Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
#Bab 7


__ADS_3

"Waalaikumsalam... jawab Zen mendengus kesal.


"Gitu dong kekasih ku yang sangat kucintai...ucap Cinta


Mendengar ucapan Cinta,hati Zen sedikit dingin.Cinta menjelaskan kalau tadi pagi dia sibuk membantu ibunya sampai hari menjelang agak siang,dan dia tidak sempat melihat HP nya sama sekali.


Setelah mendengar penjelasan Cinta, akhirnya Zen bisa tersenyum kembali.


"Kukira kamu kemana Cinta...Aku sudah khawatir"


"Aku gak kemana mana Kak Zen..."


"Kak..sudah duhur,aku mau siap siap sholat dulu ya..


"Oke deh..aku juga mau siap siap sholat..bye Cinta ku..emmuachhhhh.. Assalamualaikum Cinta..


"Waalaikumsalam kak... Mereka berdua lalu menutup gadgetnya masing masing.


Sementara di rumah Pak Ronald


Setelah Cinta pulang dari sana,Edo dan Bu Ani berbincang bincang.


"Bu .. perempuan tadi namanya siapa"tanya Edo


"Kenapa...naksir ya..."goda ibu


"Enggak...cuma tanya aja"


"beneran cm tanya..


"Ah ibuuu...


"Gak usah malu malu gitu,baru kali ini ibu lihat anak ibu mau melirik perempuan.


" hehehe... siapa namanya Bu...


"Cinta.. namanya.Dia baru lulus SMA.Dia anak pak Hadi, rumahnya di ujung jalan sana."kata ibu


"oh .disitu rumahnya"Edo menjawab sambil manggut-manggut.


"Loh..kamu gak ke kantor Do."tanya ibu


"Ini mau berangkat Bu.."jawab Edo


"Hati-hati nak...


"Iya Bu.. Assalamualaikum"sambil mencium tangan ibunya


"Waalaikumsalam..


Kemudian Edo keluar rumah dan menaiki mobil mewah menuju kantornya.Edo memang berangkat agak siang ke kantor,Edo sudah menyuruh asisten nya menghandle pekerjaan paginya.Di umurnya yg masih tergolong muda dia sudah menjadi CEO di perusahaan ayahnya.Edo termasuk anak yang pandai dan mapan, tapi dia tak pernah berurusan dg yang namanya cinta.


Sejam kemudian dia sudah sampai di kantornya,semua mata pegawainya memandang boss gantengnya,tp Edo cuek saja tanpa menoleh sedikitpun.Edo berjalan ke lift dan memencet angka 35.kantornya ada di lantai 35,lantai paling atas gedung perkantoran itu.


Kling...


Pintu lift terbuka dan Edo berjalan ke ruangannya tanpa mengetuk pintu.


"Tuan.. sudah datang..kata Bram asisten Edo


"yups..emangnya kamu mengharap aku tidak datang.


"Tidak tuan..maksud saya,kenapa tuan tidak mengabari saya kalau mau ke kantor,kan tuan tidak perlu repot-repot mengemudi mobil sendiri.


"Berisik ah ...


Kemudian Edo duduk di kursinya.


"Bram...ujar Edo


"iya tuan..jawab Bram


"Aku mau minta tolong padamu..

__ADS_1


"Hal apa Tuan..???


"Tolong selidiki perempuan bernama Cinta ini,sambil menunjukkan foto di HP nya.


Ternyata diam diam,tadi Edo memotret Cinta yang sedang menunggu Bu Ani


"Untuk apa Tuan...


"Sudah jangan banyak tanya...Segera ya..


aku ingin info secepatnya tentang dia.


"Siap bosss..Bram berucap sambil hormat pada Boss nya.


Edo segera mengerjakan tugas tugasnya yang sudah menumpuk di kantor.


Hari menjelang malam...Cinta dan keluarganya duduk santai di ruang tengah sambil nonton TV.


"Cinta..(ucap ayah)


"Iya..ada apa Ayah.... jawab Cinta


"Kamu masih ingat yang waktu Zen mengantar kamu kesini.


"Iya Ayah.. kenapa


"Sebenarnya dia melamarmu..."


"Hah...


,Cinta terkejut dg ucapan Ayah nya.Dia diam seribu bahasa, karena bingung.


"Dia ingin menikah dengan mu,apa kamu mau Cinta"


"Menurut Ayah bagaimana"kata Cinta


"Ayah terserah padamu Cinta..


Cinta masih diam sejenak,lalu menjawab Ayah nya


"Aku masih mau memikirkannya,Yah.."


"Boleh ayah bertanya lagi...


"Sebenarnya kamu bahagia atau tidak bersama Zen"


"Aku bahagia Ayah,dia juga mencintai ku"


"Ayah tidak menolak atau menerima lamaran Zen,ayah masih menunggu jawabanmu Nak"


Cinta memang mencintai Zen,tp untuk menikah,dia masih perlu memikirkannya.


"Aku masih mau berpikir dulu Yah"


Kemudian Cinta melangkah ke kamarnya dan merebahkan diri ke tempat tidurnya.


"Ayah...kalau Cinta tidak mau jangan dipaksa,kita tolak saja lamaran Zen"kata ibu


"Kita masih tidak tahu jawaban Cinta Bu...j


ucap ayah


Di kamar Cinta hanya berguling kesana kemari.Handphone nya mulai tadi berbunyi,tanda ada panggilan masuk,di layar tertera nama Zen,tp Cinta enggan untuk menjawabnya.Setelah berkali kali akhirnya Cinta mengangkat handphone nya juga.


"Assalamualaikum... jawab Cinta dg malas


"Waalaikumsalam... darimana saja.kok telfonku tidak di angkat...


"Aku dari kamar mandi kak...perutku sakit.(Cinta berbohong)


"Sekarang masih sakit Cin??tanya Zen


"Sudah mendingan kak.. kakak ada apa telfon malam malam"

__ADS_1


"Kakak mau ngomong sesuatu sama kamu"


Deg.....dada Cinta berdetak kencang, tapi dia tidak menampakkan dalam nada bicaranya.


"Ada apa kak.."


"Aku mau memperkenalkan kamu pada orangtuaku,kamu mau enggak"


"Kak....apa kakak benar benar sudah mantap mau bersamaku"


"Iya Cinnn..aku mencintaimu dan aku ingin kamu menjadi pendamping hidupku dan ibu dari anak anakku kelak"


"Kak..aku hanya lulusan SMA sedangkan kakak lulusan S2 dan orang tuaku hanya orang yang tidak punya apa apa"


"Cinta..... Zen berucap dalam


Aku mencintaimu,aku tidak butuh hartamu,aku juga tak peduli apa pendidikanmu, yang aku pedulikan hanya rasa cintaku padamu,aku janji akan selalu membahagiakan mu sampai akhir hayat..


"Benar kah kak... (ternyata sedalam itu cinta kak Zen padaku,ucap Cinta dalam hati)


"Benar sayang...hidup dan matiku hanya untukmu,...


Hati Cinta berbunga bunga,dan itu menggoyahkan keyakinannya yang masih tidak ingin menikah.


"Cin...


"Iya kak..


"Kamu masih belum menjawab pertanyaan kakak..


"Yang mana...


"Kamu mau gak kakak kenalkan dengan orang tua kakak???"


Cinta diam sejenak, kemudian menjawab pertanyaan Zen


"Aku mau kak...jawab Cinta malu malu


"Yess...ucap Zen sambil tangannya mengepal di depan dadanya saking senangnya.


Sedangkan Cinta hanya tersenyum senyum bahagia.


"Cinta siap siap ya... InsyaAllah hari Sabtu nanti aku ijin kerja.


"Hari sabtu besok kak...


"Iya...aku ingin cepat membawamu ke orang tua ku.Aku ingin cepat menghalalkan mu.


Cinta tersipu sipu dg ucapan Zen


"Besok pagi kakak ke rumahku dulu untuk ijin ke Ayah..


"iya sayang...besok pagi pagi sekali kakak akan ke rumah


"Harus pagi kak, karena ayah jam setengah 7 sdh berangkat kerja.


"Siap adek Cinta yang maniss..."


"Emangnya aku gula...


"Kamu lebih manis dari gula sayang....kamu sudah membuat hidup ku terasa lebih indahhh..


"Udah ah... Cinta ngantuk mau tidur..


"loh..kok sudah ngantukkkk...kakak masih kangen.


"Besok khn ketemu kak... Cinta ngantuk berat nech..


"Ya sudah..ayo kita tidur.. Assalamualaikum,mimpiin kakak sayang... emmuachhhhh.


"Waalaikumsalam kakak ganteng..


Mereka menutup telfonnya masing masing dan pergi tidur.

__ADS_1


__ADS_2