
" Memangnya Cinta kenapa Ram?" tanya Roni
" Ada luka yang begitu dalam di hatinya Ron.Sepertinya dia masih sangat mencintai suaminya,namun keadaan yang memaksa dia harus berpisah"
" Tau darimana kamu Ram?"
" Aku tadi melihat foto seorang laki-laki di wallpaper hand phone nya.Aku mengira dia pasti suami Cinta?"
" Mungkin dia masih tidak sempat menghapus Ram"
" Tidak Ron,dia masih mencintai suaminya.Namun cintanya sudah dikalahkan oleh rasa sakitnya yang begitu dalam.Entah apa yang diperbuat suaminya, hingga dia mengalami luka hati yang dalam "
" Ah,sok tahu kamu Ram"
" Kalau kau tak percaya,tanya saja padanya"
" Kepo amat diriku ya... Yang penting aku akan bantu urusan perceraiannya.Aku tidak mau bertanya lebih dalam, tapi kalau dia mau bercerita,aku akan mendengarkannya" ucap Roni
"Jika aku bisa mendapatkannya,aku tidak akan melukainya Ron.Aku akan benar-benar menjaga hatinya.Aku janji"
" Buat apa kamu janji padaku Ram,aku bukan si Cinta "
" Dasar kau..." Rama menjitak kepala Roni
" Hahahaha..." Mereka berdua tertawa bersamaan
Roni melajukan mobilnya kembali ke rumah Rama.
Sementara itu di rumah Cinta...
" Assalamualaikum..." ucap Cinta sambil masuk ke dalam rumah
" Waalaikumsalam kak ! Kakak darimana? Kenapa pulang sampai sore?" tanya Rizal
" Tadi kakak masih ada urusan dengan teman.Jadi pulang sampek sore" jawab Cinta
" Kakak mandi dulu sana, terus makan.Rizal tadi masak mie dan telur hehe..Menu andalan kak"
" Iya Zal, kakak mau mandi dulu ya.Riki adekmu mana?"
" Dia lagi ke rumah temannya kak, kerja kelompok katanya"
"Masak sampek sore gak pulang.Hubungi dia Zal, jangan pulang malam-malam "
" Iya kak,aku akan menelfonnya" jawab Rizal
Cinta segera masuk ke kamarnya dan mandi.Badannya merasa capek dan letih setelah pingsan tadi.
Setengah jam kemudian dia keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih segar.
__ADS_1
" Badanku terasa lebih enakan sekarang" ucap Cinta sambil duduk di depan cermin
"Kamu hadir ketika keadaan sudah seperti ini nak, tapi tidak apa-apa ya sayang,mama akan selalu bersamamu setiap saat.Mama bahagia ada kamu nak.Kamu penyemangat hidup mama" ucap Cinta sambil mengelus-elus perutnya
" Kak, ayo kita makan bersama" panggil Rizal
" Iya Zal" jawab Cinta dari dalam kamarnya
Cinta berjalan keluar dari kamarnya ke meja makan.
" Maaf kakak tadi pagi hanya masak sedikit"
" Gak apa-apa kak, yang penting sekarang kita makan dulu"
Mereka berdua menikmati makannya.
Setelah selesai Cinta membawa piring dan peralatan makan ke dapur dibantu Rizal.
Mereka mencuci piring bersama
" Kak.."
" Iya Zal,ada apa?"
" Aku tadi ditagih sekolah kak''
" Ditagih uang SPP "
" Besok kakak ke sekolahmu dan ke sekolah Riki.Kakak akan melunasi semua uang sekolah kalian "
" Memangnya kakak punya uang "
" Ada sedikit Zal.Kamu tidak usah memikirkannya.Yang penting kamu sekolah yang rajin, jadi anak yang pintar dan bisa membuat bangga orang tua kita"
" Iya kak, Rizal janji''
" Nah .gitu anak pinter" Cinta mengusap kepala adeknya.
" Ayo kita ke depan nonton tv" ajak Cinta selesai mencuci piring
Rizal mengikuti kakaknya ke ruang depan.
" Kamu tidak ada PR Zal?"
" Tidak ada kak"
" Oh ..ya sudah di sini saja bersama kakak"
Tiba-tiba ponsel Cinta berbunyi.
__ADS_1
" Zal,ponsel kakak bunyi.Kakak angkat telfon dulu ya"
" Iya kak"
Cinta mengambil ponselnya dan dia terkejut dengan nama di ponselnya itu.
" Suami masa depan 🤔🤔🤔Siapa ya yang iseng seperti itu padaku.Biarkan saja lah" Cinta tidak jadi mengangkat telfonnya.
" Dari siapa kak?" tanya Rizal
" Orang gila kali" jawab Cinta
" Di situ tertulis siapa kak"
" Suami masa depan " jawab Cinta
Rizal diam dan tak bertanya lagi.
" Sebenarnya ada apa dengan kak Cinta dan kak Zen.Kenapa ada nama suami masa depan.Apa yang aku pikirkan benar ya"
Rizal menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
" Ada apa Zal? Kenapa wajahmu seperti sedang berpikir " tanya Cinta
" Tidak ada apa-apa kak,aku hanya memikirkan tugas sekolahku" jawab Rizal sebisanya.
" Oh .ya sudah! "
Ponsel Cinta berdering lagi.
" Kak,ponselmu berdering lagi"
" Biarkan saja,nanti lama-lama pasti capek sendiri yang telfon "
" Kak, tadi aku dipanggil bu guru ke ruangan"
" Kenapa?? Kamu nakal lagi ya?"
" Bukan kak ! Aku dipanggil karena uang sekolahku sudah 6 bulan belum dibayar,dan juga masih ada tunggakan lainnya"
" Aku juga kak" Riki ikut menyahut juga
" Plak..." suara kepala dijitak
" Bukannya masuk dengan salam, malah langsung ikut-ikutan jawab " kata Cinta pada adiknya
" Hehehe .maaf kak"
" Ya sudah, besok kakak akan ke sekolah kalian.
__ADS_1
Kakak akan melunasi semuanya"
" Memangnya kakak punya uang banyak? " Riki dan Rizal bertanya bersamaan