
Ayah terkejut dengan pernyataan Zen yang tiba tiba ingin menikahi Cinta.
"Nak Zen...apa kamu sungguh sungguh dengan pernyataanmu,anakku baru lulus sekolah,bahkan ijazahnya saja belum keluar" ucap Pak Hadi
"Benar Pak..saya mencintai Cinta dengan sepenuh hati"jawab Zen
"Kuliah mu apa sudah selesai"
"Sudah Pak... hanya tinggal menunggu wisuda"
Pak Hadi sudah tau tentang Zen,karena Cinta sudah menceritakan semua tentangnya.Pak Hadi hanya terdiam,dia masih berpikir mau mengatakan apa pada Zen, karena tak mgkn Pak Hadi langsung menyetujuinya.
"Besok besok saya jawabnya ya Nak,saya masih mau menanyakan pada Cinta"
Cinta tidak tahu apa yang dibicarakan Ayah dan kekasihnya.Cinta mengeluarkan minuman dan makanan ringan.
"Silahkan diminum Nak Zen.. ucap Pak Hadi
"Iya Pak...
Pak Hadi meninggalkan mereka berdua untuk berbincang.
"Cinta...ucap Zen
"iya kak...jawab Cinta
"Emm...gak jadi hehehe
Zen memang belum menceritakan rencana nya untuk menikahi Cinta.Setelah berbincang bincang Zen pamit pulang pada orang tua Cinta,dan Cinta mengantar Zen sampai keluar pagar rumahnya.
Cinta masuk ke rumahnya, mengunci pintu dan masuk ke kamarnya.Ayah dan ibu Cinta sudah masuk ke kamarnya juga.Sebelum tidur Cinta ke kamar mandi untuk gosok gigi dan mencuci wajah.Tak lupa Cinta mengoleskan crem malam untuk perawatan wajahnya.
Kling...
Ada notifikasi masuk di Hp Cinta dari Zen.
"Sudah tidur Cin...
"Belum kak. . balas Cinta.
"Selamat tidur ya adek cantik... jangan lupa mimpiin kakak..emmuach...
Hati nya sangat senang dapat chat ciuman dari Kak Zen, (padahal itu hanya tulisan,apalagi dpt ciuman beneran si Cinta)
"Iya kakak ganteng... selamat tidur juga, semoga kita bertemu di alam mimpi"balas Cinta.
Setelah membalas chat dr Kak Zen,Cinta menarik selimut untuk bersikap siap tidur.Sementara itu ayah dan ibunya berbincang bincang di kamar
" Bu ...
"iya Pak ...ada apa?
"Tadi Zen melamar Cinta,dia mengutarakan kalau Zen ingin menikahi Cinta anak kita.Bagaimana menurut Ibu.
Ibu terkejut juga mendengar perkataan Bapak.
"Cinta khan masih belum lulus pak...
"Khan sudah kelulusan Bu, hanya tinggal menunggu ijazahnya.
"iya pak.. maksud ibu..Cinta masih baru lulus,apa dia mau diajak nikah sama si Zen.
"Tidak tahu Bu..menurut bapak Zen itu anak yang baik dan soleh juga.Kalau menurut ibu gimana.
"Menurut ibu, Zen anak yang baik Pak... tapi apa tidak terlalu cepat Cinta menikah.Masih belum lulus sekolah juga.
"Lalu bagaimana Bu,aku masih belum memberikan jawaban pada Zen atas lamarannya.
"Sebaiknya kita tanya Cinta saja dulu Pak,karna dia yang akan menjalani ini semua.
"iya Bu...ayo kita tidur,hari sudah malam.Besok ibu khan harus bangun pagi untuk membuat kue"
Kemudian mereka berdua terlelap di keheningan malam.
Keesokan harinya
Cinta terbangun dari tidurnya,ke kamar mandi dan tak lupa menggosok gigi (seperti lagu anak-anak).Cinta mandi,berwudhu dan menjalankan kewajiban pada Yang Maha Kuasa.Setelah sholat tak lupa Cinta selalu membaca Al Qur'an.
"Cinta.... panggil ibu
__ADS_1
"Iya Bu...
"Kalau sdh selesai segera ke dapur ya Nak,ibu dapat pesanan kue banyak pagi ini.
Cinta segera menuju dapur setelah selesai merapikan mukenah dan tempat tidurnya.Mulai hari ini Cinta sudah tidak pergi ke sekolah, karena hanya tinggal menunggu cap tiga jari.Membantu ibu adalah kegiatan Cinta setiap pagi sebelum berangkat sekolah.
Cinta sudah berkutat di dapur bersama ibu.
"Cinta..ucap ibu
"Iya Bu...ada apa,jawab Cinta.
"Jika ada yang melamarmu,apa kamu mau menikah.
Cinta terkejut mendengarnya.
"kenapa tiba tiba ibu membahas pernikahan,aku masih ingin bekerja Bu,aku juga masih ingin kuliah dan membuat ibu dan bapak bahagia.
"Jika Zen yang melamarmu"
Cinta tercengang tak percaya.
"Aku masih belum ingin menikah Bu..
"kalau cuma kuliah Khan bisa sambil menikah Cinta..
"entah lah Bu, Cinta bingung,ini semua di luar perkiraan ku, karena kami kenal baru 2 Cinta butuh waktu untuk memikirkan semuanya Bu.
Ibu tidak melanjutkan lagi pembicaraannya.
Mereka berdua melanjutkan pekerjaan membuat kue yang sudah hampir selesai.
Tidak beberapa lama semua pesanan sudah siap di antar.Ibu menyuruh Cinta untuk mengantar kue kue pesanan itu ke tuannya, yang kebetulan hanya tetangga sekitar rumah.
Cinta mulai mengantarkan kue kue itu dan terakhir mengantar ke rumah Pak Ronald yg rumahnya begitu mewah.
"Assalamualaikum...kata Cinta sambil memencet bel rumah.
Rumah pak Ronald berpagar tinggi jadi Cinta tidak bisa langsung masuk ke rumah itu.
"Waalaikumsalam...sahut Pak satpam rumah itu sambil membuka gerbang.Cari siapa Non??
"Silahkan masuk Non, silahkan ikut saya ke dalam,tunggu sebentar ya Non..
Pak Yanto satpam rumah mencari bi inah pembantu rumah itu.
"Bi Inah... panggil pak Yanto
"Iya Yan...ada apa
"ini ada nona nona mau mengantar kue pesanan Nyonya.
"Silahkan masuk Non,,
Pak Yanto kembali ke pos depan,dan Cinta masuk ke dalam mengikuti bi Inah.
"Silahkan duduk Non...kata bi Inah.Saya panggilkan Nyonya dulu.
"Iya Bik.. terimakasih.
Cinta duduk sambil menunggu Bu Ronald keluar,karena uang kue nya belum dibayar.
Tidak lama bi Inah kembali
."Tunggu sebentar ya Non.. nyonya masih mandi
"Iya Bik...
Bi Inah kembali meneruskan pekerjaannya.Cinta menepuk jidatnya,Cinta baru teringat bahwa dia tidak membuka Hp nya sama sekali dari pagi.
kak Zen pasti marah karena aku tidak membalas pesan pesannya.Perasaan Cinta menjadi khawatir sampai dia tidak menyadari ada seseorang yg memperhatikan nya
Sejak tadi Edo anak Pak Ronald memperhatikan Cinta yang menepuk jidat dan bicara sendiri.
Edo terkagum dg wajah Cinta, meskipun kulit nya sawo matang,dia terlihat sangat cantik.Ibunya menyenggol Edo yg mulai tadi memperhatikan Cinta
"Hei...jangan dipandang terus,ntr ngiler."Goda Bu Ani ibu Ronald.
Bu Ani menyapa Cinta.
__ADS_1
"Maaf lama ya Nak..."
Cinta terbangun dr lamunannya,
"Tidak apa apa Bu"
"Kamu anaknya Pak Hadi khan..yg baru lulus sekolah"
"Iya Bu..
"Siapa namamu Nak..
"Cinta Bu..."
" Nama yg cantik,sesuai dg orangnya"
Cinta tersipu dg pujian Bu Ani
"Oh iya.. berapa semua Nak...
"250rb Bu"
Bu Ani menyerahkan 3 lembar uang ratusan ribu
"Cinta gak bawa kembalian Bu...
nntk saya kembali lagi ya Bu anter kembaliannya"
Cinta memang tidak membawa uang,semua pesanan yg diantar Cinta semua sdh bayar ke ibunya, hanya tinggal Bu Ani saja yg belum menyelesaikan pembayaran kuenya"
"Tidak usah Nak...untuk kamu saja...
"Benar Bu..."
"Iya Nak...
"Terimakasih Bu Ani...saya mau pulang dulu.Terimakasih sdh pesan kue ke ibunya Cinta
"Sama sama Nak Cinta.."
Setelah berpamitan Cinta lalu pulang ke rumahnya dan memberikan uang Bu Ani pada ibunya.
"Cin...kok banyak kelebihan uangnya"
"Untuk Cinta katanya Bu sisa uangnya."
"Ya udah.. ini buat Cinta.
Ibu memberikan seratus ribu rupiah pada Cinta.
"Kok 100 ribu Bu,khan kembaliannya Bu Ani cm 50rb.
"Itu bonus buat kamu karena bantuin Ibu"
"Aku Khan hanya bantu ibu,masak di gaji juga"
"gak apa- apa, buat uang jajan Cinta
"Makasih Bu..Cinta berterimakasih sambil memeluk ibunya.
Cinta segera ke kamar untuk melihat handphone nya.
Semoga kak Zen tidak marah.
Dia membuka HP nya dan banyak notifikasi dr Zen.
Di sisi lain,Zen sudah bingung tidak karuan karena Cinta tdk membalas sama sekali chat atau telponnya.
Cinta langsung menelfon kak Zen.
Kring..kringg..kring..
Handphone Zen berdering,dan dilihatnya nama Cinta tertera di layar handphone nya.
Zen segera mengambil dan menjawabnya.
"Darimana saja kamu Cinta.... kenapa tidak menjawab telfonku atau membalas chat ku"ucap Zen
"Assalamualaikum kakak...jawab dulu dong salamku
__ADS_1
(ye illah..si Zen sudah seperti terbakar,Si Cinta santai santai aja)...