Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
#Bab 12


__ADS_3

Zen menuju dapur restoran tempat membuat makanan dan minuman.


Dia mengeluarkan sebuah benda dari sakunya.Dia memberikan benda itu pada waiters,dan dia membisikkan sesuatu pada waiters itu.


Hari ini Zen berencana melamar Cinta berdua saja.Meskipun dia sudah tahu kalau Cinta mau menikah dengannya,tapi dia ingin memberikan moment lamaran yang romantis pada Cinta.


Zen memberi sebuah cincin pada waiters dan menyuruh nya memasukkan pada minuman Cinta"


Setelah selesai berbicara dg waiters dia kembali pada Cinta di lantai 2.


"Sayang....lama banget sih di kamar mandinya"ucap Cinta


"Masih ngantri sayang"ucap Zen sambil mengelus pipi Cinta


Dada nya berdetak kencang diperlakukan seperti itu oleh kekasihnya.


deg deg ser..


Tak berapa lama, pesanan sudah tiba.


"Silahkan dinikmati makanan dan minuman nya nona dan tuan."ucap si waiters


"Terimakasih nona"ucap Zen


Mereka menikmati makanan dan minuman nya dg lahap.Sampai kemudian Cinta merasa ada sesuatu di mulut nya ketika minum.Cinta mengambil sesuatu dr mulutnya.


Cincin.... hatinya berkata.


Bersamaan dengan itu,Zen berjongkok di depan Cinta dan berucap


"Cinta Andriana...maukah kamu menjadi istriku, menemani ku sampai tua,dan menjadi ibu dari anak anakku"Zen berucap sambil memasang cincin ke jari kekasihnya


Cinta tersipu sipu dan wajahnya merona merah sangking senangnya.


"Kenapa kamu diam tak menjawab sayang..."ucap Zen sambil sedikit khawatir, takut Cinta berubah pikiran.


Masih dengan hati yang berbunga bunga plus kupu-kupu nya,Cinta menjawabnya.


"Aku mau kak..Aku mau menjadi istrimu dan ibu dari anak anakmu"


Zen begitu bahagia dengan jawaban Cinta,dia bangun dari hadapan Cinta dan memeluknya.


"Terimakasih Cinta...aku mencintaimu"ucap Zen


"Aku juga mencintaimu Kak..."kata Cinta.


Zen mengajak Cinta ke pagar pembatas restoran yang menghadap ke laut.Cinta berdiri di depan Zen,dan Zen memeluknya dari belakang.


"Lihat lah kesana Cintaku..."ucap Zen sambil menunjuk ke depan Cinta..


Duar...Duar...Duar.


Suara kembang api bergemuruh bertuliskan


Aku mencintaimu Cinta Andriana, kekasihku..


Cinta merasa tersanjung dg perlakuan Zen yang begitu romantis..


"Sayang..jangan pernah meninggalkan aku ya"Ucap Zen sambil mencium rambut Cinta dari belakang.


Cinta membalikkan badan dan tangannya berkalung di leher Zen


"Aku tidak akan meninggalkanmu, selama kau juga tidak meninggalkan ku sayang..."ucap Cinta sambil mencium sedikit bibir Zen.

__ADS_1


Zen terkejut dan dia mengejar Cinta yang sudah lari setelah menciumnya.Mereka berdua berkejar kejaran hingga akhirnya Zen bisa menangkapnya dan menggendongnya turun ke lantai 1 restoran itu.


Cinta malu digendong seperti itu.


"Sayang...turunin.."ucap Cinta


"Gak mau.."ucap Zen


"Malu dilihat orang sayang...".ucap Cinta


"Kalau malu, sembunyikan wajahmu di dadaku"kata Zen


Akhirnya Cinta menyembunyikan wajahnya di dada kekasihnya, karena kekasihnya itu tidak mau menurunkan dia dari gendonganya.


"Sayang.. sudah.. turunkan ya.Ini sudah hampir sampai "Cinta


"Diamlah sayang...pokok aku mau gendong kamu sampai masuk dan duduk dalam mobil"ucap Zen.Wanita wanita yang melihat adegan mereka berdua merasa iri dengan keromantisan mereka.


Cinta memilih diam,takut Zen berbuat lebih aneh lagi dari itu.


ceklek...


Zen membuka pintu mobil dan mendudukkan Cinta di dalam mobil.Zen menutup pintu dan berputar menuju tempat duduk di sebelah Cinta.Zen melajukan mobilnya.


Cinta sedikit berpikir"bukannya tadi aku kesini naik sepeda motor ya..kok ini naik mobil"sambil mengetuk ngetuk kan jarinya ke dahinya .


"Sayang.... sepeda kita kemana??"tanya Cinta yang sudah tak mampu berpikir.


"Tadi aku menyuruh teman ku untuk mengambilnya sayang,aku takut kamu kedinginan dan masuk angin kalau naik sepeda malam malam"ucap Zen


oh...so sweet...


Cinta semakin berbunga bunga hatinya.Zen begitu perhatian padanya.


"Sayang..kamu mau konsep yang bagaimana nanti di pernikahan kita"tanya Zen


Zen mengerem mendadak,membuat Cinta kaget


"*Kamu kok panggil aku Kak Zen sih...khn hanya kita berdua disini"ucap Zen


Ya Allah... kukira kenapa dia berhenti mendadak,ternyata hanya karena panggilan ku, sambil Cinta menepuk jidatnya.


",Maaf sayang...jadi sayang berhenti hanya karena aku salah panggil"ucap Cinta


"Iya... panggilan mu terdengar tidak enak di telinga ku"ucap Zen


Dasar bucin tingkat dewa,kata Cinta dalam hati


"Aku memang benar benar mencintai mu Cinta,semua yang ada pada mu membuat ku jatuh cinta dan tidak boleh ada orang lain yang memiliki nya dan meliriknya"ucap Zen


Orang ini seperti bisa membaca pikiranku ucap Cinta dalam hati.


Zen melajukan kembali mobilnya sampai ke rumah Cinta dengan hati gembira.


Sebenarnya yang mengambil sepeda Zen bukan temannya, tapi asistennya.Zen masih belum siap untuk menceritakan siapa dia sebenarnya.Zen berencana menceritakan semuanya waktu malam pertama.


"Assalamualaikum.."ucap mereka berdua sambil Cinta membuka pintu rumahnya.


"Waalaikumsalam..sudah pulang Nak"jawab ibu


"Iya Bu"jawab mereka serentak.


"Ibu..Zen pulang dulu ya,maaf tidak duduk dulu,masih ada urusan yang harus Zen selesaikan"ucap calon menantunya itu.

__ADS_1


"Sayang..aku pulang dulu"ucap Zen sambil berbisik di telinga Cinta.


"Iya kak..hati hati"ucap Cinta.


",Cinta..."panggil ibu


"Iya Bu.."jawab Cinta


"Zen melamar kamu ya... apakah kamu bahagia Nak"tanya ibu yang melihat ada cincin di jari manis Cinta


Dengan malu malu Cinta menjawab,


"Iya Bu, Kak Zen melamaku tadi.Aku bahagia dengan semua ini"


"Cinta...apakah kamu benar benar siap untuk menikah"tanya ibu lagi


"Cinta siap lahir batin Bu, meskipun Cinta tau ibu kak Zen masih tidak setuju dengan hubungan kami, tapi kami akan berjuang bersama untuk mendapat restu nya"jawab Cinta


"Baiklah Nak..kalau memang kamu sudah siap dan kamu bahagia dengan semua ini,ibu akan selalu mendukung mu Nak"ucap ibu


"Sudah sana istirahat, sudah malam"kata ubu lagi


Cinta segera masuk ke kamarnya untuk beristirahat,tak lupa dia gosok gigi dan menunaikan sholat.Ketika hendak tidur,ponsel nya berbunyi.


Ternyata Reta sahabatnya.Setelah ujian Reta ke luar kota yg untuk mendaftar di universitas kota S, makanya dia sudah tidak pernah bertemu dg Cinta.


"Assalamualaikum Reta....",ucap Cinta


"Waalaikumsalam Cinta...aku dengar dengar kamu akan menikah ya"jawab Reta


"Kamu tuh memang serba tahu deh Ret"Cinta


"Reta gitu loh .."Reta


Mereka berdua terkekeh di malam hari.Sudah lama mereka tak saling kontak karena kesibukan masing-masing.


"Kamu sudah mantap menikah dengan kak Zen,apa kamu sudah tahu siapa sebenarnya dia"Reta


"Maksudnya.."Cinta


"Apa kamu sudah tau siapa keluarganya dan latar belakang nya"Reta


"Aku tidak peduli dengan itu Ret, siapapun dia, apapun dia,aku tetap mencintainya.Yang penting dia juga mencintaiku dan mau menerimaku apa adanya"ucap Cinta


Reta tak melanjutkan lagi pertanyaannya pada Cinta.


"Ya sudah kalau begitu, aku tunggu undangan nya ya sahabat ku"ucap Reta


""Siap kakak"ucap Cinta sambil tertawa bersama.


Mereka menutup telfonnya masing masing.


Ternyata Reta tahu siapa Zen sebenarnya.Ayah Zen adalah teman ayah Reta waktu kuliah.Pak Bambang adalah pengusaha kaya nomer 5 dunia, tapi Zen tak pernah mau memimpin perusahaan ayahnya, karena dia ingin mandiri.Zen sendiri punya banyak usaha restoran yang sudah ada di seluruh penjuru dunia.


Cinta tak tahu bahwa dia akan menikah dengan seorang anak konglomerat...


To be Continue..


Tinggalkan jejak kalian disini ya readers


agar semakin semangat Author untuk update


Jangan lupa like dan koment ya..

__ADS_1


Terimakasih kakak readers yang baik hati


"


__ADS_2