KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 92


__ADS_3

"berisik..." gumam AL ghazaly yang di tujukan pada si pemilik suara di belakang nya mobil nya itu, yang ia ketahui pemilik suara adalah Marcell Lyno, siapa lagi makhluk di dunia ini yang selalu semau nya pada AL ghazaly Elvano. namun suara AL ghazaly hanya lah mirip umpatan menggumam yang hanya bisa di dengar oleh asisten Nico dan supir pribadi nya sendiri. sedang kan Marcell Lyno sendiri walau tidak mendengar secara langsung umpatan seorang AL ghazaly pada nya, ia sangat tahu bahwa saat ini AL ghazaly pasti sedang menyumpahi atau memarahi nya dalam diam. ia sangat tahu itu... seorang sahabat akan sangat hapal pada sahabat nya sendiri pula. tapi dia tetap dengan cuek meneriaki AL ghazaly


"oooiii...AL..., apakah kau sekarang merasa sombong hingga tidak mengizinkan ku lagi untuk masuk ke rumah mu? hah..." Marcell Lyno lagi-lagi meledek AL ghazaly dengan tanpa dosa dan beban sedikit pun


"bunuh dia" titah AL ghazaly datar pada para pengawal nya yang sedang berdiri di depan pagar besi sejak tadi itu, AL ghazaly menyuruh para pengawal nya itu untuk membunuh Marcell. mendengar titah itu LiLyan tak bisa tak melotot takut dan terkejut dengan rasa ngeri, apa? bunuh?


suara AL ghazaly yang memberi titah tentu saja di dengar Marcell Lyno dan spontan langsung di tanggap Marcell Lyno dengan cepat


"ooi AL, jangan sembarangan ya..! kau tau sendiri kalau para pengawal mu akan mengikuti apa pun titah mu" Marcell Lyno bergidik ngeri


"hhh, kau tidak berubah,selalu tanpa ampun, cepat lah minggir...aku ingin bertamu" kata Marcell Lyno yang prilaku nya sama sekali tidak mirip seseorang yang akan bertamu itu


ketika asik berteriak-teriak mata nya tertuju pada sosok LiLyan di antara para pengawal, Marcell Lyno sudah terbiasa dengan wanita cantik dan nyentrik, dulu hal itu adalah dunia nya, tapi kini ia sudah sangat lama dan tidak lagi tertarik menjadi sosok pencinta wanita, namun melihat sosok LiLyan yang polos namun sangat cantik,bersih dan segar jiwa playboy nya mulai on dengan secara tiba-tiba...


"waw..." dia dengan cepat turun dari mobil nya yang sejak awal atap nya memang sudah terbuka itu


"siapa gadis ini?" tiba-tiba saja Marcell Lyno sudah ada di antara para pengawal dan gadis yang bernama LiLyan itu...


belum sempat para pengawal menjawab, LiLyan sudah lebih dulu menjawab dengan sopan


"saya teman nya Nona Victoria, datang ke sini ingin bertemu dengan nya" jawab LiLyan pada Marcell Lyno

__ADS_1


"ooowh..." seraya ber oh ringan, Marcell menatap penampilan gadis di depan nya


"ada yang salah dengan penampilan saya?" tanya LiLyan merasa risih dengan tatapan Marcell Lyno yang di rasa tidak lah biasa itu


"oh, tidak...tidak" jawab Marcell Lyno cepat lalu tersenyum manis dan ramah


"saya memang orang miskin, tidak sama dengan kalian, saya hanya seorang pelayan...tapi kan..." belum selesai protes yang LiLyan ujar kan Marcell Lyno kembali buru-buru berkata


"tidak,Nona cantik...aku tidak sedang menghina mu, aku menatap mu karena kau itu- cantik..." puji Marcell Lyno seraya nyengir genit dan mengedipkan sebelah mata nya ke arah LiLyan..


"siapa yang menghina mu?" tanya Marcell Lyno lagi dengan penuh perhatian pada LiLyan


"apakah dia...?" Marcell Lyno menunjuk ke arah AL ghazaly yang sejak awal berwajah dingin tanpa ekspresi di dalam mobil sama sekali belum ada perubahan...


AL ghazaly yang melihat perilaku Marcell Lyno mulai menangkap gelagat si brengseek satu ini, kalau sudah bertingkah begitu pasti sedang ingin menarik hati wanita, dengan gaya playboy ke buaya daratan nya yang mendarah daging hingga ke sum sum tulang itu. apa nya yang menyendiri dalam kesedihan nya karena kematian Immelda si Adik perempuan Marcell Lyno itu sendiri, sekarang setelah kesedihan nya hilang dan kembali melihat yang segar-segar mulai penyakit dewa playboy nya kumat


"benar si AL ghazaly itu kah yang menghina mu? aku akan memukul nya untuk membalas kan sakit hati mu, oke" Marcell Lyno berlagak sok hero, AL ghazaly menghela nafas dengan malas, benar kan? si playboy ini mulai lagi...!? batin AL ghazaly mulai pengap...


"apa-apa an...gadis secantik ini di hina-hina.." Kata Marcell Lyno seraya menatap LiLyan dengan sangat genit dan menggoda


AL ghazaly mulai gedek, jika Marcell Lyno ini tidak di seret secara paksa untuk pergi maka ia akan terus-terusan merayu wanita dengan gaya nya yang bagi AL ghazaly sangat lah memuakkan itu...

__ADS_1


namun baru saja jari jemari AL ghazaly hendak membuka handle pintu mobil berniat untuk keluar guna menarik Marcell pergi, tiba-tiba dari arah belakang sebuah deru mobil yang elegant mendekat...


menit setelah deru mobil terdengar dan berhenti, menyusul suara wanita yang sangat orang-orang di sana sudah kenali


"LiLy..." seru nya pada sosok LiLyan.., sosok yang turun dari mobil itu mendekat ke arah para pengawal, LiLyan dan Marcell Lyno berada.


para pengawal langsung menunduk kan kepala pada nya...siapa lagi kalau bukan Nona Muda Victoria Elvano atau Fiona yang LiLyan cari


"Nona..." teriak Lilyan girang, lalu kedua nya langsung mendekat seraya berhadapan dan berpegangan kedua tangan satu sama lain dengan sangat akrab.


Orang-orang yang hadir di sana melihat ke akraban antara Fiona dan gadis bernama LiLyan ini langsung memutar otak berfikir kalau ternyata yang bernama LiLyan ini sejak awal tidak lah berbohong.


AL ghazaly juga, menyadari LiLyan tidak bohong.. ia jadi nya hanya tetap berdiam diri di dalam mobil mewah itu dengan gaya khas nya yang tetap lah sangat Elegant...


"hai...Tori.." sapa Marcell Lyno ramah-ramah genit, ini ketiga kali nya ia bertemu langsung dengan Fiona semenjak diri nya Marcell kembali ke habitat ini, bagi nya Fiona tak hanya cantik tapi juga menarik, kalau saja itu hanya adik angkat AL ghazaly sahabat nya dan bukan lah wanita yang di ingin di nikahi sahabat nya itu pula, mungkin Marcell akan bersedia mengejar nya.., mengejar Fiona, namun gadis pelayan ini juga sangat cantik dan membuat nya suka, itu membuat Marcell merasa pusing, yah author juga pusing sama si Marcell soal nya dia memang penebar cinta, pecinta para wanita cantik, jiwa playboy nya sudah sangat melekat erat se ubun-ubun.


"hai juga...kak Marcell" Fiona menjawab ramah sapaan sahabat koko AL nya ini


"Nona kau makin cantik saja..." puji LiLyan tulus karena di lihat nya Fiona makin glowing dan sangat keren


"kau juga..." balas Fiona tak kalah tulus, bagi Fiona walau LiLyan selalu tampil natural apa ada nya tapi gadis ini sangat menawan dengan segala kesederhanaan nya..

__ADS_1


"terimakasih...Nona" sahut LiLyan tersipu...


__ADS_2