Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan
Bab 103


__ADS_3

" Kakak masih punya uang untuk membayar sekolah kalian.Jangan khawatir" ucap Cinta sambil tersenyum.


" Memangnya kakak dapat uang darimana?"


" Uang tabungan kakak masih ada, cukup untuk sekolah kalian sampai lulus sekolah"


" Alhamdulillah..."ucap Riki


"Kak ! Kak Zen kok tidak pernah datang kemari mengunjungi kakak" tanya Rizal


" Dia mungkin masih sibuk"


" Aku mau ke kamar dulu ya kak,aku capek" ucap Riki yang enggan turut campur urusan kakaknya.


" Iya Rik! " jawab Cinta


" Kak ...." panggil Rizal


" Ada apa Zal?"


" Jawab pertanyaanku dengan jujur ! Sebenarnya bagaimana hubungan kak Zen dan kakak?"


"Kamu tidak perlu tahu Zal"


" Aku sudah dewasa kak.Meskipun aku belum berumah tangga, namun aku tahu apa yang terjadi pada kakak"


" Apaan sih Zal"


" Kakak jujur saja padaku kak, cerita saja padaku kak"


Cinta tak bisa menahan air matanya lagi yang turun menetes.


Rizal memeluk kakaknya.


"Kak, berceritalah padaku.Aku akan mendengarkannya dengan senang hati" ucap Rizal


Perlahan Cinta melepaskan pelukan Rizal.


Cinta menyeka air matanya.


" Zal, bagaimana jika kakak bercerai dari kak Zen?"

__ADS_1


" Kenapa kak?"


" Jawab dulu Zal?"


" Apa dulu penyebabnya kak."


" Ternyata dia punya istri yang lain dan seorang anak"


" Darimana kakak tahu? Yang aku tahu,kak Zen begitu mencintai kakak"


" Istri dan anaknya datang ke rumah Zal.Dan kakak memilih pergi dari rumah itu,karena kakak merasa dia lebih berhak daripada kakak"


" Kakak sudah bertanya pada kak Zen?"


" Sudah '


"Dan wanita itu memang istrinya"


" Iya..." air mata Cinta menetes


" Kak,aku akan mendukung apa yang kakak putuskan.Kakak lebih tahu yang terbaik untuk hidup kakak.Aku akan selalu mendampingi kakak.


" Pasti Zal"


" Apa kakak akan meninggalkan kak Zen"


Cinta hanya mengangguk


" Semoga saja keputusan kakak ini benar.Dan semangat ya kak.Aku akan tidur dulu " Rizal beranjak dari tempat duduknya dan masuk ke kamarnya.


" Maaf kalau kakak melakukan ini semua Zal.Kakak terpaksa.Kakak tidak mau menyakiti hati perempuan lain.


Maafkan mama juga ya nak,kita harus kuat tanpa ayah" Cinta mengelus perutnya.


Cinta mematikan TV dan pergi ke kamar tidur.


Besok pagi dia harus pergi ke sekolah kedua adiknya untuk menyelesaikan administrasi.


Cinta merapikan tempat tidurnya dan merebahkan dirinya di atas kasur.


Ketika sudah hampir terpejam,ponsel Cinta berdering lagi.

__ADS_1


Nama itu muncul lagi di ponsel Cinta.


"Suami Masa Depan ini siapa sih? Gangguan tidurku saja" ucap Cinta sambil mematikan ponselnya dan kembali tidur.


Cinta segera terlelap dalam mimpinya.


...----------------...


Sedangkan di seberang sana ada seorang yang sedang jengkel..


" Baru kali ini ada cewek nolak sultan kayak gue.Bahkan telfonku saja tidak di angkat "


ucap Rama


" Hahaha...gak usah jutek gitu Ram.Kejar terus sampek dapat.Mungkin Cinta tidak tahu kalau itu kamu Ram "


" Iya mungkin "


" Memangnya namamu kamu kasih nama apa di ponsel Cinta '


" Suami Masa Depan"


" Wkwkwkkw." Roni terpingkal-pingkal mendengar ucapan Rama


" Kok diketawain sih"


" Baru kali ini aku melihat Rama temanku jadi begitu koplak hahaha.


Yang salah itu kamu,bukan Cinta.Kamu memberi namamu dengan sebutan seperti itu.Kalau aku jadi Cinta ,aku juga tidak akan mengangkat panggilanmu juga hahahah"


'' Dasar Lo,temen bingung malah diketawain.." Rama menjitak kepala Roni.


" Besok kamu temui Cinta, beritahu dia kalau itu nomer ponselmu" ucap Roni


'' Begitu ya..."


" Kamu kok jadi bego sih kena si Cinta"


" Habisnya dia itu bikin aku penasaran.Baru kali ini ada perempuan yang tidak tertarik padaku dan kekayaanku.Dia perempuan yang lain daripada yang lain Ron.Sungguh bo**h laki-laki yang telah membuatnya sakit hati "


" Entahlah Ram.Aku hanya kasihan melihatnya.Dia sepertinya terluka begitu dalam "ucap Roni

__ADS_1


__ADS_2