KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 88


__ADS_3

hmmm...kira-kira apa yang terjadi kalau Wilson Wijaya Santoso mengetahui bahwa Rico Hasben sang Rival abadi nya sedang sibuk mendekati Fiona? sang mantan istri.,


apalagi yang lebih parah nya jika ia sampai mendapati Rico Hasben mendekati bukan hanya sekedar iseng atau sekedar ingin mengalahkan nya saja... namun...Rico Hasben benar-benar sangat suka...


bukan kah akan membuat peperangan antara Wilson Wijaya Santoso dan Rico Hasben akan semakin...ah sudah lah, inti nya jika di fahami maka mereka akan semakin saling membenci satu sama lain...


***


Indah Kusuma memasuki kediaman Mewah Kusuma dengan kesal, melewati beberapa pelayan dengan raut marah seperti seakan saat ini kejadian yang menimpa nya adalah kesalahan para pelayan.


dia yang biasa nya selalu tampil lembut selama bertahun-tahun baik di luaran maupun dalam lingkaran Wilayah Kusuma,kali ini membuat beberapa pelayan cukup terperanjat di buat nya


raut nya itu sangat berbeda dengan kesan ia sejak kecil, raut lembut bak putri negeri dongeng yang sangat sempurna. siapa yang tak tau itu, betapa sempurna nya seorang Indah Kusuma selama ini...


di kamar Indah melepas kan sepatu bertumit tinggi nya secara asal, lalu melempar kan tas mahal nya begitu sembarangan ke atas tempat tidur nya yang terlihat sangat nyaman dengan keseluruhan nya yang menggunakan Ornamen buludru itu, sangat cantik dan sangat mirip tempat tidur sang puteri. ya...lebih tepat nya bukan kah Indah Kusuma adalah seorang Tuan puteri juga di keluarga Kusuma ini...


Indah yang merasa masih sangat emosi dengan perlakuan Wilson pada nya di kediaman utama Wijaya Santoso beberapa saat lepas, merasa kan kemarahan di dada nya begitu sangat melimpah ruah.


Indah membuka galeri nya, dan di beberapa file yang sengaja ia simpan dan kunci selama ini...itu adalah beberapa foto diri seorang pria yang karakter wajah dan orang nya sebelas dua belas dengan Wilson Wijaya Santoso, itu adalah Foto AL ghazaly Elvano.

__ADS_1


menatap Foto AL ghazaly yang tampan,elegant dan juga terlihat memiliki aura medominasi yang sangat lah sempurna...memikat...


sejenak Indah Kusuma memejam kan mata menghayal kan bagaimana Nikmat nya jika ia berhubungan i--ntim dengan pria bernama AL ghazaly Elvano ini, tentu lah sangat nikmat bukan. Indah merasa sangat penasaran apabila pria bernama AL ghazaly ini sedang di posisi mengungkung nya seraya berde--sah penuh kenikmatan, lalu membayang kan diri nya duduk di inti tubuh sang pria seraya mendengarkan pria dominan ini menggeram dengan pelan, Indah tidak sanggup membayangkan nya lagi...


Pria bernama AL ghazaly Elvano ini sudah lama ia kejar, tapi pria ini pula selalu dengan tak berperasaan pada nya. jangan kan menolak, pria bernama AL ghazly Elvano ini selalu tak ingin menggubris nya sedikit pun.., dalam hal ini Indah Kusuma merasa kecewa luar dan dalam. di saat semua pria yang di ingin kan nya berbalik menyukai nya, tapi pria yang satu Indah Kusuma begitu menginginkan nya setengah mati tapi pria ini malah tidak sudi pada nya. Indah merasa sangat teramat Frustasi...


menit berikut nya jari-jari cantik Indah Kusuma dengan kuku yang selalu cantik terawat itu mengklik file lain nya, itu adalah foto Wilson Wijaya Santosa yang selalu ia simpan dengan baik, pria yang menjadi kekasih nya dan juga sangat di cintai nya, pria yang ia damba dan sudah pasti akan menjadi suami masa depan nya, tapi malah pria satu ini juga malah ikut-ikut lepas dari genggaman nya.


Indah Kusuma membandingkan Foto Wilson Wijaya Santoso dan AL ghazaly Elvano di layar pipih milik nya, sangat lah sama-sama sempurna, dulu nya saat Wilson Wijaya Santoso ada dalam genggaman nya, ia bersumpah akan menjerat pria itu sampai ujung dunia, apa pun yang terjadi Indah Kusuma tak akan melepas nya tapi malah dia sendiri yang di lepaskan pria itu. dulu ia berfikir hanya akan melepas kan Wilson Wijaya santoso jika ia dapat memiliki seorang AL ghazaly Elvano tapi nyata nya saat ini yang di kejar tak tertangkap malah yang di genggam ikut terlepas. miris betul hidup nya dalam fase saat ini, hmm kira-kira begitu lah pemikiran Indah Kusuma sekarang.


sejenak kemudian wajah nya berubah suram dengan penuh rasa iri dengki dan rasa cemburu yang berbaur menjadi satu..


"semua gara-gara Si Fiona si---alan itu kan" geram nya setengah menggumam..


"dia fikir dia bisa melawan ku, hh dia hanya sedang beruntung saja" seringai Indah Kusuma dengan sangat kesal, hingga saat ini Indah kusuma ini belum juga bisa menerima kenyataan kalau sejak dulu ia memang selalu kalah dari Indah kusuma. Walau ia selalu berlaku licik dan terlihat menang namun sebetul nya diri nya Indah Kusuma sama sekali tidak pernah menang !!!


***


ini hari keempat Fiona menjabat di kota Wanna. Fiona baru saja menerima telepon dari pelayan yang bekerja di kediaman utama Wijaya Santoso. pasti kita masih ingat gadis pelayan yang sebaya dengan nya bahkan jika di hitung usia nya ada di bawah Fiona, lebih tepat nya ia seumuran dengan Indah Kusuma...

__ADS_1


LiLyan.., pelayan muda yang berteman dengan Fiona semenjak Fiona masuk ke keluarga Wijaya Santoso.


dulu walau pun Fiona sudah menikah dan tinggal di kediaman pribadi Wilson di Evenil Garden namun jika bertandang ke kediaman Wijaya Santoso di saat Fiona tak terburu-buru atau LiLyan sedang longgar pekerjaan kedua nya akan ngobrol ringan walau sebentar saja.


kadang pun saat LiLyan baru selesai dengan rutinitas nya atau istirahat makan siang maka ia tak segan-segan menghubungi Fiona untuk bercakap. di sini ia bukan mencari muka, karena Fiona lah yang selalu pertama kali mendekati nya dan mereka pun berteman, walau di awal LiLyan cukup malu karena diri nya hanyalah seorang gadis miskin yang bekerja jadi pelayan di keluarga Santoso. walau pun dalam keberuntungan penduduk kecil seperti diri nya, bekerja di keluarga Santoso adalah suatu keuntungan karena harus melewati tahap dengan melewati test dahulu. apalagi gaji nya juga lumayan besar jika di banding bekerja jadi pelayan di tempat keluarga kaya rata rata yang memenuhi standar. dengan bekerja di kediaman utama Wijaya Santoso ia bahkan bisa menghidupi Ibu nya yang sudah sakit-sakitan dan menyekolah kan adik nya, untuk ukuran menengah ke bawah yang hidup berdasar kan kebutuhan maka kebutuhan Ibu dan adik nya lumayan bisa tercukupi. namun siapa lah diri nya jika di banding kan Fiona sang keponakan angkat Ziviliya yang merupakan Nyonya besar LiLyan.


LiLyan ia merasa semenjak Fiona kembali menjadi Victoria Elvano dan kembali keluarga asal nya, merasa kalau ia kehilangan sosok Fiona di Keluarga Santoso, jadi siang ini memberanikan diri menelepon ke nomor Fiona saat ia baru selesai dengan beberapa tugas nya. di panggilan kedua Fiona pun mulai mengangkat panggilan dari LiLyan...


"hai LiLy.." sapa nya ramah dan cepat


"Nona..." sahut nya senang


"ada apa? kau rindu pada ku?" goda Fiona


"ya itu benar.." jawab LiLyan "kapan kau akan kemari, maksud ku bertandang ke kediaman utama Wijaya Santoso lagi...?" LiLyan penasaran, ia benar-benar tak punya teman bicara selama Fiona tak ada


"hmm aku menyesal tidak sempat menelepon mu, kalau begitu kapan-kapan datang lah ke kediaman Elvano menemui ku" tawar Fiona


"bolehkah...?" LiLyan girang...

__ADS_1


"ya..." belum sempat Fiona berkata lagi, baru "ya" itu saja yang terjawab sambungan telepon sudah LiLyan matikan...


Fiona mengira LiLyan di panggil kepala pelayan maka nya buru-buru mematikan telepon. jadi nya Fiona tidak menelpon balik lagi karena tak ingin mengganggu...


__ADS_2