Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
#Bab 97


__ADS_3

" Kamu benar-benar akan pergi dari hidupku Cinta .." Zen berurai air mata


" Mau tidak mau,aku harus pergi dari hidupmu mas.Aku tidak mau kau melakukan kesalahan yang sama pada perempuan lain."


" Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi Cinta...?" tanya Zen


" Aku masih mencintaimu mas, tapi takdir berkata lain.Mungkin jodoh kita hanya sampai di sini.Aku tak akan menyalahkanmu atau Desi.Semua ini sudah takdirku.Harus berpisah darimu dengan cara menyakitkan seperti ini"


" Jika kau mencintaiku,kenapa kau tidak mempertahankan aku."


" Bukankah kau sudah bilang,aku tak mau menyakiti orang lain.Biar aku saja yang merasakan ini semua" Cinta menghapus air matanya.


" Sayang... kau benar-benar akan pergi dariku " Zen merasa lemas


" Iya mas,ini sudah keputusanku "


" Sayang..." Zen mendekap istrinya dari belakang


" Maafkan aku telah menorehkan luka di hatimu.Aku tidak bermaksud menyakitimu.Aku tetap mencintaimu sampai kapanpun,bagiku kau tetap istriku selamanya"


Cinta meneteskan air matanya mendengar kata-kata suaminya.Namun hatinya sudah terlampau sakit,dan keputusannya untuk berpisah sudah bulat.


" Mas, segeralah kembali pada istri dan anakmu.Dia pasti sudah lama menunggu" ucap Cinta tegar.


" Ijinkan aku memelukmu lima menit saja.Sebagai tanda perpisahan kita.Aku akan mengikuti saranmu,karena aku mencintaimu."


" Cup cup cup..." Zen mengecup wajah Cinta untuk terakhir kalinya.


" Mas,aku mau pulang.Pasti di rumah sudah banyak tamu datang melayat "


" Ijinkan aku mengantarmu" ucap Zen

__ADS_1


" Baiklah " jawab Cinta datar.


Zen menggandeng tangan Cinta kembali ke mobil.Dia membukakan pintu untuk istrinya yang sebentar lagi akan menjadi mantannya.


Mereka berdua masuk ke dalam mobil.Zen memasangkan sabuk pengaman istrinya.


Zen mulai menjalankan mobilnya menuju rumah Cinta.


Sepanjang perjalanan tidak ada satupun kata terucap dari mulut Cinta.


Cinta diam seribu bahasa dan hanya menatap jalan di depannya dengan tatapan kosong.


Zen yang melihat itu, merasa sangat bersalah.


" Maafkan aku Cinta,aku berjanji,aku akan tetap bersamamu meskipun kita sudah tidak bersama lagi." ucap Zen dalam hati


Tak lama, mereka sampai di rumah Cinta.


" Segeralah pergi dari sini,aku harap aku tidak akan bertemu lagi dengan anda,dan saya doakan semoga anda bahagia bersama perempuan itu''


Cinta berjalan tanpa menoleh sedikitpun pada Zen.


Dia berusaha terlihat kuat di mata Zen, meskipun hatinya sebenarnya tersayat-sayat.


Cinta masuk ke dalam rumah dan disambut adeknya dengan pertanyaan


" Dimana kak Zen kak"


" Aku di sini" tiba-tiba terdengar suara Zen dari luar.


" Aku kira kau pergi kak Zen "

__ADS_1


" Katanya kau ada urusan bisnis yang tidak bisa ditinggalkan, kenapa kau masih mengikutiku kemari " ucap Cinta


" Urusan itu sudah di handle Robert,dia sanggup mengatasinya " jawab Zen


Adek Cinta merasakan gelagat aneh pada kakak perempuannya itu,namun dia tak berani bertanya lagi.


" Silahkan duduk kak Zen " ucap Rizal


Zen mengeluarkan segepok uang di depan Rizal.


" Rizal,ini uang untuk biaya selama 7 hari acara tahlil ayah dan ibu.Aku titip Cinta di sini.Aku akan ada urusan ke luar kota agak lama.Aku titip istriku di sini.Jaga dia baik-baik " ucap Zen sambil menepuk pundak Rizal


" Tenang saja kak,aku akan menjaga kakakku dengan baik Dan aku tidak akan membiarkan satu orangpun menyakiti hati kakakku" ucap Rizal


" Maaf Zal,aku tidak bisa lama-lama di sini.Aku pergi dulu.Kalau ada sesuatu yang kau perlukan, hubungi aku " Zen berdiri dari tempatnya duduk.


" Kak Cinta...kak Zen mau pergi.Antarlah dia ke depan "


Cinta yang tidak mau adeknya curiga, akhirnya ke depan untuk mengantar Zen.


Ketika hampir sampai di mobil.Zen membalikkan badan dan memeluk Cinta serta mencium keningnya, seakan-akan tidak ada yang terjadi pada mereka.


" Selamanya,kau tetap istriku.Tidak ada wanita lain yang bisa menggantikanmu di hatiku " ucap Zen sambil mencium kening Cinta.


Cinta hanya diam saja, karena adiknya melihat dia dari kejauhan.


" Aku akan menunggumu untuk membuka pintu maafmu untukku.Aku mencintaimu Cinta Andriana" ucap Zen sambil masuk ke dalam mobil .


Jangan lupa like and koment ya kakak


Terima kasih 🥰🥰😘😘😍😍

__ADS_1


__ADS_2