KONFLIK

KONFLIK
KONFLIK 6


__ADS_3

sebelum Tante Ziviliya kembali melakukan perjalanan bisnis, Fiona menyempat kan diri menemui nya di rumah Utama Wijaya Santoso. Tante Zivilya dan Om Anderson pasangan suami istri itu selalu ingin melihat keponakan angkat yang sudah mereka anggap seperti anak sendiri itu. Walau terhitung baru namun mereka menyayangi sosok Fiona dengan sangat tulus.


Fiona masuk ke pintu utama Rumah besar Mewah bak istana itu, Rumah ini di lengkapi Lift. namun Fiona lebih memilih menaiki tangga utama yang melewati ruang samping. terlihat Sosok Diane mertua nya sedang berada di bagian belakang. melihat Fiona masuk ia yang sedang bersama beberapa koki menghentikan aktivitas nya, dengan anggun memilih melangkah ke tempat Fiona berada ,kehadiran dan bunyi sandal mewah nya menghentikan langkah Fiona yang akan menaiki tangga.


"Tante Diane, menantu anda datang" kata Mecca yang kebetulan muncul dari ruangan samping, Mecca Wijaya Santoso adalah puteri kedua dari Ziviliya. " hai Fiona..." sapa nya ramah, seperti hal nya Ziviliya yang menyayangi Fiona, Mecca juga tidak punya masalah dengan Fiona, hubungan mereka baik. Fiona membalas sapaan Mecca dengan senyuman nya yang ramah pula.


"aku tidak pernah mengakui nya sebagai menantu ku,sampai kapan pun" ujar Diane tegas, namun pedas sekali.., Fiona tersenyum tenang karena ia sudah terbiasa dengan sambutan Diane ini, seperti biasa Mecca merasa tidak nyaman dengan situasi ini, alih-alih ingin membuat suasana bagus antara perang dingin mertua dan menantu ini, malah jadi pemicu seperti sekarang ini.


"Mecca sayang, kau juga pasti sudah tau sejak awal,menantu yang aku ingin kan hanya lah Indah dari keluarga Kusuma, dia jelas-jelas terpelajar dan sepadan dengan Wilson kakak sepupu mu, sampai kapan pun aku tak akan pernah menerima sampah dari tempat hiburan pria hidung belang, itu mana mungkin" kata Diane sinis dan sangat kejam


"Terimakasih ibu mertua" senyum Fiona

__ADS_1


Mecca sebetul nya tak mengerti, mengapa Diane begitu merasa Fiona ini tak sepadan dengan putera nya, mengecuali kan status nya yang dari rumah bordil bukan kah Fiona juga di jual secara paksa, dan Justru masih terselamat kan dengan baik-baik saja. Lalu Walau pun Fiona adalah orang yang di angkat sebagai keluarga terhormat Wijaya Santoso, dan di peristri oleh Wilson sang pewaris utama, namun Fiona tidak pernah aji mumpung dalam hal ini, ia tidak meng embel-embeli hidup nya dengan Fasilitas kekayaan dan kekuasaan yang Wijaya Santoso miliki. Fiona ini berdiri pada kedua kaki nya sendiri, mencari penghidupan sendiri,dengan usaha nya sendiri. bagi Mecca, Fiona adalah sosok wanita hebat. harus nya Diane bisa berbangga hati. kadang Mecca berfikir, mengapa Wilson kakak sepupu nya sama sekali enggan melirik Fiona ? itu lah masalah nya ,Wilson bukan benar-benar tak menginginkan Fiona tapi keterikatan cinta buta nya pada Indah dan bakti nya pada Diane lah yang membuat Wilson itu terlalu kaku pada sosok Fiona yang merupakan istri nya sendiri.


saat ini Diane terlihat geram dengan keberadaan Fiona, apalagi Fiona terlihat santai menerima setiap hinaan dan kritikan dari nya. Mecca merasa tak baik membiarkan hal ini terus berlanjut dan berlama-lama


"Fiona, apa kau mau menemui mama dan papa? aku akan mengantar mu, kebetulan aku juga ingin kesana" dengan cepat Mecca mengait pergelangan Fiona, menarik nya agar menjauh dari Diane


"Tante Diane, kami duluan" kata Mecca terburu-buru, segera menaiki anak tangga bersama Fiona. dalam hal ini Fiona hanya menoleh ke arah Diane dengan satu anggukan penghormatan. Diane hanya balas menatap nya sinis, lalu kembali melangkah ke arah dapur besar tempat nya semula saat sedang mengatur para Koki.


***


keesokan hari nya, Fiona datang ke kantor menemui Wilson, mengantarkan beberapa berkas dari Tante Ziviliya. bukan nya tante Ziviliya tak bisa menyerahkan langsung tapi ia hanya ingin tercipta nya suatu keharmornisan dan ketergantungan antara Wilson dan Fiona. Tante Ziviliya ingin kedua nya selalu memiliki hubungan baik ke depan nya dan seterus nya.

__ADS_1


"apa presdir Wilson ada di tempat...?" tanya Fiona pada sekretaris Wilson, Wanita bernama Anya itu mengangguk ramah.


"silahkan Nyonya, Presdir ada di tempat nya" kata Anya


Anya bukan nya tidak tau ada tamu lain di ruangan Wilson, tamu itu Indah Kusuma. namun orang dalam seperti Anya mana mungkin tidak tau hubungan antara Presdir nya dan Nona keluarga Kusuma itu. hanya saja Anya sebagai wanita yang juga sudah mempunyai suami dan membina berumah tangga tentu saja kurang setuju dengan sikap tidak peduli dan tak mau tahu nya Indah. Gadis itu terpelajar dan dari keluarga terhormat tapi seolah tidak tau meletak kan kelakuan dan tempat nya. bagaimana mungkin ia tetap berhubungan dekat dengan Wilson jika tau pria itu sudah beristri, apalagi hubungan nya bukan sekedar teman biasa, mereka teman yang melewati batasan nya, bisa di bilang pacaran dengan suami orang.


bagi Anya mempersilahkan Fiona masuk adalah prilaku yang benar. bukan kah terasa risih bila seorang gadis lajang berlama-lama di dalam ruangan seorang pria bristri, yang notebone nya Gadis bernama Indah itu bukan lah pegawai di Santoso Group ini. jadi apa ? apa yang mereka bahas? apa lagi kalau nyata-nyata mereka berpacaran, maka yang di bahas adalah percintaan. itu tidak sopan bagi Anya..., namun ia bukan lah siapa-siapa, hanya seorang sekretaris saja. sedang kan yang bernama Alex Danu Huang, Asisten pribadi Presdir Wilson Wijaya santoso saja tidak berani banyak bicara, Lha apalagi diri nya, jika ingin tahu apakah Anya senang dengan kemunculan Fiona yang merupakan Nyonya Wilson Wijaya Santoso, jawaban nya adalah Iya...


sebetul nya Indah yang berwajah cantik sempurna itu selalu berlaku baik pada Anya, Indah Kusuma mana mungkin berlaku arogan pada orang sekitar? dalam hidup nya ia ingin semua orang menyukai nya, membela nya dan berada di pihak nya. namun bagi Anya yang salah tetap lah salah. itu Suami orang !!!


Lalu siapa yang tidak tau kalau Fiona dan Wilson mengalami rumah tangga yang tidak harmonis? Anya tentu tau. sekali dengar saja orang yang baru saja pasti dapat membaca. Fiona bertanya apakah ada Presdir di tempat? bukan kah jika sepasang suami istri yang saling keterikatan akan saling menanyai keberadaan dan mengabarkan nya lewat ponsel? sekarang jaman canggih serba teknologi. apa-apa pasti gadget kan? untuk hal ini Anya turut merasa kasihan dan prihatin pada wanita yang bergelar Nyonya Wilson Wijaya Santoso ini.

__ADS_1


__ADS_2