Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
#Bab 99


__ADS_3

Delapan hari telah berlalu, rumah Cinta sudah sepi dengan pelayat.Hanya tinggal mereka bertiga.


"Kak,kak Zen kemana? Kok dia tidak kesini lagi setelah hari itu" celetuk Rizal pada Cinta di meja makan.


"Gak usah banyak tanya,makan saja.Mungkin urusan bisnisnya belum selesai.Selesaikan saja sarapanmu dan segera berangkat sekolah. Bukankah kau mau ujian" ucap Cinta pada adiknya.


" Iya kak " jawab Rizal dan Toni bersamaan.


Mereka bertiga makan dan tak ada yang berbicara lagi.


Setelah sarapan selesai,mereka berpamitan pada Cinta dan bergegas berangkat sekolah.


" Hati-hati di jalan kalian berdua" pesan Cinta.


" Iya kak.." jawab mereka dari luar pintu.


Cinta membersihkan peralatan makan di atas meja.Dia mencuci piring di dapur dan membersihkan rumah.


Telfonnya berdering namun Cinta hanya membiarkan saja.


" Mungkin itu dari Zen, biarkan sajalah"


Zen selalu menelfon Cinta dan mengirimi pesan singkat, namun Cinta tidak pernah membaca dan mengangkatnya.


" Huft... kenapa kamu tak pernah mengangkat telfonku Cin ....


Dengarkanlah dulu penjelasanku.Aarrgghhhhh..." Zen merasa frustasi dengan keadaan ini.


Di tidak pergi ke kantor dan tak mengurus perusahaannya.


Semua pekerjaan Zen limpahkan pada Robert.


Zen hanya sesekali ke kantor, hanya jika ada berkas yang perlu ditanda tangani olehnya.


Desi dan anaknya tidak terurus.


Desi hanya minta uang pada Zen tanpa peduli pada anaknya.


Anaknya di urus oleh mbok Ijah dan Desi setiap hari kerjaannya hanya keluar rumah berkeliling kota dengan teman-teman barunya.


Setelah selesai mencuci piring dan membersihkan rumah, Cinta menelfon seseorang.


" Assalamualaikum, bagaimana Ron? Apakah permintaan saya bisa segera diselesaikan?" tanya Cinta


" Ini sudah selesai Cin,tinggal tanda tangan kamu.Setelah kamu tanda tangan,aku akan melayangkan surat ini padanya."


" Apa hari ini kita bisa bertemu "


" Kebetulan hari ini aku tidak ada acara,baiklah klo begitu.Kita bertemu di cafe xxx.Aku akan menunggumu di sana"


" Baiklah,aku akan segera bersiap-siap " ucap Cinta sambil menutup telfonnya.


"Semoga semua segera selesai,agar aku bisa melanjutkan hidupku tanpa gangguan darinya."


ucap Cinta


Cinta segera mandi dan bersiap-siap untuk bertemu dengan Roni.


Dia mengoles sedikit lip gloss dan bedak tipis di wajahnya yang semakin menambah kecantikannya.


" Cup... sudah" ucap Cinta di depan cermin


Cinta segera memesan ojek online dari hand phonenya.Cinta keluar dan mengunci pintu rumahnya.Dia menunggu ojek onlinenya di luar rumah.


Sambil menunggu dia menscroll media sosialnya.


Tiba-tiba di situ muncul foto pernikahan Edo dan Reta.


" Ternyata kamu menikah dengan sahabatku Edo.Begitulah laki-laki.Semua cintanya palsu." ucap Cinta


Tak lama ojek online yang dipesannya datang.


" Mbak Cinta ya"


" Iya mas"


" Silahkan naik mbak "

__ADS_1


Cinta segera naik dan meluncur ke tempat tujuan.


Sejam kemudian Cinta sudah sampai di tempat tujuan.


" Ini ongkosnya mas"


" Terima kasih mbak "


Cinta pergi setelah membayar ongkos ojeknya.


Dari jauh terlihat dua orang laki-laki yang sedang duduk-duduk santai.Satu orang memanggil nama Cinta sambil melambaikan tangannya.


" Cinta...."


Cinta berjalan mendekati laki-laki itu.


" Hei Cin..." sapa Roni


" Hei,kamu beneran Roni"


" Iya lah...aku berubah ya"


" Hehe..iya.Kamu kurus sekarang"


" Bukan kurus ini Cin,ini tubuh idaman para cewek-cewek."


" Maksudku kamu dulu kan gemuk segede gaban,kok sekarang bisa kurus gene"


" Kurang ajar kamu haha...Ayo duduklah"


Cinta duduk di depan Roni.


" Oh iya, kenalkan! Ini temanku Rama"


Rama menjulurkan tangannya pada Cinta.


Cinta pun ikut menjulurkan tangannya.


" Saya Rama" mata Rama tak berkedip sama sekali melihat Cinta


" Saya Cinta"


" Maaf,bisa lepaskan tangan saya tuan Rama"


" Oh .maaf nona Cinta "


Cinta segera menarik tangannya dari genggaman Rama


" Dia masih istri orang Ram, jangan macam-macam"


" Bukankah dia akan bercerai sebentar lagi "ucap Rama


" Dasar kau, jangan macam-macam dengan temanku "


Cinta tak peduli dengan obrolan mereka.


" Ron,mana berkas yang harus aku tanda tangani?"


" Kamu tidak memesan sesuatu nona cantik " tanya Rama


" Maaf,nama saya bukan cantik, tapi Cinta" ucap Cinta ketus


"Hahahaha.....baru kali ini aku melihat kamu di kacangin cewek " ucap Roni


" Kurang ajar kau" Rama menjitak kepala Roni


" Aw...sakit tau"


" Sebentar Cin,kamu pesan minum dulu ya.Mbak..." Roni memanggil mbak pelayan


" Iya tuan" tanya si pelayan


" Berikan buku menu pada teman saya ini"


Si pelayan memberikan buku menu pada Cinta.


Cinta membolak-balik buku menu itu.

__ADS_1


" Emmm... saya pesan jus alpukat "


" Makannya Cin?"


" Aku pesan minum saja Ron "


" Baiklah terserah padamu"


" Mbak, jangan lupa susu coklatnya yang banyak ya" ucap Cinta pada pelayan


" Siap mbak "


Rama memperhatikan Cinta dari ujung rambut sampai ujung kaki.Namun Cinta tak peduli dengan itu semua.


Roni mengeluarkan berkas-berkas yang harus ditandatangani oleh Cinta.


" Kenapa kau memilih berpisah dari Zen.Bukankah kau begitu mencintainya"


" Sudah bukan jodoh" jawab Cinta singkat


" Jutek amat sih.."


" Jangan membuka luka hatiku.Biarkan aku yang menyimpannya sendiri.Kamu cukup membantuku saja"


" Baiklah,maaf..."


" Perempuan ini sama sekali tidak tertarik padaku,baru kali ini aku dicuekin perempuan." ucap Rama dalam hatinya sambil terus memandang wanita yang ada di depannya itu.


" Mbak , ini jus alpukatnya" ucap pelayan sambil memberikan pesanan Cinta.


" Terima kasih mbak " ucap Cinta


" Ron,hanya ini saja yang perlu di tandatangani"


" Iya,itu saja" ucap Roni


Setelah selesai menandatangani berkas itu.Roni memasukkan berkas itu ke dalam tasnya.


" Kapan kamu kirim berkas itu padanya "


" Secepatnya Cin.Kenapa kamu bisa berubah sangat membencinya, padahal dulu kau sangat mencintainya."


" Yang pasti ada sesuatu yang terjadi di antara kami. Kau tahu sendiri kan,apa yang paling aku benci dari sebuah hubungan "


" Pengkhianatan " jawab Roni


" Itu kau sudah tahu,jadi aku tak perlu menjelaskan panjang lebar padamu " Cinta meminum jus alpukatnya.


" Kalau sudah semua,aku pulang dulu ya." pamit Cinta


" Baiklah kalau begitu "


" Jus alpukatku, kamu yang bayar kan Ron " tanya Cinta


" Iya iya..."


" Hahaha.. terima kasih ya" ucap Cinta sambil berdiri dari duduknya.


Baru lima langkah Cinta berjalan, tiba-tiba dia pingsan.


Rama dengan sigap segera menangkap Cinta.


" Cin... Cinta...." Rama menepuk-nepuk pipi Cinta


" Ron, bagaimana ini"


" Kita bawa dia ke rumah sakit saja Kamu bawa dia ke mobil.Aku akan membayar tagihannya dulu"


Rama membopong Cinta ke mobil dan Roni berjalan ke meja kasir.


Roni segera menyusul mereka berdua ke mobil.


Roni di depan menyetir dan Rama di belakang bersama Cinta.


To Be Continue


Terimakasih readers masih setia bersamaku

__ADS_1


😘😘😍😍🥰🥰🥰


__ADS_2