KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 137


__ADS_3

AL ghazaly tidak berlama-lama di kediaman Wijaya santoso, ia datang hanya karena ingin memastikan calon istri nya dalam keadaan yang baik-baik saja.


agak risih rasa nya ia membiar kan Victoria nya dalam wilayah kekuasaan Wilson Wijaya Santoso ini, meskipun itu hanya lah pura-pura.


AL ghazaly benar-benar berharap pria bernama Wilson itu segera sembuh dan bisa menerima kenyataan dengan baik. agar Victoria nya bisa ia bawa kembali lagi ke dalam Wilayah kekuasaan Elvano, tempat yang sudah seharus nya.


Wilson saat AL ghazaly datang ia sempat menunjukkan muka sebentar saja, dan mereka hanya saling sapa sekedar nya. lalu Wilson naik le lantai atas guna melakukan terapi khusus untuk pemulihan yang makin maksimal lagi.


Wilson selesai dengan terapi khusus nya saat AL ghazaly sudah meninggalkan Kediaman utama Wijaya Santoso.


Wilson sudah mengenakan kembali atasan nya saat Fiona datang ke lantai tempat nya berada...


"saudara mu sudah pulang?" tanya Wilson memastikan, ia yakin AL ghazaly sudah pulang jika Fiona sudah berada di sini menemui nya.


Fiona mengangguk, lalu berkata


"dua jam lagi kita kembali ke Evenil garden" Fiona mengingatkan Wilson


"aku juga harus mengirimkan beberapa berkas dan menyelesaikan beberapa pekerjaan" lanjut Fiona lagi, mengingat laptop kerja nya ada di Evenil Garden.


"baik lah..." jawab Wilson


"kita pergi berbelanja dulu.." kata Wilson setelah bangkit dari duduk nya


Fiona tak mengerti menautkan alis dengan kata berbelanja


"kita pergi ke swalayan terdekat, aku akan mencari bahan makanan aku akan memasak untuk mu..." kata Wilson menjelaskan pertanyaan dari raut wajah Fiona

__ADS_1


"Wilson, kau harus banyak beristirahat untuk kesembuhan mu.kenapa kau selalu memasak untuk ku. di Evenil garden ada juru masak, aku bahkan terhitung tak pernah memasak untuk mu" ujar Fiona. lebih tepat nya Fiona tak pernah memasak untuk Wilson karena di awal dulu Wilson tidak pernah mempedulikan masakan nya


"kau sudah pernah memasak untuk ku..." kata Wilson, tapi aku yang tak pernah menghargai nya, bathin Wilson melanjutkan, mengingat itu membuat hati nya sedih dan sesal. andai saja ia tak terlalu bodoh dengan cinta masa kecil nya mungkin saja ia tak kan bertindak jauh dan melukai serta menodai pernikahan nya dan Fiona di awal.


Fiona tau yang Wilson maksud kan jadi ia tersenyum kecut saja, hati nya tiba-tiba berubah mood tapi ia imbangi dengan tarikan nafas dan senyuman setelah nya dan berkata


"baik lah terserah mu jika ingin memasak" kata Fiona kemudian hendak berbalik pergi


"Fiona..." panggil Wilson, Fiona menoleh


"bukan kah aku sudah pulih total, kenapa kau bilang kalau aku harus banyak istirahat untuk kesembuhan ku?" tanya Wilson heran. ya memang secara keseluruhan Wilson susah sembuh total namun yang bermasalah adalah ingatan nya dan seperti yang kita tahu bahwa Wilson sama sekali tidak mengetahui perihal kesalahan pada ingatan nya tersebut.


"tidak..." jawab Fiona tenang


"aku hanya ingin kau tetap sehat dan tidak sakit-sakit lagi..." kata Fiona seraya tersenyum


"kau mengkhawatirkan ku" Wilson seakan mendapat sebuah hadiah terindah


Wilson menghampiri Fiona dan tiba-tiba memeluk nya erat dan dalam...


"Terimakasih..." bisik Wilson


Fiona hanya diam dalam pelukan


"aku mencintai mu, Fiona...sangat" kata Wilson lirih


tak tau apa kah karena kalimat yang Wilson ucapkan adalah murni atau karena hal lain, Fiona merasa hati nya menghangat dan tubuh nya terasa kesemutan namun Fiona cepat-cepat berusaha menepis apa yang ia rasakan secara tiba-tiba ini. Fiona membuang jauh-jauh respon tubuh nya yang terasa makin aneh ini.

__ADS_1


Fiona sampai sekilas berfikir andai saja Wilson sudah bersikap seperti ini sebelum nya mungkin pernikahan meraka akan baik-baik saja hingga sekarang, tapi bagi Fiona di hidup nya dan Wilson sudah tidak ada kata andai saja.


Fiona berada di sini pun, bersama Wilson saat ini adalah semata-mata demi rasa kemanusiaan nya saja agar pria bernama Wilson Wijaya Santoso cepat sembuh ingatan nya dan bisa kembali pada kehidupan yang sesungguh nya.


💛💛💛


Wilson dan Fiona saat ini sudah berada di sebuah swalayan besar yang mereka temui di perjalanan sembari lewat untuk kembali ke Evenil garden.


Fiona berada di samping Wilson yang sedang mendorong troli, jika di lihat begini maka mereka adalah seperti pasangan muda yang saling cinta dan penuh chimestry satu sama lain nya.


tentu saja ada beberapa pengunjung yang melihat sosok Wilson masuk ke swalayan menjadi tak fokus dengan salah satu makhluk populer di dunia bisnis kota Resque ini.


setelah selesai dengan belanjaan nya, Wilson dan Fiona segera keluar dari Swalayan tersebut dan di gerbang depan kebetulan ada sosok wanita yang selama ini tak pernah suka jika melihat kebersamaan antara Wilson dan Fiona. siapa lagi kalau bukan Nona Muda dari keluarga Kusuma, Indah Kusuma.


Indah Kusuma kebetulan baru saja keluar dari salah satu kafetaria terdekat, melihat pemandangan yang menyakitkan mata nya itu Indah Kusuma dengan secara langsung tanpa berfikir panjang menghampiri Wilson dan Fiona. seluruh dunia tahu dua orang sudah bercerai lama tapi mengapa masih saja terlihat mesra keluar dari swalayan itu? seperti pasangan suami istri yang harmonis, ketika istri berbelanja suami yang sempurna senantiasa menemani sang Istri dengan sigap dan siaga.


"Wilson..." panggil Indah kusuma


Wilson dan Fiona segera menoleh...


"kalian...?" tanya Indah Kusuma tak mengerti, karena saat ini yang mengetahui perihal ingatan Wilson hanya lah orang tertentu saja.


Fiona dan Wilson seperti nya malas menanggapi gadis bernama Indah Kusuma ini, saat dua orang akan melangkah pergi Indah Kusuma seperti tidak puas dan langsung berkata dengan lantang...


"dua orang yang sudah bercerai namun bersikap seperti pasangan suami istri yang romantis? hhh kalian sedang melucu?" kata Indah kusuma dengan intonasi yang sinis


dua orang sontak menoleh, Wilson menautkan alis nya pertanda heran, bercerai? dia dan Fiona sudah bercerai? konyol !!! Fiona adalah istri nya, mengapa Nona Kusuma ini berani sekali berkata sembarangan?

__ADS_1


sedangkan Fiona saat mendengarkan penuturan Indah Kusuma diri nya langsung merasa kesal karena ia takut hal ini malah akan semakin memperburuk keadaan Wilson, jika sudah begitu maka akan sia-sia sudah pengorbanan nya untuk berpura-pura menjadi istri Wilson selama sudah hampir lewat satu minggu ini. jika Wilson malah akan semakin buruk dan kesembuhan nya makin melambat maka Fiona akan dengan senang hati mencekik mati wanita bernama Indah Kusuma ini, sangat menyebal kan


"apa maksud kata-kata mu dengan bercerai?" tanya Wilson pada Indah kusuma dengan ekspresi penuh selidik...


__ADS_2