Lelembut

Lelembut
Persami


__ADS_3

Hari Jum'at pun telah tiba. Arumi dan kawan kawan nya sudah berkumpul di kelas XII akuntansi yang mana kelas ini akan dijadikan sebagai tempat istirahat bagi siswi kelas X dari semua jurusan kumpul jadi satu di kelas ini.


Semua bangku dan kursi sudah di tumpuk hingga membentuk dua tingkat. Semua nya di jejer rapi mepet dengan dinding bagian belakang. Hingga bagian tengah ini akan di gelar tikar sebagai alas untuk tidur di malam hari.


Arumi dan kawan kawan nya kebagian tempat di sisi kanan dekat meja guru yang sengaja tidak di pindahkan. Kelompok Arumi beranggotakan tujuh orang, lima orang berasal dari kelas X perkantoran sisa nya dua orang ini berasal dari kelas X TKJ. Masing masing anggota memiliki peran dalam kelompok ini. Misalnya, Siska yang di tunjuk sebagai ketua kelompok ini, Arumi sebagai wakil nya, Nia sebagai bendahara, dan Yuki sebagai sekretaris. Sisa nya sebagai anggota. Tugas yang mereka jalani tidak lah mudah bagi masing masing anggota kelompok ini. Siska yang selalu siap kapan pun ketika ada panggilan ketua kelompok. Masing masing ketua kelompok akan di kumpulkan jadi satu di halaman sekolah. Untuk menghadap ke ketua pembina Pramuka atau ke kakak kakak pembina lain nya.


Tugas dari wakil ketua kelompok tak kalah sibuk nya dengan ketua. Semisal ketua kelompok sibuk mengurusi hal lain nya. Wakil ketua lah yang maju mengganti kan ketua.


Bendahara bertugas untuk mengumpulkan uang atau uang kas. Jadi per kelompok memilik uang kas. Dan uang kas itu bisa di gunakan untuk kebutuhan kelompok atau lainnya. Sedangkan sekretaris tugas nya mencatat hal penting ketika sedang berkumpul ketika ada pengumuman.


...🍂🍂🍂...


Jam terus berputar seiring mengikuti arah matahari berjalan. Kini jam menunjukan pukul tiga sore, menandakan kegiatan Pramuka akan di mulai. Suara speaker sekolah berkumandang pertanda semua murid di haruskan berbaris rapi di halaman sekolah dengan atribut lengkap.


Barisan paling depan di pimpin oleh ketua kelompok, sedangkan barisan paling belakang di isi oleh wakil ketua yakni Arumi berada di barisan paling belakang.


Sepersekian detik barulah kegiatan Pramuka ini resmi di buka. Pembina Pramuka berdiri di depan dengan seragam Pramuka dengan atribut lengkap. Berdiri sembari memberi arahan tentang kegiatan hari ini sampai esok pagi.


Serangkaian kegiatan pembukaan Pramuka telah usai. Semua murid berkumpul lagi di pinggir halaman seraya membawa tongkat Pramuka setiap individu.


Sekarang yang memimpin adek kelas yakni kakak pembina yang di tugaskan untuk hari ini, pengarahan kegiatan kali ini Bikin tandu menggunakan tali. Proses kegiatan ini berlangsung selama lima puluh menit.


Selanjut nya per kelompok di pisah dan satu kelompok di dampingi dua kakak Pramuka. Masing masing kakak Pramuka menyuruh adek kelas. Belajar Sandi Morse dan Bendera Semaphore.


"..."


"..."


Memasuki jam lima sore, serangkaian kegiatan sore ini selesai. Jam jam segini waktu nya istirahat dan mandi sore. Para murid murid bergantian masuk kamar mandi.


Situasi di kelas.


Nia mengobrak-abrik tas nya yang di letakan paling pojok. Siska yang sebagai ketua kelompok mendekatkan diri, lalu bertanya " cari apa lu " berdiri tak jauh dari Nia yang sedang menggeledah tas nya sendiri.


" Gue lagi cari odol. Perasaan sebelum berangkat udah di masukkan ke dalam tas. Tapi ini kok enggak ada " mendongak menatap wajah Siska.


" Gampang tinggal minta odol ke lainnya. Gue kira lagi cari apa tau nya cuma odol" jawab Siska.


" Iya sih, tapi odol gue khusus untuk gigi sensitif. Enggak sembarangan pakai nya" keluh Nia yang sudah lelah mencari odol di dalam tas.

__ADS_1


" Waduh gimana yak " mengusap dagu menggunakan dua jari. " Kalau keluar nanti enggak di izinkan, kalau enggak keluar. Enggak bisa sikat gigi. Semua bawanya odol biasa, gimana ya solusinya"


" Coba gue tanya yang lain nya siapa tau punya. Bentar ya.." berbalik badan melangkah kan kaki nya ke kelompok lainnya.


" Dari kalian ada yang punya apa enggak. Odol untuk gigi sensitif" tanya Siska ke kelompok sebelah.


Serempak semua menjawab dengan gelengan kepala.


" Ya udah kalau enggak punya. Sorry tadi mengganggu istirahat sore kalian " pamit undur diri.


Siska kembali ke tempat kelompok nya.


" Gimana ada yang bawa? " dengan wajah sumringah


Siska duduk di bawah " enggak ada yang bawa "


...🍂🍂🍂...


Malam hari pun tiba. Seluruh murid murid berkumpul di tengah halaman sekolah. Kegiatan malam ini ialah, pertunjukan seni yang wajib menampilkan tarian tradisional, dance, dan nyanyi.


Api unggun menyala pertanda persami telah di buka. Seluruh kelompok di wajibkan menampilkan di depan para kakak pembina dan pembinaan Pramuka. Per kelompok maksimal tiga orang yang tampil di depan api unggun. Kemeriahan ini berlangsung sampai tengah malam. Puncak acara di isi dengan nyanyian dan penampilan dari kakak kakak pembina. Acara di mulai setelah sholat isya.


...🍂🍂🍂...


" Arumi..." salah satu kakak pembina menghampiri Arumi yang sedang istirahat di kelas.


Arumi yang sedang berbaring di tikar, di kejutkan dengan kedatangan kakak pembina. Arumi langsung terduduk " ada apa ya kak? "


" Arumi bisa keluar sebentar "


" Keluar ke mana kak? kan sebentar lagi pentas nya mau di mulai " Arumi berdiri sejajar dengan kakak pembina yang berdiri di luar tikar.


" Di suruh menghadap ke pak pembina Pramuka"


Arumi menunduk kan punggung nya seraya membenarkan sepatu " ya kak, bentar "


Arumi dan kakak pembina keluar dari kelas. Berjalan menuju tempat pak pembina Pramuka berada.


" Ada apa ya pak, panggil saya " berdiri di depan pak pembina Pramuka.

__ADS_1


" Kamu bisa nyanyi "


Arumi mengangguk kecil " ya bisa pak, ada apa ya?"


" Nanti kamu menampilkan di sini ya. Nanti pas pembukaan persami kamu nyanyi " ujar nya.


" Lagu nya apa pak? biar nanti bisa latihan sebentar di dalam kelas sebelum tampil nanti " tutur Arumi.


" Terserah kamu bisa nya nyanyi lagu apa"


Arumi sedikit mikir, kira kira apa ya lagu yang cocok dengan suasana persami. Setelah menemukan ide, barulah Arumi ijin untuk mempersiapkan lagu nanti " saya kembali ke kelas dulu "


" Ya silahkan " kata pak pembina Pramuka.


Arumi melangkahkan kaki nya masuk ke dalam kelas dengan raut muka kebingungan. Siska yang kebetulan ingin keluar berpapasan dengan Arumi.


" Kenapa muka lu "


" Gini gue kan di suruh tampil nyanyi pas pembukaan persami, terus lagu nya terserah gue. Tapi yang gue bingungkan yang mengiringi lagu gue sapa, gitar aja enggak bawa " menyandarkan punggung di daun pintu.


" Kalau enggak salah kelompok laki laki ada yang bawa gitar coba kita cari sapa tau yang bawa gitar bisa mengiringi lagu elu " Siska menarik tangan Arumi sampai ke ruangan yang khusus buat istirahat laki laki.


Tok...tok..." permisi ada yang bawa gitar enggak? " tutur Siska.


Para laki laki yang sedang istirahat di dalam sontak berbarengan menengok ke sumber suara.


" Ada, emang nya buat apa? "


" Teman gue mau pinjam bentar boleh enggak. Nanti kalau sudah selesai di balikin lagi kok tenang saja "


Salah satu berdiri seraya membawakan gitar. Jalan menuju Siska dan Arumi yang berdiri di tengah tengah pintu.


Menyerahkan gitar ke Siska dan Siska pun juga menyerahkan gitar ke Arumi.


" Thanks udah mau meminjam kan" kata Arumi.


Arumi dan Siska kembali ke ruang kelas sembari melihat lihat orang yang sedang berlalu lalang.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2