Lelembut

Lelembut
Perpisahan sekolah


__ADS_3

Dua Minggu setelah kejadian yang menggemparkan di SMP Mulia kini para siswa siswi kelas sembilan mengadakan acara perpisahan di sebuah gedung serba guna yang tak jauh dari lokasi sekolahan.


Para siswa siswi begitu antusias mengadakan acara perpisahan dengan nuansa ceria , suka maupun duka. Para wali dan orang tua pun turut hadir.


Acara demi acara telah di lewati, kini saat nya mengumumkan nilai paling tertinggi di SMP Mulia, pengumuman tersebut langsung di umumkan oleh kepala sekolah.


" Selamat siang semua nya, saya di sini ingin mengumumkan hasil nilai ujian yang di selenggarakan oleh sekolahan. Di kertas ini ada lima nama siswa atau siswi yang mendapatkan nilai yang cukup tinggi. Saya akan memanggil nama nama yang tertera di kertas ini " menunjukan lembaran kertas di hadapan para murid dan orang tua yang hadir.


" Nomor lima di isi dengan nama Aprilia Yuswandari dengan memperoleh nilai 85,88. Nomor empat di isi dengan nama Inggit Garnasih dengan memperoleh nilai 85,90. Nomor tiga di isi dengan nama Siska Widiyawati dengan memperoleh nilai 86,94. Nomor dua di isi dengan nama Anin Salsabila dengan memperoleh nilai 86,96. Dan yang terakhir nilai ini membuat saya bangga dengan anak ini, jarang jarang siswa atau siswi mendapatkan nilai yang sangat sempurna. Tanpa berlama lama bapak akan menyebutkan nama yang paling kalian tunggu. Nilai ujian dengan skor 88,99 di raih oleh Arumi Putri Aurora. Mohon siswi siswi yang bapak panggil segera naik di atas panggung "


Arumi yang kebetulan lagi minum air di kejutkan dengan nilai nya yang sangat tertinggi di sekolahan nya, membuat Arumi tersedak ketika meminum air.


Uhuk...uhuk....


" Yee kita di panggil berbarengan" Anin merangkul bahu Arumi yang orang nya masih terbatuk batuk karna tersedak oleh air yang ia minum.


" Ayo kawan kita maju ke depan berbarengan " Siska menggandeng tangan Anin dan Arumi.


Mereka bertiga jalan menuju panggung dengan senyum yang merekah. Pemandangan tersebut tak luput dari perhatian murid murid lain nya dan juga para tamu undangan.


Kelima siswi telah naik ke atas panggung sembari di beri hadiah dari pihak sekolah dan hadiah pribadi yang langsung dari kepala sekolah. Semua orang yang berada di bawah panggung bertepuk tangan dengan suasana senang.


" Selamat untuk kalian semua. Bapak harap terus lah memperbaiki diri dan nilai, jangan merasa puas terlebih dahulu tetap lah rajin belajar kelak mimpi kalian bisa terwujud " sambutan dari kepala sekolah.


Sebelum turun dari panggung kelima siswi berserta kepala sekolah berfoto bersama untuk kenang kenangan.


" Eh nanti kita pesta kecil kecil an di rumah gue " ucap Anin saat berjalan menuju tempat duduk yang mereka tempati.

__ADS_1


" Ide yang bagus. Jam berapa nanti? " sahut Siska dengan nada yang sangat antusias.


" Habis isya bagaimana? biar enggak nanggung " tutur Arumi yang baru duduk di kursi.


" Ummm...ok lah, tapi nanti makan nya apa? BBQ grill ala kita apa pesan? "


" Pesan aja lah biar praktis, kalau cari bahan sendiri takut kelamaan. Kalau ada yang kurang gue bisa nambahin " jawab Arumi yang tipe tipe enggak mau ribet, mau nya yang praktis dan simpel.


" Di daerah mu ada cafe atau restoran yang menyediakan jasa penyewaan tempat BBQ an? kalau enggak ada biar gue aja yang pesan" Siska memutar tubuh nya ke samping kanan agar lebih enak ngobrol nya.


" Ada sih tapi jauh itu pun enggak enak rasa nya " Anin seketika mengerucutkan bibir nya, seperti orang yang lagi bete.


" Kenapa bibir elu maju maju segala sih, mau pamer warna gincu mu gitu atau elu udah pernah coba makan di situ? " pertanyaan Arumi dengan tepat sasaran.


" He'em nyesel gue makan di sono sama keluarga dari tampilan gambar kayak enak eh tau nya pas datang rasa nya enggak enak daging nya kurang fresh terus tempat nya enggak nyaman " menyandarkan punggung nya di tambah melipat kedua tangan nya di atas dada.


" Hahaha....mungkin elu perlu kata coba lagi deh Nin "


" Heh!! udah berantem nya di pending dulu , ini masih acara perpisahan kalau udah selesai monggo di lanjutkan di tengah jalan juga enggak apa, apa di tengah lap...." belum selesai ngomong mulut Arumi sudah disumpal jajanan risol oleh Anin yang kebetulan risol ayam nya masih utuh belum di makan.


" Itu mulut apa rel kereta dari tadi nyerocos melulu. Apa rem nya blong biar gue tampol mulut elu pakai belalai nya gajah. Mau? "


Arumi hanya bisa menggeleng kepala serta merapatkan kedua telapak tangan di depan dada.


***


Rangkaian demi rangkaian telah di lewati, sekarang tepat jam sebelas siang Waktu Indonesia bagian Barat. Acara yang di selenggarakan di gedung serba guna, di akhiri dengan foto bersama per kelas dan juga para guru. Setelah sesi foto telah usai siswa atau siswi di perbolehkan untuk pulang karna acara telah usai.

__ADS_1


Arumi , Anin dan Siska pulang ke kediaman masing masing bersama kedua orang tua.


Diperjalanan Arumi bercengkrama dengan deddy dan juga bunda nya.


" Ded nanti malam Arumi main ke rumah Anin " dengan posisi duduk di jok belakang.


" Jam berapa nak? pulang nya jangan malam malam ya enggak baik " balas deddy Baskoro yang posisi sedang menyetir.


" Habis sholat isya ded "


" Yang antar sapa nak? nanti deddy sama bunda ada undangan tamu di rumah sahabat nya bunda " ucap deddy sembari melirik sekilas ke arah spion tengah.


" Bareng aja sama kita aja ded, kan jalan nya satu arah " sambung bunda Aurora.


Arumi menegakan tubuh nya, menggeser ke tengah jok kemudian tubuh nya setengah mencondongkan ke depan. Alhasil tubuh Arumi di antara jok depan bagian sopir dan bagian penumpang.


" Bun di rumah masih ada stok buah enggak di kulkas? nanti aku bawa ke rumah nya Anin "


Bunda Aurora memiringkan tubuh ke kanan sehingga bunda Aurora dapat melihat muka anak nya " kayak nya udah habis deh, kemarin masih sih tapi udah keburu di habisin sama deddy mu "


Arumi di buat melongo oleh bunda nya " buah sebanyak itu? di makan sendirian? serius bun? " sekilas melihat ke arah deddy nya yang masih fokus menyetir.


" Bunda mu juga ikut bukan deddy aja yang makan " timpal deddy Baskoro.


" Ya udah deh mampir beli buah dulu dong ded mumpung masih di luar " imbuh Arumi.


" Arumi mau nya buah apa? biar bunda yang belikan "

__ADS_1


" Semangka , jeruk madu , apel merah , sama buah naga ya bun. Beli nya jangan banyak banyak secukupnya saja " tutur Arumi dengan posisi yang masih sama belum pindah posisi.


Bersambung......


__ADS_2