KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 91


__ADS_3

"Tunggu tuan..." tahan LiLyan yang menyebabkan AL ghazaly menghentikan tindakan nya yang hampir menutup habis kaca jendela mobil nya kembali itu, mendengar ujaran LiLyan para pengawal dan orang-orang AL ghazaly seperti asisten dan supir pribadi yang ada di sekitar cukup kaget juga termasuk LiLyan sendiri.


di saat semua orang menundukkan kepala pada pria ini, LiLyan malah berani menghentikan titah nya. LiLyan saja kaget mengapa kalimat tersebut bisa keluar begitu saja dari mulut nya, namun dia juga entah punya kekuatan dari mana karena sangat merasa tersinggung dengan tatapan AL ghazaly yang seolah menghina penampilan dan diri nya, memang nya kenapa kalau jelek dan miskin? bukan kah semua orang sama-sama manusia juga? begitulah yang selalu Fiona ajarkan pada nya, tidak ada batasan antara kaya dan miskin kecuali saat seseorang sudah di batas rasa sombong.


Lantas mengapa kakak tiri Fiona yang bahkan akan menjadi suami Fiona itu sendiri malah bersikap sombong bertolak belakang dari sikap Fiona itu sendiri. sangat berbeda dari sikap yang di bawa oleh sosok Fiona.


sebetul nya LiLyan terlalu cepat mengambil kesimpulan, sebetul nya AL ghazaly tidak sedang menghina atau memandang nya jelek atau pun miskin, AL ghazaly tidak mengizinkan LiLyan masuk di karena kan dalam ingatan AL ghazaly teman Fiona tidak ada yang seperti LiLyan. akhir-akhir ini ia cukup mengingat teman-teman KangSADAN Fiona, seperti Lila,Ditta dan Era. walau AL ghazaly tak mengenal langsung dan benar-benar ingat nama mereka satu persatu, namun ia cukup ingat pada wajah-wajah rekan Adik nya itu. lalu karyawati yang ada di KangSADAN seingat AL ghazaly tidak ada yang memiliki wajah seperti gadis di hadapan nya ini. jika pun ada dia pasti sudah dengan cepat mengingat nya walau pun hanya pernah dua kali mengikuti Fiona kesana... kenapa? karena Sosok LiLyan yang ia tangkap mengingat kan nya pada sosok Fiona yang baru datang ke kediaman ini saat di bawa Tetua Akbar Ayah nya. yah sosok Victoria nya dulu yang baru datang kemari sangat mirip dengan LiLyan yang ia lihat ini, walau wajah mereka tidak sama namun pakaian sederhana dengan atasan kaos longgar dan celana jeans sudah cukup membuat Victoria kala itu terlihat menawan dengan paduan kulit bersih nya yang terlihat bersih natural tanpa tambahan perawatan mahal, benar...LiLyan yang di depan nya sekarang sangat mirip sekali...jadi bagaimana AL ghazaly akan lupa jika memang sudah pernah melihat LiLyan sebelum nya kan? gadis ini juga terlihat cantik natural dengan wajah putih polos tanpa lipstik, lipgloss atau pun pensil alis,mascara,eyeliner dan sebagai nya. ia terlihat hanya memakai bedak tipis yang tampak menyatu dengan kulit putih dan masih segar yang ia miliki. jika saja ia di balut perawatan mahal seperti Fiona sekarang, LiLyan pun akan terlihat sangat lah bersinar juga.


jadi tidak ada alasan AL ghazaly yang menjurus ke arah untuk menghina LiLyan,,,namun AL ghazaly tidak berniat mengizinkan nya masuk karena ia berfikir tidak ada teman Victoria nya yang seperti gadis ini maka nya ia dengan tegas berkata demikian...

__ADS_1


AL ghazaly yang tidak jadi menutup kaca mobil nya akhir nya melihat kembali ke arah LiLyan menunggu apa mau nya gadis itu...


"Tuan...aku benar-benar teman adik mu Victoria Elvano. aku hanya ingin bertemu sebentar saja, sekarang ia sudah lama tidak muncul di kediaman utama Wijaya Santoso..." kata LiLyan cepat takut si orang tampan nan seram itu berubah fikiran dan malah mengusir nya lagi


mendengar nama Wjiaya Santoso yang di sebut kan gadis ini, AL ghazaly langsung menautkan alis menawan nya dan bertanya...


"kau..." belum sempat ia berkata lebih lanjut, LiLyan sudah berkata lebih dulu memperkenalkan diri nya dengan segera...


AL ghazaly cukup kaget melihat LiLyan yang terlihat berapi-api, tapi kemudian entah kenapa ia teringat Wilson Wijaya Santoso sang pewaris tunggal Santoso Group tersebut

__ADS_1


"apa Wilson yang membayar mu untuk datang kemari?" tanya AL ghazaly datar namun sinis


sejenak LiLyan tidak mengerti tapi kemudian ia buru-buru menjawab dengan sangat polos


"maaf Tuan, aku...bekerja di keluarga Wijaya Santoso jadi memang benar mereka membayar ku. tapi mereka hanya membayar ku untuk membersihkan rumah dan membantu hal lain nya perihal kepengurusan rumah, mereka...sama sekali tidak membayar ku untuk datang kemari, bahkan mereka tidak tau kalau aku kemari.." kata LiLyan apa ada nya, asisten Nico yang mendengar jawaban Lilyan yang terdengar terlalu jujur kesusahan menahan tawa nya namun karena tidak mau terkesan kurang ajar di depan AL ghazaly atasan nya jadi nya asisten Nico hanya berusaha menahan tawa seraya menggosok pelan hidung nya..., dalam hidup nya selama menjadi asisten bos nya ini baru kali ini ada seorang wanita yang muncul di hadapan seorang AL ghazaly Elvano dengan tampilan sederhana dan begitu berapi-api selain Nona Muda Victoria dulu...setahu nya saat seorang gadis atau wanita manapun yang begitu muncul di depan AL ghazaly pasti lah ingin terlihat menawan baik secara penampilan atau pun sikap, jika pun secara tak sengaja seperti ini bertemu dengan seorang AL ghazaly maka para wanita itu akan memilih bersembunyi dari pada di lihat seorang AL ghazaly Elvano ketika mereka tanpa dandanan yang bagus dan style yang keren abis. jadi bagi Nico gadis ini terlihat lucu dan cukup menarik.., apa lagi secara gamblang menyebutkan dia datang kemari karena menyelip waktu dari pekerjaan nya. bukan kah itu terlalu jujur...?


AL ghazaly yang mendengar perkataan LiLyan juga tidak menyangka jawaban yang lugu dan polos itu malah membuat nya tak bisa menjawab banyak, padahal dalam lingkaran perbisnisan ia begitu tangguh dan tanpa ampun, pandai berbicara dalam segala aspek, namun mengapa berbicara dengan gadis bodoh ini malah membuat nya ikut-ikutan bodoh, mungkin saking pintar nya AL ghazaly ia yang selalu membahas hal-hal pintar, ia jadi tak punya waktu membahas hal-hal bodoh ini, hanya saja pertanyaan nya pada LiLyan tadi malah menjadi pemicu perbincangan bodoh selanjut nya.


tiba-tiba sebuah mobil melaju perlahan mendekat, pria yang duduk di kursi kemudi terlihat berwajah manis dan tampan juga menawan, atap mobil ia buka sejak awal hingga gaya nya terlihat sangat santai tidak sekaku sosok AL ghazaly Elvano...dia adalah Marcell Lyno si mantan seleb tenar sahabat AL ghazaly itu sendiri, saat mobil yang ia kemudikan sudah dekat di ekor mobil milik AL ghazaly...ia Marcell memencet klason mobil nya sendiri dengan jahil...

__ADS_1


"Yoooy...AL kenapa kau nongkrong di depan pagar rumah mu sendiri? kau tidak punya tempat nongkrong yang lebih baik, minggir lah aku mau lewat" teriak Marcell Lyno enjoy pada mobil berwarna gelap di depan nya yang ia tahu pasti AL ghazaly sahabat nya ada di dalam mobil tersebut....


__ADS_2