
Arumi yang mulai bosan dengan aktivitas duduk sedari tadi di sofa, memutuskan mendekat ke arah bunda Aurora yang masih sibuk dengan gambar desain baju.
" Bun Arumi bantu kasih warna ya? " kedua telapak tangan menempel di meja kerja bunda Aurora.
Bunda Aurora mendongak "boleh, tapi harus pelan pelan biar rapi. Ini baju nya di kasih karna hijau dan sedikit di kasih warna hitam, jangan sampai keluar garis " menyerahkan sketsa baju yang sudah ia gambar.
( ilustrasi )
" Baiklah bunda " ucap Arumi dengan senang hati.
Arumi mengambil pensil warna yang berada di tumpukan spidol spidol warna warni. Arumi mengambil dua pensil warna yang masing masing berwarna hijau tua dan hitam.
Sebelum memberikan warna, Arumi mengambil kursi bundar yang setiap kaki sudah sudah di pasang roda.
Arumi memilih satu meja dengan bunda nya, dan Arumi pilih di sisi sebelah kanan.
Goresan demi goresan warna telah menyatu dalam satu warna hingga menghasilkan maha karya yang luar biasa.
Arumi yang sedang fokus ke satu lembaran ini tidak menyadari bahwa ada sepasang kekasih yang sedang bertamu di ruang kerja bunda nya.
Arumi baru menyadari ada orang lain yang sedang duduk di sofa. Arumi menautkan kedua alis ke arah perempuan yang posisi duduk sangat mepet ke cowok, seperti enggan untuk dilepas.
Di saat ingin melanjutkan gambaran nya, mata batin Arumi mengarah ke 'sosok' yang berada di belakang si perempuan itu. 'Sosok' nya berbadan hitam semua, hitam nya seperti kepulan asap kendaraan. Yang membuat Arumi bergidik ngeri yakni kedua bola mata yang memancarkan warna merah.
'Sosok' ini memiliki pengaruh yang sangat negatif. Kenapa Arumi bisa mendeskripsikan karna 'sosok' ini mempunyai taring yang berjumlah dua yang sangat tajam, dan di antara kedua mata ada mustika berwarna merah yang sangat menyala. Di belakang tubuh 'sosok' ini ada asap yang warna nya sangat pekat pertanda bahwa 'sosok' ini sangat lah berbahaya untuk di dekati.
Niat nya tidak ingin melihat namun mata batin nya terus fokus ke arah perempuan itu, semakin menolak semakin tajam pula 'sosok' yang mengikuti perempuan itu.
Mau tidak mau, Arumi terpaksa berhenti memberi warna ke sketsa baju yang di desain oleh bunda nya. Arumi mengambil ponsel nya yang berada di dalam tas selempang. Setelah mengambil ponsel nya, Arumi pura pura bermain ponsel agar tidak tertangkap basah di saat Arumi memandang kedua orang yang duduk di sofa.
Kedua mata Arumi fokus ke layar ponsel, sedangkan mata batin terus melihat ke arah perempuan itu.
__ADS_1
Akhirnya Arumi mengetahui mengapa 'sosok' itu terus menempel pada perempuan itu. Penyebab nya perempuan itu memakai susuk yang di tanam di antara kedua alis, bawah bibir, di dada dan sekitaran **** **********.
Perempuan itu memakai susuk yang berwarna emas, itu sebab nya mengapa wajah nya memancarkan aura yang berbeda. Kalau orang awam melihat orang yang memakai susuk pasti cara pandangan nya sangat berbeda, seperti ada cahaya yang muncul dari wajah.
Berbeda dengan orang yang bisa 'melihat'. Orang yang memakai susuk wajah nya seolah olah memakai plastik, asli nya orang yang memakai susuk itu rata rata wajah nya seperti nenek nenek yang wajah nya keriput.
Orang yang memakai susuk harus mau mengikuti saran dari dukun kalau melanggar pantangan susuk yang di tanam akan terlepas dengan sendiri nya. Dan yang memasang bukan sembarang dukun. Semisal yang memasang dukun A dan dukun A itu meninggal dunia, dukun yang lain nya belum tentu bisa mengeluarkan susuk yang tertanam di tubuh orang.
Sisi gelap memakai susuk bila ajal menjemput akan kesusahan sewaktu sakaratul maut. Dan yang memakai susuk biasa nya tidak pernah sholat maupun puasa Ramadhan.
Tak hanya memasang susuk saja, perempuan itu juga memakai pelet untuk mengikat lawan jenis. Dan korban nya yakni cowok yang ada di samping nya.
" Kasihan cowok itu dapat pasangan model nya kayak begituan, cara nya udah enggak berkah. Terus pas waktu udah nikah cowok nya bakalan sadar enggak ya. Sungguh kasihan cowok nya, raga nya yang di dapatkan namun hati nya tidak bisa di dapatkan. Enggak bakalan berkah itu, semoga cepat sadar cowok nya. Ngeri gue lihat nya " batin Arumi yang mengalihkan padangan nya untuk tidak terus terus an memandang dua orang itu.
Arumi memilih melanjutkan pekerjaan tadi dan tak mau ikut campur dengan urusan orang lain.
Di saat sedang mewarnai sketsa tadi, bunda Aurora memanggil diri nya" Arumi tolong ambilkan buku yang ada di meja kerja "
Arumi meletakan pensil warna" buku yang mana bun?, di sini ada banyak buku".
Arumi mencari buku yang di maksud bunda nya, setelah ketemu Arumi beranjak dari tempat ia kerja dan berjalan menuju bunda nya.
" Nih bun buku nya " tutur Arumi sambil menyerahkan buku yang berisi sketsa baju pengantin.
Arumi yang ingin berbalik badan di tahan oleh bunda Aurora" duduk di sini saja " menepuk sofa yang masih tersisa.
Arumi hanya bisa menghela nafas pasrah dan mengikuti kemauan bunda nya.
Detik demi detik, menit demi menit obrolan mereka bertiga tak kunjung selesai, membuat Arumi bosan dan memilih memejamkan kedua mata di sandaran sofa.
...****************...
" Rum...bangun makanan nya udah datang loh " bunda Aurora menepuk pipi anak nya yang ketiduran di sandaran sofa.
__ADS_1
Arumi yang terusik tidur nya hanya bisa mengeliat dan tak mau membuka kedua mata nya.
" Ayo bangun nanti kalau habis bingung nyariin " bunda Aurora tetap gencar penepuk pipi anak nya.
" Iya iya bun ini udah bangun " mata sebelah kiri di buka setengah.
" Di buka dulu dong mata nya baru ngomong " ucap bunda Aurora yang setengah geregetan.
" Tamu nya udah pergi bun? " sembari merengangkan tubuh nya di sofa.
" Udah dari tadi. Mumpung udah pulang bunda langsung pesan makanan lewat ojek online"
Arumi hanya mangut mangut mendengarkan ucapan bunda Aurora.
" Hasil warna nya udah selesai bun, tinggal nyari kain sama potong kain. Gambaran nya masih di atas sana " ucap nya sambil membuka sterofom yang berisi ayam geprek sambal matah.
" Udah bunda simpan. Besok pulang nya jam berapa? " tanya bunda Aurora yang duduk nya bersebelahan.
" Kayak tadi kalau enggak salah, emang mau di ajak kemana bun? " menoleh ke arah bunda Aurora.
" Mau bunda ajak beli kain sama pernak pernik lain nya. Biar sekalian kamu belajar, mau apa enggak? "
Dengan cepat Arumi membalas " tentu mau dong bun. Biar bunda ada teman nya"
Dan mereka berdua tertawa bersama di ruang kerja milik bunda Aurora.
Bersambung....
Susuk:
Merupakan sejenis jimat yang umumnya terbuat dari emas atau logam mulia lainnya seperti perak yang dicampur tembaga.
Pelet:
__ADS_1
Jenis ilmu gaib berfungsi untuk memengaruhi alam bawah sadar seseorang agar jatuh cinta ( terpikat )