Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
#Bab 35 : Belanja Bareng Pak Su


__ADS_3

Mereka tak ada bosan bosannya untuk melakukan pergumulan panasnya.Siang ini sudah yang ketiga kalinya.Setelah selesai mereka segera membersihkan dirinya dan mandi.


"Sayang..aku mau mengambil bajuku di rumah ibu"ucap Cinta


"Tidak usah sayang,nanti kita belanja ke mall untuk beli semua perlengkapanmu"


"Kan boros sayang..."


"Aku memang menyuruhmu untuk boros"


"Huh.... terserah padamu "ucap Cinta cemberut.


"Sayang... hartaku gak akan habis meskipun kamu belanja baju dan mall nya sekalian"


"Tapi kan tidak bisa seperti itu sayang,aku sudah terbiasa hidup hemat dan apa adanya"


", Sekarang kamu adalah nyonya Zen Andrian Wijaya, penampilanmu harus berubah sayang"ucap Zen sambil membelai rambut istrinya.


"Baiklah sayang, terserah padamu tuan muda Zen Andrian Wijaya" Cinta mencubit pipi suaminya.


"Hei..."Zen mengejar istrinya yang usil mencubitnya.


"Wek...gak kena"Cinta mengejek Zen.


Mereka berlarian sambil tertawa tawa.


"Kena kamu sayang...."ucap Zen yang berhasil menangkap Cinta yang nafasnya sudah terengah engah.


"Hahahaha...geli sayang.."


"Siapa nyuruh kamu usil dan mengejekku"ucap suaminya


"Hahahah.. sudah sayang...aku minta maaf.. hahahaha"ucap Cinta sampai terbatuk batuk.


Zen menghentikan gelitikannya.Nafas mereka berdua sama sama terengah-engah.


Zen mengambilkan minum untuk istrinya.


"Minum dulu sayang"


"So sweet banget sih suamiku ini.Terima kasih sayang"ucap Cinta sambil mencium pipi suaminya.


"Kita jadi belanja nya"


"Iya sayang, ayo kita ganti baju dan berangkat "ucap Zen


"Aku pakai baju apa sayang"


"Buka saja lemarinya, bajumu sudah ada disana"


Cinta membuka lemarinya.Di sana ada dress selutut berwarna coksu.


"Tunggu dulu sayang,aku akan berdandan sebentar.Kan aku harus cantik karena aku seorang istri Zen Andrian Wijaya"


"Jangan lama lama sayang,Robert sudah menunggu kita di bawah"


"Siap sayangkuu"ucap Cinta sambil berlalu.


Dia memakai bedak tipis dan sedikit lip glos agar kelihatan lebih segar.


"Aku sudah siap sayang... ayo berangkat"


Zen menoleh pada istrinya.Bibir Cinta yang.merona membuatnya ingin ******* bibir itu.Dia mendekatinya.


"Sayang.. kenapa kamu cantik sekali siihh"Zen mulai mencium bibir istrinya.


Cinta menjauh dari suaminya.


"Kenapa kamu menjauh sayang"


"Kalau aku tidak menjauh, sepertinya kita gak akan jadi berangkat"keluh Cinta.


"Hahahah.. habisnya kamu selalu menggairahkan sayang..."ucap Zen sambil mencubit hidung istrinya.

__ADS_1


"Ayo kita berangkat sayang, kasihan Robert menunggu sendirian di basement"ucap Cinta.


Cinta menarik tangan suaminya dan berjalan keluar apartemen sebelum terjadi sesuatu lagi.


"Sebentar sayang...aku akan mengunci pintu dulu"


Akhirnya Cinta melepaskan tangannya dari suaminya.Zen mengunci apartemennya....


Ceklek...


Tiba tiba Zen menggendong istrinya,


"Sayang..turunkan aku,aku bisa jalan sendiri"Cinta memukul mukul dada suaminya..


"Gak mau,ini hukuman untukmu yang sudah menarik tanganku tadi"


"Kan gak sakit!! itupun di dalam kamar.Kalau ini kan kelihatan banyak orang."


"Sudah diam saja, sembunyikan wajahmu kalau kamu malu"


"Memangnya kamu tidak malu dilihat banyak orang seperti ini"


"Tidak!! bukankah yang aku gendong istriku bukan istri orang lain"


Percuma berdebat dengan suaminya.Cinta akhirnya menurut saja.


Tring....lift terbuka


Banyak orang di dalam lift, dengan santainya dia masuk ke lift dengan menggendongku.


"Kenapa istrinya mas?"tanya salah seorang yang di dalam lift.


"Gak apa apa mbak"


"Kok di gendong"


"Mau aku gendong,mau aku turunkan...kan saya yang melakukannya,bukan anda yang menggendong"


Tring..lift terbuka.


Zen keluar dengan cuek saja, Cinta tetap menyembunyikan wajahnya.Robert yang melihat boss nya hanya geleng-geleng kepala.


"Dasar bucin"ucap Robert dari jauh.


Zen berjalan mendekati mobil yang sudah disiapkan Robert.


"Bert!Buka pintunya!"perintah Zen.


Robert membuka pintu mobil,Zen mendudukkan Cinta di dalam mobil dan disusul Zen.


Robert segera menutup pintu dan duduk di depan untuk menyetir.


Robert melajukan mobilnya ke mall.Di dalam mobil tidak ada suara suara sumbang yang di dengar Robert.


"Alhamdulillah...aku tidak mendengar suara suara aneh"ucap Robert sedikit tersenyum.


Hari itu di dalam mobil tidak ada pembicaraan, mereka berdua hanya duduk berpelukan.


Tak lama Robert sampai di tempat tujuan.


Dia membuka pintu mobil, Zen keluar dari dalam. Zen menjulurkan tangannya dan disambut oleh Cinta.Mereka berjalan bersama ke dalam mall,Robert masih memarkirkan mobilnya.Zen berjalan sambil memeluk istrinya.


"Sayang.. kita kemana"


"Pertama kita ke tempat sepatu"cap suaminya.


Mereka berjalan ke tempat sepatu dan masuk ke dalamnya.Zen membiarkan Cinta memilih sepatu.


"Sepatu dan sandalnya bagus bagus semua,rasanya aku ingin membeli semua nya"ucap Cinta dalam hati.


"Sayang.. ini bagus kah"tanya Cinta


"Apapun bagus di kakimu sayang ku"Zen memeluk Cinta dari belakang.

__ADS_1


"Ini di tempat umum sayang, malu dilihat orang"


"Biar saja,tidak ada yang menyuruh mereka melihat kita"


Percuma berdebat dengan suaminya.Dia membiarkan suaminya berbuat seperti itu.


"Bagaimana aku bisa memilih kalau kamu seperti ini"ucap Cinta


"Tinggal memilih saja sayang"Zen tetap lengket di belakang tubuh istrinya.


"Hemmmm....ayolah sayang.. jangan seperti ini!Aku gak jadi belanja saja kalau seperti ini"ucap Cinta kesal.


Akhirnya suaminya mau melepas pelukannya.


"Kamu duduk saja,aku akan memilih sendiri"


"Tidak,aku akan ikut memilih juga"


"Baiklah kalau begitu"


Cinta melihat sepatu yang sangat indah menurutnya.Sepatu yang ditunjukkan ke suaminya tadi,dia taruh kembali.


"Sayang...ini bagus"


"Ambillah sayang.. cobalah di kakimu"


Cinta mengambil dan mencoba sepatu itu.


"Bagus sekali.. cocok di kakiku"ucap Cinta dalam hati.


Dia mencopot sepatu itu dari kakinya dan melihat harganya.


"Apa....?"Cinta melotot melihat harganya.


"Kenapa sayang.."ucap suaminya.


"Mahal banget... harganya 10juta"ucap Cinta geleng geleng.


Zen membalikkan Cinta dan berkata,


"Belilah apa yang kamu suka sayang..tidak usah lihat harganya.Ini butik ternama"


Tapi Cinta rasanya keberatan kalau hanya sepatu saja harganya sampai segitu.


"Aku tidak jadi belanja saja sayang.."


"Kenapa sayang..."


"Harga nya mahal semua"ucap Cinta sambil duduk.


Zen kewalahan menghadapi istrinya yang tidak mau belanja karena harga barangnya, padahal dia sudah bilang tidak apa apa pada istrinya.


"Lalu apa kamu hanya mau duduk saja disini"


"Kamu saja yang memilihkan untukku sayang,aku akan memakai apapun yang kau belikan"


"Benarkah?"tiba tiba mata Zen berbinar binar.


"Benar, belilah apa yang menurutmu bagus untukku"


Cinta masih belum terbiasa dengan kehidupan barunya,rasanya dia tak kuasa kalau harus banyak uang yang dikeluarkan untuk barang barang branded itu.


"Baiklah,kamu duduk manis di sini,aku akan memilihnya untukmu sayang ku"


Zen memanggil pelayan,


"Mbak..keluarkan produk terbaru dari toko ini yang ukurannya 39"


"Baik pak"ucap pelayan.Pelayan mengambil pesanan Zen.


To Be Continue..


Jangan lupa like,vote and koment ....

__ADS_1


__ADS_2