Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
#bab 28 Masih H-1


__ADS_3

Cinta masuk ke dalam rumah dan bertemu ayahnya.


"Darimana Cin"


"Dari salon yah"


"Sama siapa?"


Deg..deg..."Apa ayah tahu tadi ada kak Edo di salon?"


"Sendirian yah,naik ojek online"


"Ya sudah,istirahatlah.Ayah percaya padamu,kamu sudah dewasa,dan ayah yakin kamu tahu dengan apa yang kamu lakukan"


Cinta berjalan ke kamarnya.Dia merasa ada yang janggal dengan perkataan ayahnya.


Flash back


Ketika selesai menelfon Cinta yang sedang di salon.Zen bermaksud memberi kejutan pada Cinta.Dia keluar dari apartemennya dan berangkat sendiri tanpa Robert.Zen memakai mobil yang satunya agar Cinta tidak tahu kalau itu dirinya.Dia melajukan mobilnya ke salon xxx.


"Cinta pasti terkejut tiba tiba aku disana"


Setelah satu jam dia sampai di salon xxx.Zen memarkirkan mobilnya sedikit jauh di luar salon .Dia melihat ada mobil mewah parkir agak jauh dari salon.


"Sepertinya aku tidak asing dengan mobil yang di sana itu"Zen mengetuk ngetuk kepalanya mengingat ingat mobil siapa itu.


Zen membelalakkan matanya melihat Cinta yang berjalan bersama Edo masuk ke mobil itu.


"Cinta...???"Zen terkejut dengan apa yang dilihatnya.


"Apa maksud semua ini,jadi aku tidak boleh ke sini karena dia bersama laki-laki lain"


Rahangnya mengeras menahan amarahnya.Dia tidak mengira Cinta akan seperti itu.Dia mengira Cinta selingkuh darinya.


Dia tidak mengejar Cinta tapi malah menelfon ayah Cinta.


"Hallo, Assalamualaikum pak"


"Waalaikumsalam nak.Ada apa?"


Zen menata nafasnya,dia menahan emosinya.


"Apa Cinta sudah sampai di rumah pak"


"Belum nak.Kenapa"


"Tadi saya melihat Cinta berjalan dengan seorang laki-laki pak,apa mungkin penglihatan saya yang salah"


"Tidak mungkin anak saya seperti itu!Mungkin itu temannya nak.Jangan memvonis sebelum kamu tahu kebenarannya nak"Tidak mungkin anakku seperti itu,aku tahu dia seperti apa,ucap pak Hadi dalam hati.


"Mungkin saya salah lihat pak.Ya sudah kalau begitu.Sampaikan salam saya untuk Cinta pak."Zen menutup telfonnya.


"Aku yakin itu Edo,ternyata dia masih belum menyerah mengejar Cinta.Tapi biarlah,lagian besok Cinta sudah akan jadi milikku"Zen bicara dengan nada sombongnya.Dia.memutar balikkan mobilnya untuk kembali ke apartemennya.


Come back...


Cinta berbicara pada dirinya sendiri.


"Apakah yang aku lakukan tadi salah ya?? Seharusnya aku tidak menerima tawaran kak Edo.Tapi biarlah,semua sudah terjadi.Jika memang akan ada konsekuensi dari ini semua,aku akan menjalaninya"


Semua saudara Cinta yang sudah menikah sudah dikabari tentang pernikahannya.Mereka semua datang dengan uang yang diberikan ayah untuk mereka.Jangankan untuk pulang, untuk makan saja mereka sudah bersyukur.Saudara saudara Cinta tidak ada yang kaya, semua hidup sederhana.Mereka semua ada di luar pulau merantau.


Ceklek...

__ADS_1


Terlihat kakak iparnya yang datang.


Kamar Cinta terbuka,dia lupa tidak menguncinya.


"Kak Nina"dia langsung memeluk kakak iparnya yang sudah seperti kakaknya sendiri.


"Cie...yang mau nikah..."


"Kakak baru datang ya..Kak Bara mana?


"Aku mendengar ada yang memanggil namaku?ucap kakak laki lakinya.


"Kak Bara..."Cinta bangun dari tempat duduknya dan memeluk kakaknya yang sudah lama tidak pernah bertemu.


Semenjak menikah kakak kakaknya memang tidak pernah pulang.Mereka sibuk dengan kehidupan keluarganya masing masing.Mereka berhubungan hanya lewat ponsel.


Bara mengelus kepala Cinta.


"Adek kecilnya kakak bener bener sudah mau menikah ya.."


"Iya kak.. hehehe"


"Ya sudah kakak mau menaruh barang barang bawaan kakak dulu"


"Baiklah kak, sebaiknya kakak istirahat dulu sebentar, karena pekerjaan yang banyak sedang menunggu di belakang...hahaha"Cinta menggoda kakak iparnya.


Bara mencubit manja adik kecilnya dan berjalan keluar dari kamar.


Hari itu rencananya akan ada pengajian di rumah Cinta untuk acara kirim leluhur Kata orang tua itu adat sebelum pernikahan, biasanya memang digelar pada malam hari sebelum hari pernikahan.Semua orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.


Pada acara itu pak Hadi hanya mengundang pak kyai dan tetangga sekitar rumah.


Cinta hanya berdiam diri di kamar karena dia tidak boleh membantu oleh ibu.Hari menjelang maghrib,Cinta menunaikan sholat kemudian keluar berkumpul dengan orang-orang.Dia hanya duduk berkumpul saja,karena dia merasa tidak nyaman berada dalam kamar.


"Nak Cinta enak ya.. dapat orang kaya"kata bu Yanti


"Lah...itu mobilnya mewah, punya sopir, resepsinya pun nanti di gedung"


"Sudah rejeki bu,bukankah jodoh mati rejeki itu rahasia Allah.Cinta juga tidak tahu kalau calon suaminya Cinta itu anak orang kaya bu.Cinta tak pernah memandang harta"


"Tapi kan nyatanya dia mau menikah denganmu, bukankah kau akan jadi menantu orang kaya sebentar lagi.Ayo kasih resepnya dong Cin..biar anak saya juga dapat orang kaya kayak kamu"


"Gak ada resepnya bu, semua sudah takdir"


Mendengar itu, telinga ibu Cinta terasa panas.


"Cinta ..ke sini nak"panggil ibunya


"Iya bu"Cinta beranjak bangun dari tempat duduknya.


"Lebih baik kamu masuk ke kamarmu,daripada mendengar omongan yang bukan bukan.Kamu tau sendiri tetangga kita seperti itu"


"Biarlah bu, Cinta juga tidak begitu peduli dengan omongan orang-orang"


"Ibu tidak mau saja kamu sakit hati nak dengan omongan mereka"


"Ibuku ini memang yang terbaik, selalu memikirkan perasaan anak-anaknya".ucap Cinta sambil memeluk ibunya.


"Sudah sana ke dalam, gak usah ikut ikut di dapur.Bersiap siap saja untuk besok, karena besok pasti kamu lelah"


"Baik bu, Cinta masuk ke dalam dulu"Cinta berjalan menuju kamarnya.


Tetangga yang diundang mulai berdatangan ke rumah Cinta.Satu per satu mereka duduk dan berbincang-bincang sambil menunggu pak kyai datang.

__ADS_1


"Assalamualaikum.."ucap pak kyai


"Waalaikumsalam.."jawab orang-orang serempak.


"Ayo kita mulai saja pengajiannya,maafkan saya yang sedikit terlambat, karena tadi masih ada tamu di rumah"pak kyai menjelaskan


Pengajian pun dimulai.Lantunan ayat-ayat Al Qur'an pun terdengar.Sedangkan ibu-ibu lagi ngerumpi di dapur sambil menunggu acara selesai.


Sejam kemudian acarapun selesai.


Sementara di hotel A keluarga Zen sudah berkumpul semua di situ.


"Zen..kamu sudah siap untuk besok? tanya ayah


"InsyaAllah siap yah"


"Cie...ponakan tante yang mau belah duren bahagia banget keliatannya"goda tante Ina


Zen tersenyum malu malu digoda tantenya.


Tante Ina datang dengan semua anggota keluarganya dan juga kedua kakaknya.


"In, semua persiapan yang akan dibawa besok apa sudah siap?"tanya Pak Bambang


"Sudah kak, semua sudah siap, dari mas kawin, hantaran sampai seserahannya.Kak Neni tidak ikut kak?"


"Tidak tahu, entah dia akan datang atau tidak,aku tidak peduli."


Dua saudara Zen ikut datang meskipun mereka juga tidak setuju.Ayah memaksa mereka dengan ancaman, kalau sampai mereka tidak mau,maka ayahnya akan mencabut semua fasilitas yang sudah diberikannya.Rumah,mobil dan perusahaan yang dikelola mereka akan diambil oleh pak Bambang,karena sampai hari ini, semua masih atas nama pak Bambang.


Tiba-tiba ponsel pak Bambang berdering.


Kringg ...kring ... kring....


Tertera nama istrinya.


"Pak..kenapa aku ditinggal sendirian di rumah?"


"Bukankah kamu tidak mau ikut"


"Meskipun aku tidak mau punya menantu seperti dia, tapi aku akan tetap datang di pernikahan anakku.Aku ibunya!"


"Yang bilang kamu pembantunya siapa bu.. Disini semua tahu kok, kalau kamu ibunya"


Bu Neni semakin geram dengan ucapan pak Bambang.


"Ayah ini,jangan bercanda.Cepetan aku dijemput,mana sendirian di rumah sebesar ini"


"Awas ada hantu di sana bu"pak Bambang menakuti bu Neni


"Sudah lah pak..cepetan suruh Sarif menjemputku"Bu Neni menutup telfonnya.


Pak Bambang malah tertawa melihat istrinya seperti itu.


"Sarif...segera jemput ibu sebelum dia pingsan karena hantu,hahaha"


Pak Sarif bingung melihat pak Bambang tertawa, tapi dia tetap pergi menjemput nyonya besarnya.


"Istrinya ketakutan kok suaminya malah ketawa ketawa.Gak habis pikir aku"kata pak Sarif sambil berjalan.


To Be Continue...


Tinggalkan koment nya ya kakak kakak readers

__ADS_1


Terimakasih buanyakkkk....


😍😍😍😍😍


__ADS_2