin jika Fiona marah atau balas menampar Wilson kan? karena saat ini ia sedang menjadi istri Wilson...yah sedang berpura-pura jadi Fiona harus bisa menjaga batasan nya. hanya saja Wilson tak pernah mau mendengar saat Fion mengatakan tidak suka Wilson melakukan nya secara tiba-tiba begitu...
Wilson Wijaya Santoso sejak awal ini tetap saja sosok pangeran manja. jika saat ini Wilson pada Fiona ia seperti anak kecil yang tak mau jauh-jauh dari Induk nya, mungkin kita tidak menyadari nya sikap nya dulu kala yang selalu mengajak Fiona berkelahi itu sebetul nya diri nya sedang manja saja...hanya saja baik Fiona atau pun Wilson tidak pernah menyadari hal ini sedikit pun satu sama lain nya.
Wilson yang elegant dan santun di hadapan semua orang malah tanpa sadar sangat kekanakan pada Fiona saat itu, selalu menyalahkan Fiona dalam segi apa pun...Wilson yang berhadapan dengan sosok Fiona tanpa sadar sudah menunjukkan sisi Manja nya yang arogan...
"kau sedang apa?" tanya Wilson saat melihat Fiona tetap sibuk dengan laptop di pangkuan nya sendiri
"hanya menyelesaikan sedikit pekerjaan..." jawab Fiona
"kenapa sangat cepat pulang?" tanya Fiona kemudian karena melihat Wilson pulang lebih awal..
"aku ingin memasak makan siang untuk mu..." jawab Wilson santai seraya menggulung kemeja nya setelah membuka jas mahal nya
"apa hanya itu? kau tak perlu pulang jika hanya karena itu,, bukan kah koki rumah ini selalu menyiapkan makanan tepat waktu" ujar Fiona seraya menutup laptop nya
"..hm tidak hanya itu" sahut Wilson
"aku juga rindu pada mu....istri.." lanjut Wilson dengan senyuman nya yang sangat memikat.
jika saja Fiona tidak ingat bahwa mereka adalah pasangan yang bercerai maka mungkin saja Fiona akan kembali jatuh cinta pada senyuman Wilson itu, tapi Fiona buru-buru menepis nya...
__ADS_1