
mendengar apa yang Wilson tanyakan pada nya sejenak membuat Indah Kusuma merasa heran, Wilson menanyai pada nya perihal status perceraian nya dan Fiona. apa yang terjadi? Wilson pura-pura berlagak bodoh atau bagaimana? apa kah memang sengaja sudah lupa?
"Wilson,apa maksud pertanyaan mu?" Indah Kusuma balas bertanya dengan nada dan raut muka yang heran
"aku bertanya pada mu? kenapa kau seenak nya mengatakan perihal perceraian ku dengan Fiona, padahal jelas-jelas Fiona masih istri ku..kau mau merusak hubungan kami?" Wilson berkata datar namun terdengar seperti ada ancaman di sana
Indah Kusuma menautkan alis, dia sudah bergaul dan mengenal Wilson sedari kecil jadi ia tahu persis ekspresi Wilson saat ini bukan lah sedang dalam kepura-puraan, namun hanya beberapa detik saja Indah Kusuma merasa bingung dan heran karena di detik berikut nya Indah Kusuma mulai mengerti kalau Wilson ini sedang mengalami gangguan yang lumayan serius pada ingatan nya. Indah Kusuma juga sama sekali tidak lupa beberapa waktu yang lalu belum lama ini Wilson baru saja mengalami kecelakaan di luar Negara, dan Kecelakaan itu juga cukup serius, jadi mungkin wajar saja jika saat ini Wilson sakit...
setelah mulai menebak apa yang terjadi di depan nya ini, Indah Kusuma mulai menatap berang ke arah Fiona, Indah Kusuma berfikir jika saat ini wanita bernama Fiona ini sedang bersama Wilson di saat pria ini sedang tidak di fase ingatan yang baik, maka artinya si Fiona ini sedang mengambil kesempatan agar bisa bersama dan dekat-dekat dengan Wilson seperti sekarang ini, dalam tebakan Indah Kusuma pastilah Fiona ini aji mumpung di saat ingatan Wilson sedang kurang baik.
seraya dengan tatapan yang jijik, Indah Kusuma langsung memaki Fiona dengan kata-kata nya
"kau ini memang tidak tau malu ya,Fiona? kau sedang mencari kesempatan di saat seperti ini??? di mana hati nurani mu, dasar wanita murahan..." caci Indah dengan kesal campur rasa iri
Fiona merespon malas, Indah Kusuma ini pasti lah sedang berfikir sesuai dengan otak busuk nya itu. di saat si Nona Kusuma ini bahkan tidak tau bahwa Fiona berdiri di sini bukan atas mau nya, namun ini adalah permintaan keluarga besar Santoso demi untuk mempercepat kesembuhan ingatan Wilson yang saat ini sedang kacau.
"terserah kau mau berasumsi apa pun, tapi aku tidak selicik apa yang kau fikirkan. kau dan aku tidak sama..., jadi jangan sama kan cara orang lain menyikapi sesuatu dengan cara diri mu" Fiona membalas dengan santai namun menohok.
__ADS_1
Wilson tak mengerti dua orang wanita ini sedang membicarakan apa? namun belum sempat Wilson berfikir terlalu jauh, Indah kusuma sudah berkata dengan lantang
"Wilson, sadar lah" pekik Indah pelan
"kau sudah menceraikan Fiona, dia bukan istri mu lagi!! kalian bedua bukan lah pasangan suami istri lagi, sadar lah Wilson!! Fiona membohongi mu, kalian sudah bercerai!! Fiona bahkan sudah bertunangan dengan orang lain" Indah begitu antusias dengan kata-kata nya
"yang calon istri mu itu sebenar nya adalah aku Wilson, aku Indah Kusuma calon istri mu,wanita yang kau ingin kan! apa kau lupa? kau mencerai kan Fiona demi aku!!!" Indah Kusuma malah makin gencar dan bersemangat mencari celah dan kesempatan.
di kira nya mungkin Wilson ini lupa ingatan, amnesia keseluruhan seperti di film-film biasa nya. di tidak tahu bahwa yang di lupakan Wilson hanya lah beberapa potongan-potongan yang menyedih kan bagi diri Wilson saja, selebih nya ia ingat termasuk betapa licik nya wanita bernama Indah Kusuma di depan nya ini.
"kau kira aku anak kecil? siapa yang calon istri ku? kamu? kau mengaku dengan percaya diri Nona Kusuma, apa perlu ku sebutkan satu persatu nama pria la-cur mu? aku sudah pernah katakan jangan pernah ganggu aku dan Fiona" kata Wilson sinis
Indah Kusuma kaget, ia tak menyangka Wilson ternyata masih ingat segala kecurangan nya, apa yang terjadi dengan si Wilson ini sebetul nya? Indah pun mulai bingung
"tapi Wilson, kau dan Fiona memang sudah bercerai..." Indah tetap keukeuh
"diam.." balas Wilson
__ADS_1
Indah sebetul nya ciut dengan ekspresi Wilson tapi dia dengan cepat berkata
"Wilson, aku tidak bohong! sungguh !!! aku...aku sendiri yang mengambil dokumen perceraian yang kau sembunyikan di laci kerja mu itu saat kau sedang meeting, apa kau lupa? aku sendiri yang menyerah kan nya ke pusat tanpa memberitahu kan mu terlebih dahulu kan? kau pasti tidak lupa kan...?" Indah Kusuma begitu buka-bukaan agar Wilson sadar dan ingat akan status nyata yang sesungguh nya. Indah Kusuma walau di tembak mati pun ia tak akan rela seorang Wilson Wijaya Santoso di miliki wanita mana pun selain diri nya, Indah Kusuma tak akan mengizin kan nya terlebih-lebih wanita itu adalah Fiona.., Hhh Indah Kusuma mana mungkin merelakan nya, sampai mati pun ia tak akan pernah sudi.
"apa maksud mu!!?? jelaskan atau ku bunuh kau sekarang juga" kali ini respon Wilson nampak berang dan kurang kendali, seperti ada sesuatu.ia pun sampai melangkah maju ke arah Indah dengan emosi dan mata mulai memerah
karena ketakutan dengan respon Wilson, Indah tanpa sadar berucap
"sa, saat itu kau tak ingin menyerahkan surat perceraian itu...,kau mulai berubah pendirian..jadi aku hanya ingin kau sampai tak salah arah jadi aku menyerah kan nya, aku tak ingin kehilangan kau Wilson...aku..takut kau membatal kan rencana pernikahan kita..." Indah Kusuma merasa fikiran nya oleng hingga mengatakan hal yang seharus nya tak di dengar Fiona, hingga setelah mengatakan nya begitu selesai Indah Kusuma merasa kaget sendiri dengan apa yang ia ucapkan, ia menyesali nya namun sudah terlambat...
mendengar apa yang Indah Kusuma katakan, Fiona baru menyadari kalau ternyata Wilson ini pernah tidak berniat bercerai dari nya, Wilson pernah ingin membatalkan perceraian mereka..., apakah ungkapan kata cinta di malam itu saat Wilson menangis dan memeluk nya sepanjang malam itu adalah murni dan nyata tanpa drama?
jadi setelah surat perceraian yang waktu itu, Indah Kusuma ini yang menyerahkan nya??
pembicaraan waktu itu Wilson dan pengacara nya ternyata bukan drama. Wilson saat itu memang panik mengapa dokumen yang ia sembunyikan malah sampai ke pusat...
saat ini Wilson entah mengapa setelah mendengar yang Indah Kusuma kata kan kepala nya mendadak pusing, ia kehilangan kendali memijat perlahan pelipis nya, seperti nya Wilson merasakan kesakitan di sekitar kepala nya yang mulai terasa berdenyut hebat...
__ADS_1