Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
#Bab 72 : Cinta Hilang


__ADS_3

Setelah ibu pulang, kami menata semua perlengkapan yang kami beli tadi.


"Ah .. capeknya"ucapku sambil merebahkan diri.


"Kamu capek ya sayang"


"Iya.. tapi capeknya menyenangkan"Cinta.mengelus perutnya.


"Demi menyambut kedatanganmu,ibumu sampai rela menata semuanya sendiri sayang.."Zen juga mengelus perut Cinta.


"Eh..dia meresponmu sayang!"


"Dia paham yang aku ucapkan padanya "Zen menempelkan telinganya pada perut istrinya.


"Dia bergerak lagi"ucap Zen.


"Kamu senang diajak ngobrol ayah ya dek.."ucap Cinta pada debay nya.


"Aku sudah tak sabar menanti kelahirannya"


"Aku juga sayang.Eh,ibu tadi tumben ke sini, tiba -tiba dia begitu baik padaku dan calon anakku"


"Mungkin karena kamu hamil sayang..!"


"Darimana ibu tahu kalau aku hamil "


"Iya ya... tadi aku melihat ibu tidak terkejut melihatmu hamil.Tapi jangan kau pikirkan sayang, mungkin ibu sudah berubah "


"Tapi tidak mungkin secepat ini dia berubah sayang"


"Jadi kamu meragukan kebaikan ibuku"


"Bukan seperti itu maksudku.Aku hanya takut saja terjadi apa-apa pada calon anakku"


"Cobalah berprasangka baik pada ibuku,siapa tahu dia sudah berubah ketika melihatmu hamil cucunya"


"Aku akan berusaha berprasangka baik, tapi jika terjadi sesuatu pada bayiku suatu saat nanti yang dikarenakan ulah ibumu,maka aku tak akan memaafkannya"


"Semoga saja ibuku benar-benar berubah sayang"


"Semoga saja"ucap Cinta sambil berlalu meninggalkan Zen di kamar calon anak mereka.


'Sepertinya dia marah padaku!Apa aku salah berkata"ucap Zen bingung.


Dia segera menyusul Cinta ke kamarnya.Tapi dia tak menemukan istrinya.


"Dia ada dimana ya...? Sayang.... kamu dimana?"Zen bingung karena tak ada jawaban.


Dia mencari istrinya di segala penjuru kamar, tapi dia tak menemukannya.


"Dimana dia..."


Dia mencari istrinya ke seluruh penjuru rumah, tapi tidak menemukannya.


"Apa aku salah kata?"ucap Zen.


Zen berlari ke dapur dan mencari mbok Ijah.


'Mbok... apa kamu lihat istriku?"


"Tidak tuan,aku tidak melihat nyonya "


"Baiklah, terima kasih "


Zen segera ke depan dan bertanya ke pak satpam.

__ADS_1


"Apa pak Yanto tidak melihat istri saya lewat?"tanya Zen.


"Tidak pak.Memangnya nyonya tidak ada tuan?"


"Dia tidak ada di seluruh rumah "


"Coba lihat cctv tuan "


"Oh. iya.Aku akan melihatnya"ucap Zen


Zen memperhatikan kamera cctv.Dia melihat istrinya keluar dari rumah.Pos satpam sedang kosong ketika Cinta lewat.


"Maaf tuan,saya tadi sedang ke kamar mandi"ucap pak Yanto.


"Iya pak,aku tidak akan menyalahkanmu"ucap Zen.


Zen hanya bisa melihat istrinya yang keluar dari rumah.Dia melihat Cinta berjalan ke kiri.Setelahnya dia sudah tak bisa melihatnya.


"Saya akan mencari istri saya,pak Yanto jaga pos satpam jangan sampai ditinggal,barangkali istriku pulang"


"Iya tuan"


Zen segera pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya.Dia pergi mencari Cinta.


Dia berjalan pelan-pelan, siapa tahu istrinya masih ada di sekitar komplek sana.


Sementara di sebuah taman kota....


"Ternyata ayahmu tak percaya pada mama nak,dia menganggap nenekmu sudah berubah.Mama yakin, tidak mungkin nenekmu akan berubah secepat itu.Pasti nenekmu punya maksud tersembunyi di balik kebaikannya"Cinta berbicara pada bayinya sambil mengelus-elus perutnya yang sudah buncit.


Dia senang berada di taman itu.Ketika Zen pergi ke kantor,dia sering pergi ke taman untuk sekedar bermain-main dengan anak kecil.


"Kak Cinta kenapa?"ucap seorang anak perempuan.


"Tapi kok ada air di mata kak Cinta"


"Oh...mata kak Cinta kelilipan, makanya keluar air mata"ucap Cinta berbohong.


Tiba-tiba ada seorang laki-laki membekap mulut Cinta dari belakang.


Cinta berusaha melepaskan tangan lelaki itu.


"Lepaskan tanganmu dariku, siapa kamu"


Tiba-tiba Cinta pingsan dan tak sadarkan diri.Lelaki itu memasukkan Cinta ke mobilnya.


Zen melihat dari jauh kejadian itu.


"Siapa wanita hamil yang di dekap laki-laki itu.Sepertinya dia membawa paksa perempuan tadi"


Zen segera mempercepat mobilnya.Di sana dia melihat seorang perempuan kecil menangis.


"Ada apa nak'


"Kak Cinta dibawa lelaki itu"


"Kak Cinta siapa"Zen berpikir kakak anak kecil itu bernama sama dengan istrinya.


"Kak Cinta adalah kakak baik hati yang sering duduk di sini bersama kami.Dia suka bermain-main dan membelikan kami es krim.Kasihan dia om...Dia sedang hamil dedek bayi"


"Deg....hamil.. Apakah dia Cinta istriku"pikir Zen.


Zen segera membuka handphone nya dan menunjukkan foto istrinya pada anak kecil itu.


"Apa yang di foto ini kak Cinta yang kamu maksud"

__ADS_1


"Iya om..dia kak Cinta yang tadi dibawa laki-laki jahat itu"


Zen sudah tidak bisa berpikir lagi,dia langsung tancap gas mengejar mobil yang menculik istrinya.


"Aku benar-benar bodoh,aku sampai tak mengenali Istriku sendiri.Ternyata yang aku lihat tadi adalah Istriku"Zen memukul-mukul kepalanya.


Dia sudah hampir dekat dengan mobil yang membawa istrinya.Mereka melewati jalan raya.


"Mau dibawa kemana istriku"ucap Zen.


Mobil yang membawa Cinta menuju jalan luar kota.


Zen kehilangan mobil itu di persimpangan jalan.


"Kemana mobil tadi,kurang ajar mereka.Berani-beraninya menculik istriku"Zen memukul setir mobilnya.


Zen yang bingung menelfon Robert.


"Hallo Robert..."


"Iya boss... ada apa.Kamu kangen padaku ya..'


"Jangan becanda,aku sekarang lagi serius.Istriku menghilang,ada yang menculiknya''


"Sungguh berani mereka berurusan dengan kita."ucap Robert geram.


"Aku kehilangan jejaknya Robert"


"Pulang dulu saja boss,aku akan langsung ke rumahmu"


Zen yang kehilangan istrinya, segera memutar balik mobiknya untuk kembali ke rumah.Dia masuk dengan lunglai dan menjatuhkan dirinya di sofa.


"Sayang....!Maafkan aku..!.Kemana kamu dibawa mereka...aku suami tidak becus, tidak bisa menjagamu dan buah hati kita.Apa kau tadi pergi karena aku tidak mempercayaimu tentang ibu "Zen merasa frustasi.


Robert masuk ke dalam rumah itu.Dia segera mendekati Zen.


"Bagaimana semua bisa terjadi boss?"


"Aku yang menyebabkan semua ini terjadi Robert,aku tak bisa menjaga istri dan anakku dengan baik.Aku suami bodoh"Zen menjambak-jambak rambutnya.


"Boss..kalau kamu seperti ini, bagaimana anda bisa menemukan istri anda?"


Zen terdiam mendengar ucapan Robert.


"Kamu benar Robert, kalau aku seperti ini,siapa yang akan mencarinya."


Tiba-tiba ibu datang membawa susu hamil untuk Cinta.


"Menantuku... aku membawa susu untuk calon cucuku..."teriak ibu.


Ibu melihat Zen yang terkulai lemas di sofa.


",Ada apa nak...?"tanya ibu.


"Istriku hilang bu.."


"Hilang bagaimana", tanya ibu terkejut.


"Dia diculik orang bu.Dia tadi pergi ke taman kota dan tiba-tiba ada seseorang yang menculiknya''


"Apa kau melihatnya sendiri"


"Iya bu....."


To Be Continue..

__ADS_1


__ADS_2