
" Kamu mau bekerja padaku nona cantik...'' ucap seorang wanita pada Cinta.
" Rico,apa maksud semua ini"
" Ikuti saja apa kata nyonya ini,kamu akan bisa membiayai kedua adikmu itu"
" Kamu pandai mencari perempuan Rico,dia sangat cantik dan seksi.Barang bagus " ucap Ratih sambil melempar amplop berisi uang ke meja.
Rico mengambil amplopnya dan akan berlalu pergi.
Seketika Cinta tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
" Apa maksud semua ini Rico??? Kamu menjualku pada germo.Dasar kurang ajar kamu Rico,kamu memperdayaiku." Cinta marah dan memukuli Rico yang akan berlalu pergi.
Rico hanya senyum-senyum meskipun Cinta memukulinya.
Tiba-tiba masuk dua orang bertubuh besar dan mendekati Cinta.
Salah satu orang itu menyuntikkan sesuatu pada Cinta.
Selang beberapa detik,Cinta merasa lemas dan terjatuh ke lantai.
" Segera bawa dia ke kamar VIP.Dia barang baru.Aku akan menjualnya dengan harga tinggi.Hahaha...."
" Saya pergi dulu nyonya" ucap Rico pada Ratih
"Oke, terima kasih kamu sudah memberi barang bagus untukku.Kali ini ada uang lebih di amplop itu"
" Terima kasih boss" ucap Rico sambil membetulkan kemeja yang sudah dikoyak-koyak oleh Cinta
Satu hari sebelumnya...
" Cinta...apa kamu sudah siap berangkat?" ucap Rico
" Sudah Ric,semua yang aku perlukan sudah aku bawa " jawab Cinta
" Oke kalau begitu.Sekarang kamu berpamitan dulu ke adik-adikmu"
" Oke Rico"
Cinta memanggil kedua adiknya.
" Rizal.....Riki...kemarilah kalian berdua " panggil Cinta
Mereka berdua segera menghampiri kakaknya.
" Ada apa kak?" tanya Rizal
" Aku akan pergi sekarang, kalian berdua hati-hati di sini ya.Tugas kalian hanya sekolah untuk saat ini, jangan memikirkan biaya.Aku yang akan membiayai kalian.Tolong jangan kecewakan kakakmu ini ya."ucap Cinta sambil mengelus kedua kepala adik-adiknya
" Tapi kak...'
" Tidak ada tapi-tapian.Kakak ingin kalian sekolah yang tinggi dan dapat pekerjaan bagus nantinya, Agar kalian tidak hidup sengsara lagi ke depannya."
__ADS_1
Mereka hanya menangis tanpa berkata-kata sambil berpelukan.
" Kakak hati-hati di sana ya.Jaga diri kakak dengan baik"
" Kakak pasti akan jaga diri baik-baik di sana.Kita harus sukses semua ya.Dan ingatlah untuk selalu bahagia" Ucap Cinta sambil melepaskan pelukannya.
"Cinta,ayo kita berangkat.Nanti kita ketinggalan pesawat" ucap Rico
" Iya Rico" ucap Cinta
" Kakak pergi dulu ya adik-adikku yang manis dan tampan.Doakan kakak selamat sampai di sana"
Cinta melangkahkan kakinya menyusul Rico.
" Hati-hati kak,selalu bahagia di sana." ucap Riki dan Rizal sambil melambaikan tangannya dari pintu.
" Selalu adik-adikku" Cinta melambaikan tangannya sambil berjalan masuk ke pintu mobil Rico.
" Kalian hati-hati ya... selamat tinggal" ucap Cinta yang mobilnya mulai melaju.
Mobilpun melaju dengan cepat ke arah bandara.
" Rico, sebenarnya kita mau kemana ini.Sampai naik pesawat segala"
" Nanti kamu juga tahu kok Cin.Yang penting nanti kamu akan dapat uang banyak dari pekerjaan ini"
" Memangnya kerja apa Rico"
" Kerja yang menghasilkan uang banyak"
" Kerja di cafe besar"
" Kalau cuma cafe apa iya aku bisa dapat uang banyak "
" Disana nanti akan ada para pejabat-pejabat.Gaji kamu 7 juta tiap bulan,nanti jika kamu menuangkan minuman pada tamu kamu akan dapat fee 500 ribu tiap botolnya "
" Itu cafe apa diskotik Co?"
'' Itu cafe,tapi jual minuman juga"
" Kok ngeri sih Co, emangnya gak ada kerjaan lain"
" Tenang aja Cin,disana kamu nanti akan betah kok.Kamu diam saja dan duduk manis.Tidur aja dulu, 2 jam lagi kita akan sampai di bandara."
" Oke oke 👌👌👌 ! Aku percaya padamu Co" ucap Cinta sambil menata duduknya untuk siap-siap tidur "
Dan tak lama, Cinta pun sudah terlelap.
" Rico, kamu gak ngomong sebenarnya ke dia ya"
" Dasar gob**lok,coba kamu pikir sedikit saja.Memangnya dia mau kalau aku ngomong yang sebenarnya ke dia.Dia pasti gak akan mau ikut.Dasar oon loe.." Rico menjitak kepala temennya.
" Hehe... iya juga ya" ucap teman Rico sambil menyetir
__ADS_1
2 jam kemudian....
" Cinta...Ayo bangun!!! Kita sudah sampai bandara." Ucap Rico sambil membangunkan Cinta dari tidur lelapnya.
" Bisa jadi ini tidur lelapmu yang terakhir Cin" ucap Rico dalam hatinya.
Cinta menggeliat mendengar suara Rico.
" Iya Co,aku bangun " jawab Cinta
Cinta membetulkan duduknya dan merapikan bajunya.
" Aku sudah siap Co" ucap Cinta
" Ayo segera check in di bandara, keburu ketinggalan pesawat kita"
"Iya Co" jawab Cinta
Cinta segera turun membawa tas kopernya.
" Jon,aku pergi dulu ya.Nanti aku akan hubungi kamu lagi ya" pamit Rico pada temannya.
Mereka berdua check in tiket dan segera naik pesawat.
" Kamu pernah naik pesawat sebelumnya Cin?" tanya Rico
" Pernah" jawab Cinta
"Oh. aku kira kami tidak pernah naik pesawat hehe"
" Hehe.." jawab Cinta sedikit tersenyum
" Senyummu manis sekali Cin" ucap Rico sambil memasang sabuk pesawat milik Cinta
Cinta tidak berkata apa-apa.Dia hanya tersenyum simpul pada Rico.
" Kalau masih ngantuk kamu tidur lagi aja, perjalanan kita masih sedikit panjang" ucap Rico pada Cinta.
Cinta hanya tersenyum simpul mendengar ucapan Rico.Cinta melanjutkan tidurnya lagi dan berusaha untuk bisa terpejam.
Empat jam sudah berlalu,mereka akhirnya sampai ke tujuan.
"Cin,ayo bangun!!! Kita sudah sampai tujuan."ucap Rico.
Cinta segera bangun dan turun dari pesawat.
Cinta celingukan melihat sekitar.
" Ini dimana ya??"Cinta bertanya-tanya dalam hatinya.
" Hei . jangan melamun Cin" ucap Rico
Cinta melihat-lihat sekitar dan melihat tulisan bandara luar negeri
__ADS_1
" Rico, kenapa jauh sekali kamu membawaku"
" Ini tidak jauh Cin,bukankah masih bisa ditempuh dengan pesawat terbang.Katamu butuh uang banyak,ya sekalian saja cari tempat yang jauh dan menghasilkan uang banyak..hehe!!" canda Rico