
Fiona sudah berada di perusahaan Asales, hari ini pertemuan dengan beberapa relasi dan investor perusahaan Asales.
perusahaan Asales adalah perusahaan Mall besar yang bergerak di beberapa kota, siapa yang tak tau dengan *** Mall? Tuan Johny prem adalah pemilik nya. dia seusia Om Anderson suami Tante Ziviliya. Emilio Mulya sejak awal memang berinvestasi di sana. sekarang adalah kali pertama Fiona menghadiri pertemuan mengingat diri nya baru menjabat di Emilio Mulya. ada beberapa relasi yang hadir di sana juga yang berperan sebagai produsen pada perusahaan Asales yang menjadi distributor nya.
tidak di sangka Fiona bertemu dengan Krishna George di sana. dan Tuan Johny prem kelihatan nya tertarik ingin membicarakan sesuatu hal dengan Fiona
"Nona Victoria Elvano, pimpinan Emilio Mulya. senang bertemu dengan anda" sapa Tuan Johny prem
"ya, sama-sama Tuan Johny prem. ke depan nya mohon bantuan...saya masih terhitung baru untuk selanjut nya terjun bersama kalian" sahut Fiona sopan
"tidak, anda terlalu merendahkan diri" kata Tuan Johny prem kemudian tersenyum dan melanjutkan
"Tuan Muda ketiga George telah bercerita banyak tentang anda pada ku. meski aku belum cukup mengenal anda , namun aku yakin pandangan seorang Krishna George sangat tak bisa di ragukan" ujar Tuan Johny prem
"anda terlalu memuji saya" Kata Fiona sungkatn seraya menatap Krishna yang berdiri di sisi Tuan Johny prem, entah apa yang di katakan Krishna tentang diri nya pada Tuan Johny prem? begitulah fikiran Fiona sekarang ini.
"tapi saya memang sangat tertarik dengan KangSADAN butik yang anda miliki" kata Tuan Johny prem lagi
"ya..." Fiona hanya menyahut seperti itu karena ia sama sekali tidak menyangka di pembicaraan perusahaan besar ini, tiba-tiba Tuan Johny membicarakan tentang KangSADAN..membawa-bawa nama butik mereka yang bila di bandingkan dengan para perusahaan besar ini sungguh sangat lah teramat kecil dan tak seberapa posisi nya.
"bagaimana kalau kita bicarakan lain waktu, apakah Nona Victoria bersedia memberikan skejul untuk kita membicarakan kangSADAN?" tawar Tuan Johny prem
"ya, saya akan mengatur nya nanti" jawab Fiona bersemangat, jika mendengar berita ini pastilah para teman-teman KangSADAN nya akan merasa senang.
sepeninggalan Tuan Johny Prem, sekarang hanya tinggal Fiona dan Krishna. sambil menunggu pertemuan di adakan Krishna dan Fiona membahas perkataan tawaran Tuan Johny prem barusan.
__ADS_1
jika ingin di bahas sebagai apa Krishna George berada di pertemuan ini sekarang, jawaban nya ia juga berperan sebagai salah satu Investor perusahaan Asales, *** Mall yang di pimpin Tuan Johny prem ini.
"hei krish, apa yang kau bicarakan pada Tuan Johny prem sampai ia membahas kangSADAN?" tanya Fiona penasaran
"aku tidak menambahkan apa pun, hanya bercerita tentang kinerja KangSADAN. ternyata Tuan Johny sangat tertarik, dia ingin menjadi kan produk kalian sebagai salah satu produk Khusus *** Mall. ini tangkapan bagus,Fiona" kata Krishna bersemangat, senyum pria berondong berlesung pipi ini selalu paling sangat manis dan menawan
"aku sedikit deg-degan" balas Fiona dengan senyuman seraya menarik nafas nya menenangkan diri
"kenapa? apa kau tak yakin dengan kemampuan KangSADAN?" tanya Krishna lagi
"ya, aku sangat yakin karena itu lah KangSADAN ada hingga sekarang, itu karena keyakinan kami semua. tapi aku hanya takut bila hasil nya tidak seperti fikiran yang Tuan Johny prem harapkan" kata Fiona lirih
"hei, kau lupa. aku bahkan bersedia ber investasi besar di KangSADAN, karena apa? karena kinerja KangSADAN memang tak perlu di ragukan, dari waktu ke waktu yang ku lihat sejarah kangSADAN adalah mengalami kenaikan yang pesat dan itu amazing" Krishna menguatkan dengan penuh keyakinan
"ya, ke depan nya aku juga yakin KangSADAN akan tetap berdiri dengan stabil. apalagi ada kau dan teman-teman ku yang selalu bekerja keras" kata Fiona
"ngomong-ngomong di mana kau dapat kan orang seperti itu?" tanya Fiona lagi
"siapa?" Krishna menautkan alis
"kerja nya sangat bagus, dia hebat dan telaten..." kata Fiona lagi menyebutkan tentang orang yang ia maksud
"maksud mu Aryo Lim kah?" Krishna meyakin kan
"ya, asisten mu yang khusus kan di KangSADAN" kata Fiona lagi
__ADS_1
"dia hebat bukan?" kata Krishna lagi
"sangat" jawab Fiona cepat, lalu dia berkata lagi
"itu karena kau juga hebat Krish,jadi kau sangat piawai dan teliti dalam seleksi segala sesuatu yang akan berhubungan dengan mu" kata Fiona
"ya, termasuk seleksi pendamping hidup ku" sahut Krishna tiba-tiba
"kau sudah punya calon?" Fiona tertarik
"sudah..." jawab Krishna cepat, ia memang sudah punya calon, bahkan sudah sangat lama...dan orang itu sejak dulu adalah wanita yang ada di depan nya sekarang, tanpa setahu Fiona saat ini Krishna sedang menatap lembut ke arah nya
"kapan-kapan kenal kan ia pada ku" pinta Fiona tulus
"ya, akan ku kenal kan" lirih Krishna, ada tatapan penuh arti pada wanita di depan nya ini..
"hei ayo kita masuk, kelihatan nya pertemuan akan di mulai" ajak Fiona pada Krishna
"...ya" jawab Krishna, dalam hati nya ia selalu berharap agar Fiona membuka hati untuk nya. tapi entah mengapa setelah Fiona bercerai dari Wilson malah harus ada kabar Fiona yang akan menikah dengan AL ghazaly Elvano...
Krishna ingin ada kesempatan, tapi Fiona selalu tidak peka.., sangat sulit bagi nya untuk mengungkap kan rasa di saat Fiona sama sekali tak merasa apa yang sering ia nyatakan tentang perasaan dan keinginan nya pada Fiona bukan lah hal yang bohong, tapi berkali-kali Fiona selalu menganggap yang krishna katakan adalah lelucon semata.
pada pertemuan hari ini, Fiona cukup kaget di jajaran orang-orang ini ada satu wajah yang sangat ia kenali yaitu Dirly Bintara Santoso. Dirly saat ini menjadi perwakilan Keluarga Ayah nya, Bintara sebagai salah satu Investor. pria tampan dengan paras dan tatapan hangat itu berada di sebelah meja Fiona, lebih tepat nya mereka duduk bersisian dalam satu garis. Fiona benar-benar kesal mengapa posisi meja nya harus di atur berdekatan dengan si Dirly ini tapi Krishna George malah bersebrangan dengan nya.
sebetul nya bukan apa-apa, tapi kita tau sendiri Dirly Bintara ini selalu mengganggu Fiona dengan panah cinta nya yang bagi Fiona sangat lah memuak kan. seperti hal nya saat ini saat Fiona baru saja masuk dan duduk mengambil posisi kursi nya malah harus bersisian dengan pria bernama Dirly Bintara ini. apalagi setelah melihat Fiona, Dirly langsung memasang muka penuh minat nya yang terkesan genit itu. sejak awal Fiona tau Dirly memang tampan tapi entah mengapa sejak awal pula Fiona sudah tak suka dengan gaya nya yang terkesan pria murahan.
__ADS_1
bagi orang-orang Dirly adalah sosok berkelas dan berharga, tapi tidak bagi Fiona yang mengenali kepribadian seorang Dirly dengan cukup banyak
"hai sayang..." sapa Dirly setengah berbisik pada Fiona yang baru saja mengambil posisi duduk di samping nya...