
Karena Dinda Liu terus memaksa akhir nya Indah Kusuma yang selalu tak suka di anggap remeh pun mengeluarkan ponsel nya mencoba mendial Rico Hasben.
"tapi kau harus diam jangan berisik, karena aku harus menanyakan dulu apakah dia sibuk atau tidak" alasan Indah Kusuma
Dinda Liu mengangguk dengan semangat, Indah Kusuma pun mulai mendial kontak Rico Hasben di ponsel nya, sayup-sayup terdengar nada tut di kejauhan seberang telepon
nada awal tidak ada yang menerima namun di nada berikut nya terdengar suara Rico Hasben yang terdengar malas dan seperti merasa terganggu.
Indah Kusuma memang sejak awal belum me-Loudspeaker nya karena takut Dinda Liu sampai mendengar hal yang tak harus nya di dengar, dalam hal ini Indah Kusuma masih terus berusaha menjaga harga diri nya di depan sahabat nya ini.
contoh nya saja seperti saat ini, sapaan Rico Hasben terdengar tidak enak bila di dengar kan oleh Indah Kusuma sendiri apalagi sampai di dengar oleh orang lain seperti Dinda Liu.
"ada apa lagi kau mengganggu ku?" tanya Rico Hasben seakan malas dan muak
Indah merasa gelagat tak bagus segera berdiri dari duduk nya menjauh dari Dinda Liu, memberi isarat pada Dinda Liu seolah ada sesuatu yang penting antara diri nya dan Rico Hasben yang tak harus orang lain tau. Dinda Liu mengerti mengangguk pelan tanpa suara dan tetap duduk di sofa tanpa mengganggu atau pun menyusul langkah Indah Kusuma yang mulai menjauh ke sisi lain ruangan.
"sayang..ada apa? kenapa dengan mu?" Indah masih berusaha menyeimbangkan intonasi suara nya
"siapa yang kau sebut sayang?" tanya Rico Hasben ketus "sudah lah aku tak ada waktu, sangat sibuk" Rico Hasben berniat mematikan ponsel nya sepihak tapi suara Indah buru-buru menghentikan nya
__ADS_1
"Rico, kenapa kau begini? apa aku punya salah pada mu?" tanya Indah dengan hati yang tak karuan.seraya melirik ke arah Dinda Liu di sofa sudut Villa, Indah takut Dinda Liu mendengar suara nya, ternyata alih-alih melihat ke arah Indah, gadis bernama Dinda Liu itu malah tengah sibuk dengan gawai di tangan nya, sibuk bermain dengan ponsel nya sendiri. Indah mendapat perlakuan jawaban seperti itu dari Rico Hasben, ia walau pun selama ini bersama para Tuan muda terhitung hanya lah bermain-main namun tetap saja hubungan akan terhenti jika dia nya sendiri lah yang sudah merasa muak, tapi kenapa sekarang ia yang begini idaman malah di buang oleh salah satu Tuan Muda yang baru saja berhubungan dengan nya, istilah selingkuhan yang sedang hangat-hangat nya dan sangat di sukai nya akhir-akhir ini. tentu saja Indah Kusuma merasa kurang puas dan merasa tidak terima.
"...dengar,,, satu hal yang perlu harus kau tau" kata Rico Hasben kemudian, Indah merasa berdebar menunggu apa yang hendak di katakan Rico Hasben ini...
"jika kau masih memikir kan tentang kita yang pernah bersama beberapa waktu lalu, itu hanyalah sebuah kesalahan...,jadi lupakan saja. dan jangan ganggu aku lagi" kata Rico Hasben secara mengejutkan, Indah Kusuma tentu saja merasa jantung nya jatuh dari tempat nya. bagaimana bisa? dia Indah Kusuma sosok sempurna di mata para Tuan Muda malah sekarang di buang begitu saja oleh seorang Tuan Muda tenar dari kota Wanna yang awal nya justru begitu hangat dan manis pada nya.
"ke-kenapa?" hanya itu suara yang yang keluar dari mulut Indah Kusuma, ia melirik lagi ke arah Dinda Liu, ternyata gadis itu masih sibuk cengir-cengir dengan layar ponsel nya sendiri.
"saat itu, aku hanya mengira kau kesayangan si Wilson Wijaya Santoso si anak manja itu, ternyata aku salah sasaran..." kata Rico Hasben santai
Indah tentu tau soal persaingan dua orang hebat sejak lama antara Wilson Wijaya Santoso dan Rico Hasben dalam berbagai bidang, walau pun setengah masa remaja pria bernama Rico Hasben lebih banyak diluar negara namun siapa yang ia cari sebagai rival nya jika berada di tanah air ini, tentu saja tetap Wilson Wijaya Santoso lah orang nya.
Indah Kusuma merasa berada di sensasi itu sangat lah menarik dan menyenangkan, bisa bangga setengah mati. di saat pacar mu, kekasih mu adalah orang yang sangat hebat lalu si pria yang kepincut dan akan merebut mu adalah pria yang hebat pula. Indah Kusuma tak bisa membayang kan nya, sungguh lah sangat-sangat mengasyikkan bukan jika berada di posisi itu.
Wilson Wijaya Santoso tak akan menuduh nya berselingkuh selama ia Indah kusuma tidak mengakui nya sendiri. walau pun Rico Hasben mengatakan detil hubungan mereka namun pastilah Wilson akan lebih mempercayai Indah Kusuma sendiri.., Apa pun yang akan Rico Hasben katakan bagi Wilson itu semua hanya lah salah satu dari cara Rico Hasben untuk mendapatkan Indah Kusuma kekasih nya. Rico Hasben pada akhir nya tetap di anggap sedang berusaha memisahkan Wilson dan Indah Kusuma.
Nah, itu skenario yang sebetul nya Indah ingin kan tapi kenapa malah jadi semerawut begini? di saat ia belum lama di putuskan Wilson Wijaya Santoso malah sekarang Rico Hasben ini membuang nya begitu saja.
"apa maksud mu dengan salah sasaran?" tanya Indah dengan gusar
__ADS_1
"kau tak perlu tau, inti nya aku mendekati mu karena ku kira kau sangat beharga bagi Wilson, ternyata aku salah ! jadi...sekarang ini kau hanya lah sampah yang tak penting lagi, bye" setelah melontarkan hal yang pedas itu Rico Hasben segera mematikan sambungan telepon secara sepihak. wajah Indah langsung menggelap...ia buru-buru menetralkan ekspresi raut di wajah nya takut nya terlihat Dinda Liu, Karena kelihatan nya gadis itu sudah selesai asik-asik dengan ponsel di tangan nya dan sekarang malah beralih menatap ke arah Indah..
"hei..mana?" isarat nya setengah berbisik seraya tersenyum-senyum menagih pembicaraan Indah Kusuma dan Rico Hasben yang kata nya akan di Loudspeker, tapi dari akhir yang ia dapat terlihat Indah malah menutup ponsel nya...
"maaf..." Indah langsung merubah wajah nya dengan topeng kepalsuan seakan tidak terjadi apa-apa
"Rico sedang banyak kerjaan dan masalah di kantor nya" kata Indah kusuma mengada-ada.
Dinda Liu melihat ekspresi Indah Kusuma yang nampak masih segar dan percaya diri.. jadi nya ia percaya saja, walau di awal tadi dia sempat melihat ekpresi Indah yang terlihat lumayan Aneh.
"ah, tidak apa-apa lain kali saja...," tepis Dinda Liu
"ayo kita susul Luna dan yang lain nya di depan" ajak nya kemudian pada Indah
"...baiklah" jawab Indah yang masih dengan wajah topeng pura-pura hepi nya, padahal saat ini perasaan nya teramat sangat tak menentu...
wanita kesayangan Wilson??? memang nya siapa maksud Rico Hasben ini? batin nya penuh dengan rasa dengki dan penasaran...
terbesit di otak nya nama Fiona si Nona Muda Victoria Elvano itu, hah? tidak mungkin kan? tidak mungkin si bodoh Fiona itu, tidak mungkin !
__ADS_1
jangan bilang Rico Hasben ingin bersaing dengan Wilson perihal Fiona !? apa-apa an ini !?! skenario yang Indah hayalkan akan diri nya yang menjadi puteri bintang utama yang di perebut kan mengapa malah jadi nya si Fiona bodoh itu ??? apa ini !!! Indah terus mengutuk di dalam hati nya dengan geram