
waktu semakin berlalu, ini adalah Bulan ke enam Fiona...Victoria Elvano ini berada di luar negara, pelatihan dan pendidikan nya memang sudah hampir selesai. hampir berada di ambang finish
jadwal kepulangan nya ke tanah air juga tinggal menghitung hari lagi, hari ini ia kebetulan mendapat telepon dari Mecca...gadis keluarga Wijaya Santoso satu ini memang selalu rajin menghubungi nya, namun kali ini Mecca merasa begitu sangat sumringah. bagaimana tidak? Fiona akan segera kembali ke tanah air dan itu suatu hal yang menyenang kan bagi nya.
diri nya Mecca bisa saja pergi menyusul Fiona ke sana meskipun berkali-kali akan tetapi, bagi Mecca tidak akan begitu terasa asik. karena bagaimana pun Fiona berada di sana itu untuk menjalani pelatihan dan menempuh pendidikan ketat, Fiona bukan hanya sekedar tinggal untuk menetap sementara untuk bermain-main atau pun sedang melakukan liburan, jadi ia juga merasa tidak punya skejul yang tepat untuk sekedar bertandang dalam hitungan waktu yang sangat singkat tersebut. bagi nya tidak akan seru kalau kegiatan nya dan Fiona nanti nya malah terpotong dan terganggu oleh rutinitas pembelajaran yang sedang Fiona jalani saat itu.
"hari apa kau kembali ke tanah air?" tanya Mecca di seberang telepon
"hm, aku akan mengabari mu saat hari nya sudah dekat,memang nya kau ingin menjemput ku?" Fiona menjawab dan bertanya di waktu yang bersamaan
"apakah aku ini masih di perlukan untuk menjemput seorang Tuan puteri dari keluarga Elvano,hah?" Mecca menggoda nya
"aku mau pun sebagai Victoria atau pun Fiona tetap lah masih orang yang sama seperti yang sudah kau kenali sejak dulu" sahut Fiona terkekeh, sebetul nya ia lumayan merasa risih juga, jika terus menerus di anggap sebagai Tuan puteri Elvano,setelah jati diri masa lalu nya terungkap akhir-akhir ini. bagi Fiona ini Diri nya yang asli adalah tetap puteri kandung keluarga Aditama serta pemilik saham KangSADAN, ya...hanya itu..,selebih nya diri nya ini bukanlah siapa-siapa juga. bukan lah sosok yang terlalu hebat yang terus di gempor kan orang-orang sekitar.
"baik lah kau tetap adalah sosok Fiona saudari ku tersayang yang sangat teramat cantik, aku tak mungkin melupakan hal itu, key?" Kata Mecca kemudian dengan canda-canda nya yang manis
"uhm...,ya..terimakasih" di seberang telepon Fiona nampak setuju ia tanpa di sadari mengangguk begitu saja dengan patuh
"oh ya" kata Mecca "aku akan membuat pesta penyambutan khusus untuk mu" lanjut Mecca lagi
__ADS_1
"tidak perlu..." sahut Fiona, bagi nya sejak dulu keluarga Tante Ziviliya sampai lah hingga ke puteri-puteri nya ini terlalu sangat begitu berlebihan mengistimewakan diri nya, hingga dia Fiona juga ujung-ujung nya menjadi merasa tak enak hati di buat nya.
"ah...jangan malu-malu..." Mecca kembali menggoda
"meskipun kau menolak tapi Mama akan tetap mempersiap kan perjamuan besar itu khusus untuk mu, kau seperti tidak tau mama saja ya" kata Mecca lagi mencoba mengingat kan
"iya...siapa yang tidak tau sosok Miss Ziviliya Wijaya Santoso...aku tentu ingat, bagaimana mungkin aku lupa" celutuk Fiona sembari bercanda ,ia tentu tau bagaiman Antusias nya seorang Tante Ziviliya menyangkut orang-orang tersayang nya, Mecca pun tentu saja terkekeh mendengar nya
"Nah, karena kau sudah tau, jadi tak guna nya kau menolak lagi, okey?" Mecca memutar bola nya dengan jahil,.walau Fiona tak melihat nya tapi saat ini ia tentu sudah tahu bagaimana ekspresi gadis bernama Mecca Wijaya Santoso ini biar pun harus tanpa menyaksikan nya secara langsung, Fiona sudah saling hapal.
"baik lah..." Fiona pun mengalah dan terkekeh
"oke, baik lah...be care full..." Fiona mengingat kan
"oke, dahhh" setelah Mecca mengucap kan itu sambungan telepon pun perlahan di matikan.
***
Hari kepulangan Fiona dari pembelajaran di luar negara adalah lusa, Ziviliya juga pulang ke tanah air secara khusus untuk semata-mata merayakan kepulangan Fiona dari study nya yang memakan waktu sekitar enam bulanan itu.
__ADS_1
seperti biasa, walau pun Fiona sudah bukan lagi menantu keluarga Wijaya Santoso, tapi bagi Ziviliya ia sosok Fiona tetap lah keponakan angkat nya yang istimewa.., jadi hingga sekarang jika itu menyangkut Fiona ia tetap ambil bagian untuk menyempurnakan nya hingga sebaik-baik mungkin.
✈
hari ini di sebuah bandara seorang wanita cantik yang baru saja turun dari pesawat di giring khusus oleh beberapa penjaga keluar dari Bandara. Wanita itu di jemput bagai sesosok ratu yang sangat mulia. wanita dengan style rambut bob lurus sebahu sangat keren dengan sedikit warna navy gelap di beberapa helai rambut nya, tampak kelihatan samar-samar di rambut nya yang bewarna hitam pekat.
AL ghazaly Elvano secara khusus menunggu nya di depan dengan beberapa penjaga, lalu saat sosok cantik itu muncul dengan setelah nya segera masuk ke dalam dada bidang milik AL ghazaly...
"kau mengubah gaya rambut mu..." kata AL ghazaly setengah berbisik seraya membelai kepala wanita cantik yang ada di dada nya saat ini, dan wanita itu ternyata adalah Victoria Elvano atau...yang kita kenal sebagai Fiona. ya, ia mengubah gaya rambut nya dari yang panjang sepunggung menjadi bob sebahu, dengan begini penampilan Fiona terlihat sangat berbeda sekali...
"bukan kah sangat cantik" kata Fiona meminta komentar, karena gaya rambut ini bukan lah murni keinginan nya. sebelum pulang ke tanah air ia hanya ingin mengubah suasana, memanjakan diri di tempat kecantikan dan meminta bagian kecantikan untuk memangkas rambut nya untuk sekedar perubahan suasana walau sedikit. ya mengubah style rambut nya.
dan jadi lah gaya rambut bob sebahu dengan beberapa helai dengan dua layer bewarna navy samar. sebetul nya Fiona sedikit tidak percaya diri, ia malah terlihat sepertik anak muda tepat nya gadis muda yang baru lulus sekolah ke mahasiswi an. tapi semua orang di bagian kecantikan mengatakan gaya rambut ini sangat cocok untuk diri nya nya yang berwajah imut dengan hidung yang mancung sempurna itu...
"kau cantik dengan rambut apa pun" puji AL ghazaly jujur. lalu setelah penjaga membawa koper kecil milik nya, asisten segera mempersilah kan Fiona masuk ke mobil jemputan, berdampingan dengan AL ghazaly.
setelah nya deretan tiga buah mobil mewah itu pun segera melaju keluar meninggalkan kawasan Bandara dengan sangat amat elegan...
__ADS_1